Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Sulawesi arrow Let’s go tripping to Minahasa
Let’s go tripping to Minahasa PDF Cetak E-mail
(1 vote)
Liburan ke Sulawesi Utara jangan melulu hanya muter-muter di Manado atau mampir ke Pulau Bunaken. Selain kedua tempat tersebut sebenarnya masih banyak tempat-tempat lain untuk Anda yang menginginkan ketenangan saat liburan. Untuk yang berjiwa petualang, banyak juga tempat menantang yang patut dijajal. Ikuti liburan hers kali ini dari Manado hingga Teluk Buyat yang  ternyata menyimpan kekayaan bawah laut yang tak kalah bagusnya.
  

Day 1

Untuk sampai ke Manado tidak perlu susah-susah, tinggal pesan tiket pesawat langsung menuju Manado, atau Anda bisa juga transit di Makasar baru dilanjutkan ke Manado. Penerbangan direct flight ke Manado hanya memakan waktu 2, 5 jam saja, sedangkan jika transit akan menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam.
   
Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dengan pesawat pukul 07.10, hers transit di Makasar dulu baru kemudian berlanjut ke Manado, dan sampai di Manado sekitar pukul 13.00 WITA. Berbeda dengan di Jakarta, rupanya cuaca di sana malah sedang mendung dan sering hujan. Sampai di Manado, sempatkan mencicipi hidangan khas ala Manado di restoran Wisata Bahari. Penggemar makanan laut pasti puas dengan hidangan di resto ini yang memang sudah terkenal dimana-mana. Jangan lupa pesan king crab-nya yang cukup untuk beramai-ramai.

Karena dikejar waktu, maka hers segera berangkat lagi menuju Tomohon, salah satu kotamadya di Sulut. Jika Jakarta punya daerah puncak, maka Tomohon bisa dibilang puncaknya Manado. Tapi kalau dibandingkan dengan puncak, udara di Tomohon jauh lebih fresh dan dingin sekali, apalagi saat menjelang malam hari. Tomohon juga bisa dicapai dalam waktu sekejap, dalam waktu 30-40 menit saja dengan jalan darat, maka Anda akan segera menikmati sepoi-sepoinya angin di Tomohon.

Jika Anda berkunjung ke Minahasa sekitar bulan Juni-Juli, maka Anda bisa ikut menyaksikan salah satu event yang digelar besar-besaran disini, yaitu Festival Bunga Tomohon. Festival ini memang sebuah Annual Event yang dilaksanakan satu tahun sekali.

Event unik ini sengaja dilakukan di Tomohon yang memang terkenal sebagai kota bunga. Kenapa begitu? Believe it or not, karena hampir bunga apapun cocok tumbuh di sini, mungkin juga didukung dengan cuacanya yang sejuk. Lambang Tomohon adalah bunga Marygold yang tumbuh hampir di setiap sudut kota. Festival bunga diikuti oleh hampir semua propinsi di Indonesia termasuk Jakarta. Dalam lomba mobil hias, Jakarta membuat mobil hias dengan tema ondel-ondel yang cukup unik dan menarik perhatian. Masih ada juga bazaar yang menjual bunga-bunga aneka warna seperti anturium, jenmaani, anggrek, serta marygold itu sendiri. Acara makin ramai dengan adanya kontes ratu bunga, lomba paduan suara rohani, dan lomba merangkai bunga.

Menjelang malam saatnya check-in untuk beristirahat. This time, hers menginap di Lokon Resort. Resort ini letaknya tidak jauh dengan gunung Lokon yang tingginya lebih dari 1500 meter. Tidak heran udaranya sangat dingin menusuk tulang.

DAY 2

Saatnya menikmati pemandangan gunung Lokon yang ternyata memang terlihat sangat dekat dari Lokon Resort. Jangan lupa sedia kamera untuk mengabadikan scenery gunung yang masih aktif ini. Bekas lahar yang telah membatu dari gunung ini memanjang berkelok hingga ke dekat kawah yang sering mengepulkan asap. Gunung Lokon berbentuk memanjang dengan kepala berada di bagian selatan dan di sebelah utaranya menjulang pasangannya yang bernama Gunung Lempung. Jika punya waktu lebih, kenapa tidak ber-hiking ria. Puncak Gunung Lokon bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari tempat penginapan di lereng gunung dengan waktu tempuh lebih kurang satu jam. Dari puncak gunung Anda bisa menyaksikan kawasan wisata Bunaken, dan keseluruhan Kota Manado serta Tomohon.

