Kuliner
Wisata Kuliner
Sales Promotion Gorengan di Palembang | Sales Promotion Gorengan di Palembang |
|
|
|
|
Perjalanan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pelanggan di wilayah Palembang. Dan di sisi Jalan Radial itu terdapat sejumlah pedagang asongan yang menjajakan aneka makanan berbasis tepung terigu. Antara lain aneka gorengan dan martabak. Dalam waktu kurang dari setengah jam, rombongan pun tiba di lokasi yang lebih dikenal dengan kawasan Rusun. Sejenak terbersit pikiran usil di kepala anggota rombongan yang berasal dari Jakarta. Pasalnya di sepanjang jalan tersebut berdiri sejumlah perempuan muda. Kalau ditaksir paling usianya antara 17 hingga 20 tahun. Mereka mengenakan celana panjang. Ada yang berbahan jins maupun kain. Di bagian atas mereka mengenakan baju berbahan kaus ataupun kemeja. Bertahun-tahun Konsep pemasaran dengan menggunakan tenaga SPG tersebut sudah lama berlangsung, kirakira sejak 7 tahun yang lalu. Di sepanjang jalan ini terdapat puluhan pedagang asongan, yang umumnya adalah aneka gorengan. Biasanya mereka buka sejak sore harinya. Kecuali kalau bulan puasa, baru ramai setelah isa atau sekitar jam 7 malam. Sejak sore itu pula para tenaga SPG tadi sudah memasang badan. Ratarata mereka bertugas hingga tengah malam. Bahkan kalau lagi ramai, seperti malam minggu bisa sampai pukul 2 dinihari. Karenanya mereka sudah menyiapkan bekal jaket atau pakaian lainnya yang bisa dipakai untuk mengusir hawa dingin. Sesekali mereka juga duduk, untuk menghilangkan kepenatan setelah berdiri berjamjam. Halal
Omset dagangan Heru sehariharinya bisa mencapai Rp 600 ribu. Itu didapatnya dari hasil penjualan sekitar 1250 gorengan. Kecuali kalau bulan puasa, hasil penjualan biasanya menurun hingga 40 persen. Dari hasil dagangan tersebut, sebagian dialokasikan untuk membayar para tenaga SPG tadi. Tergantung hasil penjualan. Paling tidak, mereka bisa mendapatkan Rp 20 ribu. Buat makan dan jajan seharihari cukuplah, Bang. Daripada nganggur atau nongkrong nggak jelas kan lebih baik kerja begini. Biar malam, pokoknya halal, ucap Reni yang sehariharinya bertugas di dagangan milik kakak iparnya. Bagi perempuan muda yang baru lulus SMA tahun 2002 lalu ini, pekerjaan sebagai SPG cukup mengasyikkan. Bahkan bila dibandingkan dengan upahnya ketika bekerja di toko, ia merasa lebih puas. Itu pun meski harus bertarung dengan dinginnya malam. Kan ada jaket Bang. Namanya juga cari makan, canda Reni sembari menutupi wajahnya ketika hendak difoto. Sikap pemalu yang ditunjukkan Reni juga dialami para SPG lainnya. Bahkan mereka juga sempat agak panik ketika sebagian rombongan ingin mengabadikan fotofoto di sekitar lokasi penjualan tersebut. Termasuk saat tim Depo Palembang menyerahkan sedikit kenangkenangan berupa kaus, topi, dan stiker Bogasari sebagai bagian dari Hari Pelanggan. Ah, udahlah Bang. Jadi malu nih difoto terus, ucap Reni sambil menyerahkan uang kembalian salah seorang pembeli.Penulis : Rudianto Pangaribuan Add as favourites (20) | Quote this article on your site | Views: 578 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Pantai Ujung Genteng |
| waah mantap sekali ini tempat. keb... |
| 21/11/08 09:54 More... |
| By miaz |
| Dreamland Pantai Imp... |
| Hampir tenggelam gue di pantai ini,... |
| 20/11/08 09:07 More... |
| By Abi |
| Candi Songgoriti |
| Sayang ya, candi secantik ini tidak... |
| 20/11/08 08:25 More... |
| By robin |
| Dari Serayu ke Owabo... |
| bbrp kali rafting di serayu..ga aka... |
| 19/11/08 19:25 More... |
| By Evi |
| Pantai Iboih, Surga ... |
| emang benar kalo pantai iboih tu pa... |
| 19/11/08 17:17 More... |
| By Nazaruddin |