Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Tips dan Oleh-oleh Liburan arrow Ingat Perak, Ingat Kota Gede
Ingat Perak, Ingat Kota Gede PDF Cetak E-mail
(11 votes)
Kendati perak bukan cuma ada di Kota Gede, tak bisa disangkal penampilan kota ini berbeda, lebih dari sekadar tempat berburu aneka kerajinan dari perak. Sebab di kota ini terdapat bangunan tua perpaduan gaya Eropa dan tradisional Jawa.

Ingin membeli souvenir perak di Yogyakarta, cobalah datang ke Kota Gede, kota kecil yang berjarak sekitar 10 kilometer sebelah tenggara Yogyakarta ini, banyak sekali terdapat rumah tangga yang menyandarkan kehidupannya dari kerajinan perak. Ketika Travel Club berkunjung ke daerah ini, sepanjang jalan masih berdiri tegar rumah-rumah tua peninggalan Belanda dan juga ada rumah perpaduan gaya Eropa dan tradisional Jawa.

Menurut Happy Sulistiawan, pemandu wisata di Yogyakarta, sebelum berkembang menjadi sentra kerajinan perak, Kota Gede merupakan ibu kota Kerajaan Mataram yang pertama, dengan raja pertama Panembahan Senopati. Panembahan Senopati menerima kawasan yang waktu itu masih berupa hutan yang sering disebut Alas Mentaok dari Sultan Pajang, Raja Kerajaan Hindu di Jawa Timur. Kota Gede menjadi ibu kota hingga tahun 1640, karena raja ketiga Mataram Islam, Sultan Agung, memindahkannya ke Desa Kerto, Plered, Bantul.

Keberadaan perajin perak muncul searing dengan lahirnya Mataram, juga tak luput dari peran Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang masuk ke Yogyakarta sekitar abad ke-16 silam. Waktu itu, banyak pedagang VOC yang memesan alat-alat rumah tangga dari emas, perak, tembaga, dan kuningan ke penduduk setempat. "Ibu kota memang dipindah dari Kota Gede ke Plered, tapi itu tidak membuat para perajin ikut-ikutan pindah. Mereka yang biasanya melayani kebutuhan raja itu tetap mempertahankan dan menjalankan usahanya dengan menjualnya ke masyarakat umum," jelas Happy.

Dari pengaruh Kerajaan Mataram dan VOC inilah, maka rumah-rumah pada waktu itu bergaya campuran Jawa dan Eropa, atau juga disebut rumah Kalang. Keunikan Rumah Kalang ini adalah adanya perpaduan unsur Jawa dan Eropa, yaitu joglo yang dijadikan rumah induk terletak di bagian belakang dan di depan bangunan model Eropa.

Bangunan Eropa ini cenderung ke bentuk baroque, berikut corak Corinthian dan doriq. Sedang pada bangunan joglonya, khususnya pendopo sudah termodifikasi menjadi tertutup, tidak terbuka seperti pendopo joglo rumah Jawa. Pendopo Jawa umumnya terpisah dari bangunan utamanya, sedangkan yang ini menyatu.

Relief-relief dengan warna-warna hijau kuning, menunjukkan bukan lagi warna-warna Jawa lagi. Munculnya kaca-kaca warna-warni yang menjadi mosaik penghubung antar pilar-pilar, menunjukkan joglo ini memang sudah menerima sentuhan lain.

Rumah bergaya campuran Jawa dan Eropa ini yang sekarang menjadi milik keluarga Ansor terletak sekitar 300 meter di utara Pasar Gede. Sambil menikmati keindahan arsitektur masa lampau, wisatawan juga bisa membeli kerajinan perak yang diukir indah oleh tangan-tangan terampil serta menikmati santapan lezat di rumah keluarga Ansor yang telah dijadikan salah satu galeri perak terbesar Kota Gede serta sebuah restoran tanpa merubah bentuk asli rumah tersebut.

Ansor Silver adalah produsen kerajinan tangan perak yang sudah berdiri sejak tahun 1956. Berpusat di Kota Gede, yang terkenal sebagai sentra kerajinan perak, Ansor merupakan salah satu penghasil kerajinan perak terbesar di Jogja. Produknya meliputi perhiasan, miniatur, aksesoris dekorasi, peralatan makan, dll; semuanya terbuat dari perak murni dengan 800-925 karat. Produk tersebut dibuat oleh pengrajin-pengrajin yang berpengalaman dan memiliki cita rasa seni yang tinggi.

Pengunjung yang datang ke Ansor Silver bisa langsung menyaksikan proses pembuatannya. Mulai dari bahan mentah sampai menjadi barang yang bernilai jual tinggi. Walaupun bengkelnya terlihat sederhana namun kualitas dan kemurnian peraknya tetap terjaga. Hal ini terbukti dengan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara yang membeli dari tempat ini. Ansor Silver juga menjadi rujukan para pemandu wisata dan travel agent kepada wisatawan yang menggunakan jasanya.