Setelah breakfast, hers memberanikan diri mengintip kegiatan di pasar Tomohon. Pasar ini bukan pasar biasa seperti yang kita lihat di Ibukota. Pasar Tomohon mempunyai keunikkan tersendiri yang memang lain dari yang lain. Bukan hanya jual beli sayur mayur, buah atau bahan pangan, dan keperluan dapur, tapi di pasar ini jugalah para warga Tomohon jual beli paniki (kelelawar), ular, tikus, anjing, babirusa, bahkan kucing untuk dijadikan santapan sehari-hari.

Pemandangan ’sadis’ ini mungkin terlihat sebagai arena pembantaian hewan bagi mata kita yang tidak terbiasa. Namun sebenarnya di Tomohon ini adalah daily activities yang sama sekali tidak aneh. Paniki, tikus tanah, ular sanca, jeroan sapi, anjing, dan babi hutan memang telah menjadi makanan favorit warga setempat. Berminat mencobanya? Segera langkahkan kaki Anda ke kedai-kedai makanan yang banyak berjejer di pinggir jalan pegunungan yang menghubungkan Kota Manado dengan Tomohon. Silakan pilih mau makan apa, sate babi, opor daging anjing, atau kelelawar bakar? Semua lauk ini disajikan lengkap dengan nasi yang dibungkus daun kembang. Jujur saja hers tidak tertarik mencoba tantangan makan yang aneh-aneh ala ’fear factor’ itu. Tapi kunjungan ke pasar Tomohon menjadi one experience yang susah terlupakan. That’s why we love holiday!

Menjelang tengah hari, hers segera check-out dan menuju destinasi utama, yaitu Teluk Buyat. Tapi sebelumnya mempir dulu ke Danau Tondano, danau terbesar di Sulut. Setelah mendengar nama danau ini sejak sekolah dasar, akhirnya danau luas ini hers saksikan tepat di depan mata sendiri. Tidak banyak yang bisa dilakukan di sekitar danau ini, tapi nikmati saja rasa tenang yang ditimbulkannya, sambil sesekali melirik para nelayan beraktivitas. Manjakan lidah dengan makan-makan di resto pinggir danau. Cicipi ikan sayur woku, menu dabu-dabu, atau nike (semacam bakwan teri) yang lezat.

Puas memandang danau, saatnya hers melanjutkan perjalanan ke Teluk Buyat. Perjalanan selama tiga jam menuju Buyat melewati hutan yang masih asli dan jalan yang berkelok. Siapkan camilan dan hiburan di mobil supaya tidak bosan. Jangan lupa mampir dulu ke Pantai Bentenan. Pantai terpencil ini cocok untuk sekedar ’say cheese’. Hers pun tidak ketinggalan mengambil gambar pesisir pantai yang memang jauh dari hiruk pikuk kota ini.

DAY 3

Teluk Buyat, here we are!  Setelah semalaman ’bongkar muat’ di mess Lakban (Buyat), sekarang saatnya menjelajah Teluk Buyat. Teluk Buyat terletak di desa Ratatotok, tepatnya di perbatasan Kabupaten Minahasa Selatan dengan Kabupaten Bolaang Mongondow. Panjang pantai Buyat sekitar 1, 3 km. Di pantai Teluk Buyat ada sebuah desa kecil bernama Buyat Pante yang mayoritas penduduknya nalayan atau pekerja kebun. Di Teluk Buyat juga terdapat Bukit Harapan, dimana dari atas bukit kita bisa menyaksikan sunset (oh-so beautiful!), dan melihat seantero Teluk Buyat, di atas sana juga berdiri dua tempat ibadah berbeda secara berdampingan. A really peaceful place!
    Rasanya hers sudah tidak sabar untuk segera menikmati pemandangan bawah laut Teluk Buyat yang katanya indah. Lokasi untuk snorkeling atau diving sebenarnya ada banyak sekitar 24 lokasi penyelaman, tentunya tidak semua bisa dijajal dalam satu hari. Lokasi pertama yang dicoba hers adalah Pulau Racun. Pulau yang luasnya hanya 1, 8 hektar ini terletak tepat di depan Teluk Buyat.  Dengan boat, maka Pulau Racun bisa dicapai hanya dengan 15-20 menit saja. Namanya memang menakutkan tapi keindahan di bawahnya malah sebaliknya. Pulau Racun hanya sebuah pulau karang kecil di tengah laut yang ditumbuhi pohon-pohon perdu. Bagian tepinya merupakan daerah curam yang langsung berbatasan dengan air, sedangkan bagian bawahnya merupakan terumbu karang.

