Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Feeding The Fish
Feeding The Fish PDF Cetak E-mail
(0 votes)
Memberi makan kepada ikan hias atau ikan peliharaan di kolam, empang atau aquarium adalah hal yang sangat mudah, bahkan dapat dilakukan oleh seorang anak kecil, tetapi memberi makan kepada ikan laut yang buas serta ikan yang besar haruslah seorang yang dapat mempunyai keahlian khusus, setidaknya bisa menyelam, memiliki keberanian dan mengetahui pola dan kebiasaan makan dari ikan tersebut.

Pada akhir bulan Juni 2008 saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Sea World Indonesia, setelah hampir sekitar tiga tahun saya tidak berkunjung ke sana.  Ternyata   koleksi ikan-ikannya sudah bertambah banyak dan atraksi pemberian makan ikan merupakan tontonan yang menarik, disamping kita juga dapat memperoleh ilmu pengetahuan serta dapat melepaskan penat akibat rutinitas sehari-hari.

Sebelum memasuki arena Sea World Indonesia, pengunjung disambut oleh sepasang patung kepala kuda laut, tampak beberapa pengunjung sedang bersantai dan yang lainnya sibuk mengambil foto dengan latar belakang patung tersebut. Saya segera mengambil kamera untuk mengabadikan patung kepala kuda laut tersebut Harga Tiket masuk pada bulan Juni – Juli 2008 adalah sebesar Rp. 50.000,- dan bagi pengunjung yang berusia emas diatas 55 tahun, dikenakan sebesar Rp. 30.000,-.

Ketika sampai di sana sekitar pukul 14.00 WIB, ternyata sedang berlangsung acara pemberian makan kepada Duyung, tampak kerumuman orang yang menyaksikan acara tersebut. Duyung bukan merupakan jenis ikan, tetapi temasuk binatang mamalia karena bernafas menggunakan paru-paru. Makanan Duyung adalalah rumput khusus.  Setiap tiga sampai lima menit, Duyung akan naik ke permukan air selama beberapa detik untuk  mengambil nafas.

Duyung umumnya ditemukan di perairan dangkal dekat pesisir yang terlindung dari ombak besar dan badai. Duyung menyukai daerah teluk dan terusan mangrove yang lebar dan dangkal, atau perairan di antara pulau-pulau yang cukup terlindung. Di dunia populasi Duyung ditemukan mulai dari perairan sebelah Timur Afrika hingga pantai sebelah Timur Australia. Saat ini sebagian besar populasi Duyung telah hilang atau sangat jarang dijumpai akibat perburuan liar.

Acaranya selanjutnya adalah pemberian makan kepada ikan Hiu. Jenis Hiu yang dikoleksi oleh Sea Word Indonesia adalah Hiu Bambu Abu-Abu, Hiu Sirip Hitam, Hiu Kembang, Hiu Kerang Abu-Abu, Hiu Sirip Putih, Hiu Buto, Hiu Tokek Bambu.

Terlihat seorang penyelam di dalam “kerangkeng” besi turun dengan perlahan-lahan ke Shark Aquarium sambil membawa ratusan ikan-ikan segar dalam ember putih. Hiu-hiu langsung  membentuk formasi mengeliling penyelam. Begitu ikan segar dilepaskan, langsung  disantap  oleh Hiu. Menurut informasi  staff Sea Word Indonesia, ketika  akan memindahkan Hiu dari aquarium sebelumnya ke Shark Aquarium yang besar ini, salah seorang penyelam mendapat “hadiah” dari Hiu di tangannya selama lima detik yang mengakibatkan sipenyelam mendapat 48 jahitan di tangannya.

Sambil menunggu acara pemberian makan kepada ikan selanjutnya yang akan dimulai 45 menit kemudian, saya mengamati koleksi ikan lainnya dan menikmati “ban berjalan” di mana atasnya terdapat aquarium yang panjang, begitu ikan Pari berada di posisi atas kepala pengunjung, terdengar suara pekikan riang gembira dari pengunjung dan rata-rata pengunjung sibuk mengambil gambar ikan Pari baik yang menggunakan handycam,  maupun kamera digital dan handphone berkamera, beberapa pengunjung anak-anak tampak melambaikan tangannya. Kehadiran ikan Pari selalu diikuti oleh ikan-ikan kecil seolah-olah sebagai pengawal ikan Pari.