Prosesnya sendiri melalui tahapan-tahapan antara lain: perencanaan yakni menentukan apa yang akan dibuat. Lalu Persiapan, berupa penyediaan bahan baku dan peralatan kerja. Dilanjutkan Pencampuran, mencampur perak dengan logam lebih kuat. Setelah logam dan perak murni dilebur, proses ini disebut Peleburan. Ketika perak mencair dilanjutkan dengan proses pengecoran, memasukan cairan perak pada cetakan. Pada saat sudah mengeras lalu tahap selanjutnya merupakan pembentukan. Tahap akhir adalah proses penyelesaian atau disebut Finishing. Masing-masing dari tahapan tersebut dikontrol kualitasnya oleh supervisor.

Ansor Silver memiliki 28 outlet yang tersebar di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Jakarta, Bali, dan Magelang. Adapun showroom utama terletak di JI. Tegal Gendu, Yogyakarta. Bangunan showroom tersebut bergaya Jawa tradisional (lengkap dengan pendopo) dan didekorasi dengan barang-barang antik sehingga memberikan atmosfir yang khas. Selain Ansor sepanjang jalan Kota Gede juga banyak pengrajin perak bahkan ada paket untu belajar menjadi pengrajin perak seperti yang digagas oleh Studio 76.

Sejak tahun 70-an, kerajinan perak produksi Kota Gede telah diminati wisatawan mancanegara, baik yang berbentuk perhiasan, peralatan rumah tangga ataupun aksesoris penghias. Lokasi perajin perak di Kota Gede tersebar merata, mulai dari Pasar Kota Gede sampai Masjid Agung. Saat ini sekitar 60 toko yang menawarkan berbagai produk kerajinan perak.

Sedikitnya ada empat jenis tipe produk yang dijual, yakni filigri (teksturnya berlubang-lubang), tatak ukir (teskturnya menonjol), casting (dibuat dari cetakan), dan jenis handmade (lebih banyak ketelitian tangan, seperti cincin dan kalung). Secara umum hasil kerajinan perak di kota ini terbagi dalam 4 jenis, yaitu aneka perhiasan (kalung, gelang, cincin, anting), miniatur seperti kapal dan candi, dekorasi atau hiasan dinding dan aneka kerajinan lainnya.

Bahan baku kerajinan perak Kota Gede ada 2 yaitu lembaran perak yang biasa disebut Gilapan dan benang-benang perak yang biasanya disebut Trap atau Filigran. Dalam setiap proses pembuatannya, ternyata tidak sepenuhnya berbahan dasar perak murni melainkan ada pencampuran dengan tembaga. Seratus persen perak dicampur dengan tembaga 7,5%. Sebab kalau perak murni terlalu lembek dan kurang kuat untuk dijadikan barang kerajinan, oleh karenanya dicampur tembaga sebagai pengerasnya.

Dan hasil Gilapan berbentuk lembaran ataupun batangan perak itu dipukul-pukul dengan alat tertentu seperti palu yang kemudian menjadi lembaran-lembaran gepeng. Setelah itu dibentuk sesuai dengan disain yang telah dibuat seperti teko, gelas, piring, sendok dan lainnya.

Sedangkan untuk mendapatkan bentuk benang perang atau Trap, awalnya batangan perak dipukul-pukul hingga tipis dan memanjang, kemudian diurut menggunakan urutan dan tang jumput sehingga membentuk benang-benang perak dengan menggunakan pemintal. Benang-benang perak tersebut ditempatkan di sebuah kertas menurut gambar yang sudah didisain. Supaya menempel, ditaburi bubuk patri perak yang selanjutnya dipanaskan menggunakan semprotan api, lalu direbus menggunakan air tawas supaya bekas hitam akibat semprotan api menjadi putih kembali.

Hasilnya sungguh luar biasa, ada yang berbentuk kalung, anting, dan bros seharga mulai dari Rp 20.000 hingga miniatur kapal layar, perlengkapan makan, dan miniatur Candi Borobudur yang kesemuanya bisa mencapai harga hingga Rp 30 juta.

Kerajinan perak Kota Gede hingga kini tetap diminati oleh wisatawan lokal dan mancanegara yang datang baik secara perorangan, kelompok kecil maupun rombongan.

Sumber: Majalah Travel Club

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...


Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:


Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya


Salam Liburan Indonesia...

Comments
Search RSS
Anonymous   |2009-01-27 12:45:49
aku suka dengan perak, apalagi dikasih contoh2 cincin,pasti lebih asik
annisa  - pengen jual perak di jambi   |2009-01-28 12:52:29
allow, kotagede..
saya mahasiswa yang kepingin mulai bisnis.
aq pkr2 kyknya enak kl bisnis perak.
boleh tau nggak gimana caranya biar aq bisa mulai bisnis perak dgn modal 5jutaa, bisa nggak yah?
Anonymous   |2009-04-18 11:09:44
oh
aha
daniel  - promosi souvenir produk pin & gantungan kunci   |2009-04-25 16:34:24
kami PINBOO Bandung hendak mempromosikan pruduk PIN, dlm berbagai model mulai seperti pin penitik,
pin gantungan kunci bolak-balik, pin gantungan kunci+crop pembuka botol,
pin magnet,dan pin gantunagn kunci 1 muka, kami juga menjual laminasi(glossy, salur/kanvas, gliter, dll)
dan bahan baku pin mulai dari ukuran 25mm s/d 75mm.
terimakasih..
tlp. (022)91147817, (022)91357313
http://www.pinboo.org
proprint_pinboo@yahoo.com
AL- SILVER  - berbagi info   |2009-05-10 13:49:12
salam kenal ...saya juga pengrajin perak untuk grosiran di jati negara ...jakarta timur..hanya saja industri kerajinan kini tidak skencang dan serame seperti sebelum tahun 2008, banyak barang import produksi mesin(cor-coran)yang harganya lebih murah (meski kadar peraknya di dipertanyakan)dan sudah di croom mirif emas putih (meski modelnya pasaran karena di produksi sangat masal) semua bengkel pengrajin perak di Jakarta kini tengah memutar otak bagaimana usahanya tetap jalan bukan lagi mikir untung rugi tapi sampai kapan dan bagai mana caranya untuk bisa tetap survive.
usaha di kerajinan perak masih aktif tapi khusus untuk kelas grosiran sudah mullai di kurangi karena profitnya dan perputaran tidak terlalu kencang. Fokus saya mulai beralih di kerjinan perak yang bersipat khusus sperti membuat Bros yang antik/mewah dan gede-gede. Sebagai gambaran satu Bros bobotnya 35 gram (masih rangka blum termasuk batu) dengan lama pengerjaan 7 hari jam kerja (belum di tambah jam lembur) dan ongkos bikin 700 000. Ditambah usaha sampingan coba-coba main di emas muda untuk kelas pasar becek (karena untuk kelas pasar swalayan kadarnya diatas 70% berarti modalnya lebih gede dan biasanya mainya bukan lagi batu zircon tapi berlian. Berarti modalnya juga lebih berat lagi) saya masih melihat-lihat pasar kapan waktu yang tepat harus masuk lagi ke industry grosiran siapa tahu ada masanya orang bosen barang import yang modelnya pasaran dan seperti jajanan pasar terus balik lagi ke industry lokal.
0817225413
aa.kimos@gmail.com
AL- SILVER   |2009-05-10 14:00:46
usaha di kerajinan perak masih aktif tapi khusus untuk kelas grosiran sudah mullai di kurangi karena profitnya dan perputaran tidak terlalu kencang. Fokus saya mulai beralih di kerjinan perak yang bersipat khusus sperti membuat Bros yang antik/mewah dan gede-gede. Sebagai gambaran satu Bros bobotnya 35 gram (masih rangka blum termasuk batu) dengan lama pengerjaan 7 hari jam kerja (belum di tambah jam lembur) dan ongkos bikin 700 000. Ditambah usaha sampingan coba-coba main di emas muda untuk kelas pasar becek (karena untuk kelas pasar swalayan kadarnya diatas 70% berarti modalnya lebih gede dan biasanya mainya bukan lagi batu zircon tapi berlian. Berarti modalnya juga lebih berat lagi) saya masih melihat-lihat pasar kapan waktu yang tepat harus masuk lagi ke industry grosiran siapa tahu ada masanya orang bosen barang import yang modelnya pasaran dan seperti jajanan pasar terus balik lagi ke industry lokal.
0817225413
aa.kimos@gmail.com
jericho  - mencari pengrajin silver   |2009-07-29 01:11:00
aku mau cari pengrajin silver yg ada di daerah jakarta, jika ada.
ya paling jauh bogor lah, karna aku biasa nya buat di daerah kota gede juga.
kan ke jauhan dan butuh waktu yg lama.
jika ada yg bantu info nya terima kasih

08161972539/
jual cincin perak khas kotaged  - jual cincin perak khas kotagede   |2010-01-07 10:19:02
ane juga jual cincin perak khas kotagede secara online. silahkan pesan n dijamin murah tetapi dengan kualitas yg meyakinkan
lala   |2010-01-16 20:18:01
pesennya gimana mas?
alves arif  - cari peralatan untuk casting   |2010-01-14 00:56:52
saya mau cari alat untuk pengecoran.kalo ada hubungi saya di 085731303003
hartoko  - manager   |2010-02-08 14:16:20
saya mau cari pengrajin silver di daerah jakarta . ada informasi ?
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan ke turki murah

liburan pulau macan pulau seribu

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan natal dan tahun baru 2011

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 2 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
The Green Village

Alexa Traffic Stats