Saat snorkeling, hers baru benar-benar merasakan keindahan yang dimiliki Teluk Buyat. Panorama di sekitar Pulau Racun memang cukup oke. Terumbu karangnya masih utuh. Jenis karang yang dominan adalah karang batu dengan genus Acrapora berbentuk meja. Ikan yang yang sering terdapat di perairan ini adalah ikan karang dari jenis butterflyfish, damselfish, ikan pelagis serta mantra ray. Saat snorkeling, hers cukup beruntung menyaksikan ikan tenggiri yang besarnya hampir 1 meter, katanya ikan ini sebenarnya jarang muncul disitu. Bintang laut berukuran cukup besar juga eye-catching dengan warna biru atau merahnya yang sangat kentara saat membenamkan kepala kita ke bawah laut. Hati-hati dengan sengatan jellyfish yang berenang-renang di sekitar pulau ini. Tapi tidak perlu takut, karena tidak beracun. Satu lagi yang menarik di lokasi penyelaman Pulau Racun, yaitu underwater bridge, terumbu karang yang membentuk jembatan di bawah air. Amazing!  

Dari Pulau Racun, hers mampir snorkeling di Tanjung Putus-Putus. Perairannya yang dangkal membuat kita harus hati-hati saat snorkling. Jangan sampai malah jadi merusak terumbu karang di bawahnya. Di sini hers melihat berbagai macam makhluk laut dari ikan dori, clownfish, hingga Baramundi Cod (ikan kerapu tikus). Terumbu karang didominasi oleh jenis Montipora SP yang bentuknya berlapis-lapis. Di sekitar sini juga terdapat Reef Ball (terumbu bulat). Reef Ball yang dibuat mendekati kondisi terumbu aslinya berfungsi meningkatkan populasi ikan dengan mengembangkan habitatnya. Proyek Reff Ball di Buyat merupakan proyek pertama di Indonesia lho.  Hmm...hers rasa memang sudah saatnya kita semua menjaga potensi wisata di negeri sendiri.

Puas snorkeling, it’s time to have some rest! Tidak terasa hampir 3 jam lebih hers menikmati indahnya pemandangan underwater di Buyat. Sore ini juga hers kembali ke Manado sebelum keesokkan harinya balik ke Jakarta. Tapi sebelum meninggalkan Buyat, hers sempatkan lagi menikmati suasana sekitar dengan Bentor alias becak motor, kendaraan umum versi Buyat. Nice!

 DAY 4

It’s our last day at Minahasa. Hers tidak lupa beli oleh-oleh khas Manado untuk teman-teman dan keluarga. Setelah refreshing sejenak, rasanya sekarang hers siap kembali bekerja.

Another thing to enjoy at Minahasa
  • Restoran City Extra dengan hidangan makanan laut yang delicious.
  • Kebun Raya Korompis dan Wewengkang di Tomohon. Besarnya 50 hektar dengan pemandangan langsung ke Gunung Lokon. Saat ini memang belum dibuka untuk umum, namun saat open for public, it’s a must visit place!
  • Taman Nasional Tangkoko, Anda bisa melihat Tarcius Spectrum. Hewan mamalia terkecil di dunia ini hanya terdapat di Pulau Sulawesi.
  • Pantai Lakban, pantai tempat banyak wisatawan atau orang lokal berkumpul. Sekedar duduk-duduk, bermain voli pantai, atau foto-foto juga tidak masalah.
  • Lobongan, lokasi penambangan tua yang dilakukan oleh Belanda sekitar tahun 1885. Ada satu lokasi bekas tambang berupa goa yang sampai saat ini masih sering dikunjungi orang yang mencari bebatuan mengandung emas.
  • Gunung Klabat (2.020 meter), gunung tertinggi di Sulut. Gunung ini bisa dicapai dari Manado dengan melewati pemandian air panas yang oleh masyarakat lokal dinamakan Air Madidi.
  • Lokasi penyelaman lain seperti Jerco Point, Pelabuhan Lakban, Tanjung Merah, Bohaba Point, Teluk Sikod, Selat Besar, Segara Point, Napo Ratatotok dan lain sebagainya.
  • Rumah Kopi Gembira di Kawangkoan. Kopi lokalnya masih dibuat dengan cara tradisional memakai tungku. Bakpau daging babi dan bakpau temo (kacang hijau) menjadi best-seller di tempat ini.
Penulis : Gadis
Foto: Gadis dan Newmont

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...


Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:


Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya


Salam Liburan Indonesia...

Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan murah ke singapore 2 jutaan all in

liburan murah ke bali all in tiket hotel tour

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan lebaran 2010

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 57 tamu dan 3 anggota online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
Indonesia Best Web Hosting
The Green Village

Alexa Traffic Stats