Beberapa saat lagi pemberian makan kepada ikan Piranha akan dimulai, di atas Piranha Aquarium terdapat jam digital yang cukup besar. Pengunjung sudah tidak sabar berdiri di depan aquarium untuk menyaksikan pemberian makan kepada Piranha.  Sepuluh ekor ikan kembung segar dikaitkan ke sebuah gelang besi dimana sebentar lagi akan segera diturunkan dan stop watch siap dinyalakan. Begitu ikan kembung menyentuh air dan stop watch dinyalakan, tampak ribuan Piranha mengelilingi dan menyerbu ikan kembung, dan memangsanya dengan ganas hanya dalam waktu 2 menit 52 detik, kesepuluh ikan kembung sudah hilang dari pandangan mata, bahkan tulang ikan kembungnya pun tidak nampak, air di dalam aquarium tampak keruh.

Piranha termasuk ikan buas yang ditakuti dengan giginya yang kuat, runcing dan tajam. Sekelompok ikan Piranha dapat melahap seekor kambing dalam beberapa menit. Piranha dapat bersifat kanibal apabila kondisi lingkungan yang memburuk seperti berkurangnya makanan di alam, ruang hidup dan oksigen, Piranha dapat saling memangsa Piranha lainnya. Piranha adalah ikan yang berbahaya, tidak boleh dipelihara di rumah dan bayangkan apabila sepasang Piranha terlepas di sungai dan berhasil berkembang biak dengan baik.

Acara selanjutnya adalah pemberian makan ke ikan Pari, sambil menunggu waktu saya melihat-lihat koleksi lainnya yang bukan ikan, terdapat beberapa  buaya putih diantara  puluhan buaya biasa, jari-jari kaki buaya berjumlah 18 buah, sepuluh jari pada kaki bagian depan dan delapan jari pada kaki bagian belakang. Binatang lainnya adalah kura-kura, penyu, ular dan lobster.

Di lantai dua terdapat perpustakaan mini dimana pengunjung terutama pengunjung anak-anak dapat meminjam buku cerita dan pengetahuan mengenai jenis-jenis ikan dan habitatnya, keluar dari perpustakaan, pengunjung dapat melihat langsung isi aquarium panjang seperti melihat ikan di kolam. Kemudian saya turun, di lantai satu terdapat ruangan yang memutar mengenai ikan, sayangnya film ini tidak begitu menarik perhatian pengunjung, terlihat dari jumlah penonton kurang dari 20 orang dan banyak diantara penonton hanya duduk untuk melepaskan lelah sejenak.

Acara selanjutnya adalah acara terakhir yaitu pemberian makan kepada ikan Pari dan ikan-ikan   lainnya di  aquarium utama, sambil   menunggu  dua  orang  penyelam  yang sedang  bersiap-siap  memberi makan ikan, pengunjung dipersilakan duduk di lantai dan diadakan quiz seputar ikan untuk anak-anak, dengan hadiah berupa gantungan kunci dan stiker.

Dua orang penyelam sudah muncul dan siap memberikan makan kepada ikan Pari. Terlihat dalam foto seorang penyelam yang sedang memberikan ikan segar kepada ikan Pari, tampak ikan Pari seperti “memayungi” penyelam. Acara pemberian makan ikan Pari ini berlangsung sekitar 20 menit, kemudian penyelam menuangkan  ikan-ikan yang masih ada dalam ember putih, dan segera diserbu oleh ikan-ikan lainnya. Tampak dua orang penyelam melambaikan tangannya, tanda acara pemberian makan ikan yang terakhir sudah selesai.

Koleksi ikan Pari di Sea World Indonesia cukup banyak mulai dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar, salah satu koleksi adalah ikan Pari terbesar di Indonesia, berasal dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat yang beratnya sekitar 350 Kg. Ujung ekor ikan Pari telah dipotong sedikit, untuk menghilangkan racun yang ada pada ekor ikan Pari.

Penulis : Ariana - Jakarta
Sumber : Kompas Community

Peta Lokasi :

Add as favourites (22) | Quote this article on your site | Views: 327 | Cetak | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Pantai Ujung Genteng
waah mantap sekali ini tempat. keb...
21/11/08 09:54 More...
By miaz

Dreamland Pantai Imp...
Hampir tenggelam gue di pantai ini,...
20/11/08 09:07 More...
By Abi

Candi Songgoriti
Sayang ya, candi secantik ini tidak...
20/11/08 08:25 More...
By robin

Dari Serayu ke Owabo...
bbrp kali rafting di serayu..ga aka...
19/11/08 19:25 More...
By Evi

Pantai Iboih, Surga ...
emang benar kalo pantai iboih tu pa...
19/11/08 17:17 More...
By Nazaruddin

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats