Internasional
Eropa
48 Jam di Roma | 48 Jam di Roma |
|
|
|
Entah dari sisa-sisa kejayaan kerajaan Roma dan para prajuritnya, entah dari keunikan Vatican yang berupa kota di dalam kota, entah dari caffe espresso ala Italia atau dari pizza dan pastanya, atau bahkan dari artis dan seni patung kelas dunia, Roma selalu menghadirkan magnet bagi para pelancong dan susah untuk berpaling.
Praktisnya, Roma menyediakan segalanya. Mulai dari pelancong berbudget rendah hingga A-listers dunia. Mulai dari para maniak seni dan musik klasik hingga mereka yang mencari hiburan terkini. Mulai dari kelompok religius hingga para sekuler. Roma terbilang kota yang mungil dan semua tempat wisatanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Pusat kota terpisah dari bagian Vatican yang juga dapat dicapai dengan mudah menggunakan bis atau metro (kereta bawah tanah). Secara keseluruhan, dalam 48 jam Anda dapat mengunjungi hampir semua tempat wisata utama di Roma! THE FIRST 24 HOURS Hari pertama, jelajahi dulu pusat kota dengan sisa-sisa reruntuhannya. Nikmati pula panorama air mancur (fontana) yang tersebar di seluruh kota, membuat wajah Roma makin menarik. ColosseumTiket: Eur10 per orang Saksikan kemegahan Colosseum atau Roma Amphitheatre, stadion tua Roma yang di masa lalu digunakan untuk mempertunjukkan kekuatan Gladiator melawan binatang-binatang buas. Kegemaran bangsa Romawi kuno untuk pamer kekerasan memang tak dapat dibanggakan dan Colosseum menjadi salah satu saksi kekejamannya. Walau begitu, amphitheater pertama yang mampu menampung sekitar 50.000 orang inii adalah bagian dari sejarah, arsitekiur dan budaya, serta kebanggaan Roma masa kini. Dibangun pada tahun 80 Masehi, mahakarya kebudayaan dunia itu merupakan 'gedung pertunjukan' utama dan tempat hiburan terpenting di zaman itu. Di sini, pemimpin kerajaan mempertunjukkan pertarungan antara seekor singa buas dengan warga-warga terbuang atas dasar kebutuhan ritual dan keagamaan. Di tengah arena, terdapat labirin untuk menyaksikan aksi pertempuran ini. Hingga kini, labirin tersebut masih mempertahankan bentuk aslinya. Begitu pula kandang-kandang binatang buasnya. Jangan lupa menikmati panorama Kota Roma dari lantai atasnya dan sempatkan diri untuk membeli pernak-pernik khas Colosseum di pintu keluar. Sebuah toko souvenir resmi juga tersedia di dalam Colosseum, namun tentu harganya lebih mahal. Roman ForumTiket: Gratis Dari Colosseum, seberangi jalan menuju Forum Romanum atau Roman Forum, yang dulu merupakan pusat politik, keagamaan dan hukum di Roma. Kini, pengunjung disuguhi sisa kejayaan The Roman Empire ini melalui peninggalan arsitektur Romawi yang tak ternilai. Reruntuhan pilar-pilar raksasa terlihat menopang berbagai bangunan kerajaan, di antaranya rumah raja yang disebut "The Regia", meeting hall atau "The Curia" dan tempat berkumpulnya warga, yakni "The Comitium". Sementara Gereja Basilica yang mengelilingi tempat ini serta bekas kuil-kuil tempat pemujaan pada dewa-dewi Romawi, seperti Temple of Saturn, Temple of Vesta, serta Temple of Castor and Pollux, juga dapat dijumpai. Sayangnya, tak ada panduan jelas mengenai tempat mana yang harus dituju terlebih dahulu di kawasan reruntuhan yang begitu luas ini, sehingga kebanyakan wisatawan hanya menapaki jalan setapak yang membelah Roman Forum hingga ke Piazza Venezia. Vittorio Emanuelle II MonumentTiket: Gratis Istana megah dengan ratusan anak tangga dan patung Vittorio Emanuel II di puncak monumen, serta keindahan Roma yang dapat dinikmati dari puncaknya, adalah kelebihan monumen terbesar di Roma ini. Air mancur mungil dengan ornamen ukiran patung terdapat di sisi pintu masuk monumen. Sementara di bagian yang mirip altar, jumpai api abadi yang tampak seperti sebuah makam yang dijaga oleh 3 prajurit Roma. PantheonTiket: Gratis Pantheon adalah gereja berkubah unik yang masih berfungsi hingga kini. Seperti layaknya memasuki gereja, aturan untuk selalu tenang dan larangan menggunakan blitz harus dipatuhi. Suasana khidmat langsung terasa, apalagi karena di dalam Pantheon tidak ada penerangan modern, hanya cahaya lilin dan terkadang sinar matahari yang menembus kubah. Sungguh indah! Di Pantheon Square dengan resto-restonya, juga dapat menjadi alternatif makan siang. Fontana De TreviTiket: Gratis Susuri Via del Corso dan beloklah ke arah Fontana de Trevi, air mancur terbesar di Roma dengan mithos terkenal dibalik keindahannya. Tempat ini paling crowded, karena semua orang melewatkan sore harinya di sini, bersantai ditemani gemericik air dan dentingan koin-koin. Lemparkan sebuah koin ke dalam kolam air mancur dengan posisi memunggunginya, sambil mengucapkan permohonan di dalam hati. Mitosnya bilang, permohonan itu akan terkabul, atau bahkan Anda akan menemukannya di Roma. Hmm, jodoh cakep asal Italia? Piazza Del PopoloTiket: Gratis Menjelang petang, langkahkan kaki menuju Piazza del Popolo, big square tempat warga Roma bersantai di sore hari. Pasangan-pasangan muda pun terlihat bermesraan di ujung-ujung square. Untuk para honeymooners, meluruskan kaki sambil membagi kemesraan di sini menjadi keasyikan tersendiri. Untuk Anda yang membawa rombongan keluarga, kemegahan dua gedung yang mengapit Piazza del Popolo, layaknya two towers sisa peninggalan Roma, tak boleh dilewatkan. Di mana makan malam? Tentunya kembali ke Via del Corso! THE LAST 24 HOURS Nah, hari kedua ini, jelajahi bagian barat Roma yang dipisahkan oleh Sungai Tevere, yaitu Vatican City. Hanya ada tiga tujuan wisata di kompleks Vatican ini, yaitu Basilica San Pietro (Basilika Santo Petrus), Musei Vaticani (Museum Vatikan) dan Castel San Angelo (Kastil Michelangelo). Untuk mencapainya, gunakan metro (kereta bawah tanah) jurusan Ottaviano - S. Pietro dari Stasiun Roma Termini. Anda akan tiba di sana dalam 15 menit saja. Vatikan City Tiket: • Basilica San Pietro: Gratis! • Musei Vaticani: Eur12 per orang • Castel San Angelo: EUR8 per orang Kunjungi Musei Vaticani terlebih dulu dan tentukan waktu paling tidak 3 jam. Karena tanpa disadari, Anda bisa betah sekali berlama-lama di museum ini. Setelah itu, mulailah menjajaki Basilica San Pietro dan luangkan waktu sekitar 4 jam. Walau basilika ini tidak terlalu besar, namun keindahan patung, karya lukisan, serta detil ornamen altar-altarnya mampu membuat Anda terpaku berjam-jam di dalamnya. Karya Michelangelo yang terkenal, Pieta, yang dibuat saat ia berusia 24 tahun, yakni gambaran Yesus tergeletak di pangkuan Bunda Maria, terbalut manis di dalam dinding kaca inside the basilica. Begitu pula karya-karya magnificent lainnya yang membuat mata tak berkedip.Setelah terkungkung cukup lama di dalam dinding Basilica, nikmati siraman mentari di Piazza San Pietro atau St. Peter's Square sambil bermain dengan merpati. Square ini kerap dipenuhi lautan manusia saat acara-acara khusus, seperti pidato Paus di hari Natal atau Misa Paskah di musim panas. Amati pula lingkaran-lingkaran star sign seperti Pisces Aries dan teman-temannya dua small fountain, serta pilar-pilar yang amat megah. Seusai beristirahat di sini lanjutkan kunjungan ke Castel San Angelo Hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit, kastil yang hampir runtuh ini adalah sisa kejayaan Michaelangelo, di mana ia menghasilkan karya-karya terbaiknya untuk Roma. Dengan keunikan dan kisah sejarah panjang, tak heran kastil ini menjadi ajang penelitian para peminat arsitektur, sejarah, seni patung dan arkeolog. Baru Rangkaian Pertama Sebenarnya, tak pernah ada kata 'cukup'. Menikmati serta mempelajari keindahan dan kekayaan budaya tentunya memerlukan waktu lebih dari 2 hari. Well, ini bau rangkaian pertama kisah perjalanan di Italia. Bagian-bagian lain negara ini, dengan cowok-cowok gantengnya, cewek-cewek cantiknya, pizza dan pasta lezatnya, semua menanti Anda untuk menorehkan kisah selanjutnya. Happy traveling! Sumber: Majalah Tamasya Foto : Gettyimage Peta Lokasi : Add as favourites (24) | Quote this article on your site | Views: 493 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Pantai Ujung Genteng |
| waah mantap sekali ini tempat. keb... |
| 21/11/08 09:54 More... |
| By miaz |
| Dreamland Pantai Imp... |
| Hampir tenggelam gue di pantai ini,... |
| 20/11/08 09:07 More... |
| By Abi |
| Candi Songgoriti |
| Sayang ya, candi secantik ini tidak... |
| 20/11/08 08:25 More... |
| By robin |
| Dari Serayu ke Owabo... |
| bbrp kali rafting di serayu..ga aka... |
| 19/11/08 19:25 More... |
| By Evi |
| Pantai Iboih, Surga ... |
| emang benar kalo pantai iboih tu pa... |
| 19/11/08 17:17 More... |
| By Nazaruddin |