Kuliner
Wisata Kuliner
Cokelat Cinta dari Belgia | Cokelat Cinta dari Belgia |
|
|
|
“Masukkin beberapa coklat ke dalam gelas, terus diaduk sampai butiran coklatnya ’lumer’. Kalau masih kurang pas, tambahin lagi. Kalau masih kurang manis, tambahkan aja susu cair yang di cawan kecil,” terang Sukarni Wongso, Business Development Reed, Chocolate Culture, kepada saya suatu siang di gerai Reed Chocolate Culture, Mal Taman Anggrek, Jakarta.
Saya mengikuti saran Sukarni, memasukkan beberapa cokelat ke dalam gelas dan mengaduknya sampe lumer. Saya menambahkan sedikit susu dari cawan kecil, mengaduknya sesaat dan meneguknya perlahan. Hmmm....siang yang hangat saat saya menikmati Cokelat Cinta ini. Berabad-abad lalu, cokelat (Theobroma Cacao) adalah minuman kaum ningrat suku Olmec, Maya, Inca dan Aztec di Meksiko. Mereka percaya kakao (biji cokelat) adalah makanan para dewa. Dari surga kakao dikirimkan oleh Dewa Pertanian kepada mereka. (Baca: Kisah Makanan Para Dewa). Sekarang, Anda bisa menikmati cokelat dengan beragam variasinya di mal. Di Reed sensasi keningratan suku Indian di pelosok pegunungan sana tertranformasi dalam interior ruangan yang dibalut nuansa cokelat dan cozy. Ah, saya betah berlama-lama di sini. Tidak Bikin Gemuk Bahan-bahan cokelat di Reed, kata Sukarni, diimpor langsung dari negara penghasil cokelat nomor satu, Belgia. Tidak tanggung-tanggung, pemilik kafe ini langsung mendatangi salah satu pabrik di negara penghasil coklat nomor wahid tersebut. “Kalau lewat distributor yang ada di Indonesia, jatuhnya bisa lebih mahal,” katanya. Dengan cokelat yang berkualitas itu, ia menjamin, berbagai olahan menu di Reed tidak akan membikin gemuk. Coklat yang membikin gemuk, ungkap dia, adalah cokelat yang berkualitas rendah karena banyak mengandung campuran gula. Sebaliknya, lanjut Sukarni, cokelat berkualitas tinggi justru mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan mengkomsumsi coklat secara rutin, akan membuat jantung lebih sehat. Alasannya, cokelat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Tinggal pilih Aha, jadi tidak perlu khawatir lagi menikmati cokelat. Bagi penyuka minuman dingin, jangan khawatir. Reed juga menyediakan beragam minuman cokelat dingin. Salah satunya, Ice Chocolate Classique plus a shot of Baileys Irish Cream. (jadi, agak mengandung alkohol) seharga Rp 32.5000. Usai mencecap Chocolate Amour, saya mencoba Saotaubo, cake coklat berbentuk lingkaran yang lebih enak dimakan selagi hangat. Pasalnya, ada coklat cair di dalamnya. So, saat dibelah, akan keluar aliran coklat panas dari sela-sela cake seharga Rp 25.000 itu. Rasanya? Mmmm, so yummy, sungguh memikat. Seakan melelehkan lidah saya. Selain itu, ada juga Strawberry Fondue, yakni buah strawberry segar yang disajikan dengan dark chocolate cair. Cara menikmatinya, celupkan saja buah strawberry ke dalam coklat cair, baru deh, dimakan. Asyik bukan? Untuk oleh-oleh, tersedia berbagai macam pralines (potongan coklat padat seperti permen) dengan rasa beragam. Pralines ini dijual seharga Rp 750 per gram. Rasa yang tersedia antara lain, blueberry, raspberry, strawberry mango. Ada juga pralines yang berisi minuman, seperti cognac stick, cointreau stick dan whisky stick. Di luar cokelat, Reed juga menyediakan makanan berat, seperti Chicken Katsu, Beef Lasagna, Spaghetti Bolognaise, Chicken Gordon Blue dan Fish Katsu. Harganya berkisar 22.000 hingga 28.000 rupiah. Nah, tinggal pilih mau mencoba yang mana. O, ya, untuk Cokelat Cinta Anda bisa menikmatinya sendiri, tapi tentu lebih asyik dinikmati berdua. Seperti siang itu, saya melihat sepasang muda-muda di satu sudut Reed asyik bercengkerama. Sesekali mereka mereguk Chocolate Amour. Cahaya-cahaya lilin memancar dari bagian bawah gelas cokelat. Saya teringat alunan lagu penyanyi sajak Jacques Brel, “Je ferai un domaine ou l’amour sera roi.” Aku akan membangun negeri di mana cinta adalah rajanya...Alah mak! Penulis: Angelina Maria Donna Add as favourites (19) | Quote this article on your site | Views: 938 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Pantai Ujung Genteng |
| waah mantap sekali ini tempat. keb... |
| 21/11/08 09:54 More... |
| By miaz |
| Dreamland Pantai Imp... |
| Hampir tenggelam gue di pantai ini,... |
| 20/11/08 09:07 More... |
| By Abi |
| Candi Songgoriti |
| Sayang ya, candi secantik ini tidak... |
| 20/11/08 08:25 More... |
| By robin |
| Dari Serayu ke Owabo... |
| bbrp kali rafting di serayu..ga aka... |
| 19/11/08 19:25 More... |
| By Evi |
| Pantai Iboih, Surga ... |
| emang benar kalo pantai iboih tu pa... |
| 19/11/08 17:17 More... |
| By Nazaruddin |