Benteng Pendem Cilacap mulai mempercantik diri. Mulai terlihat berbagai patung aneka satwa yang besar. Barak-barak yang dulu ditumbuhi rumput sudah mulai dicat putih dan terlihat megah. Taman di depan barak sudah ditata rapi.
Dari segi sejarah, benteng yang dibangun Belanda antara tahun 1861 hingga 1879 dengan nama asli Kustbatterij Tjilatjap ini memungkinkan untuk penelitian lebih lanjut. Belum banyak informasi yang dapat diperoleh wisatawan berkenaan dengan keberadaan benteng ini.
Bila pengelola mau, masih ada kesempatan mengembangkan wisata Benteng Pendem lebih lanjut. Pertama, masih banyak lahan kosong di samping benteng yang belum dimanfaatkan. Hal ini memungkinkan, kalau boleh usul, untuk taman pendidikan. Taman tersebut dapat dimanfaatkan untuk ditanami pohon-pohon langka, perpustakaan, taman bermain anak, taman pintar, dan pusat informasi perkembangan Cilacap, khususnya Benteng Pendem.
Kedua, Dinas Pariwisata bisa membuat paket wisata dengan tujuan Teluk Penyu, Benteng Pendem, dan Nusakambangan. Di Teluk Penyu wisatawan dapat mengetahui potensi laut yang ada. Di Benteng Pendem, wisatawan dapat melihat peninggalan sejarah dan perkembangan pendidikan di Cilacap. Di Nusakambangan, selain melihat Pantai Permisan yang berpasir putih, wisatawan dapat belajar tentang hutan tropis yang masih lebat dan berbagai potensi wisata bawah tanah di Goa Ratu dan Goa Putri.
Ketiga, perlu promosi bagi siswa sekolah agar mengenal peninggalan sejarah yang ada di wilayahnya. Kegiatan-kegiatan lomba menggambar, mewarnai, atau menyanyi, dan pameran seni budaya dan pendidikan dapat diselenggarakan di sana.
Keempat, penataan dan kenyamanan pengunjung dalam menikmati wisata di Benteng Pendem perlu diperhatikan seperti ketersediaan pemandu wisata, penunjang jalan, dan papan informasi.
Kelima, perlu kerja sama dengan pemangku kepentingan yang ada di sekitarnya, seperti perusahaan-perusahaan besar di Cilacap, lembaga pendidikan, dan peminat pariwisata.
Akhirnya, pengembangan Benteng Pendem yang tak sekadar tempat sejarah tapi sebagai tempat wisata pendidikan akan memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan pendidikan Cilacap.
Penulis : Thomas Sutasman Add as favourites (24) | Quote this article on your site | Views: 693 | Cetak | E-mail
1. Ditulis oleh
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
, pd 07-03-2008 16:13
 |
|
- Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
- Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
|
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |