Internasional
Asia
Katakan Cinta dengan Tulip | Katakan Cinta dengan Tulip |
|
|
|
Saya dan rekan dari Indonesia yang hobi memotret berjanji bertemu di stasiun monorel untuk pergi ke festival Tulip di Osaka. Saya tidak mengira sebelumnya bahwa bunga yang terkenal berasal dari Belanda ini, dapat ditemukan di Jepang. Di negeri Kincir angin, saya pernah melihat bunga ini di tanam di padang luas dan menjadi salah satu industri bunga untuk suplai negara negara Eropa. Tulip umumnya selesai dipangkas di akhir bulan Maret atau awal April.
Untuk masuk ke festival ini cukup murah hanya membayar 250¥ (kurang lebih Rp. 20.000,-), tidak hanya Tulip yang bisa dilihat, tetapi juga Japanese Garden.Festival ini berlangsung selama 1 bulan di musim semi, kami datang pada minggu ketiga, sebagian tulip sudah mulai mekar sempurna, sebagian masih kuncup. Banyak keluarga yang datang ke festival ini, ayah yang dipotret bersama bayinya, bayi di tengah tulip, apalagi para fotografer, baik amatir sepertiku dengan kamera seadanya maupun profesional dengan lensa lensa besar. Bahkan ada seorang ibu berpayung menunggui kedua putrinya yang sedang mengabadikan keindahan bunga bunga ini dengan buku gambar dan pensil warnanya. Sejarah TulipDari Wikipedia dapat kita ketahui bahwa Tulipa yang biasa disebut Tulip adalah Genus (kelompok) dengan sekitar 100 Species (jenis) dari umbi bunga dalam Family Liliaceae. Tulip berasal dari negara Persia dan Turkey sejak ratusan tahun yang lalu. Dari pelajaran sejarah dunia, kita dapat mengetahui kedua negara tersebut mempunyai peran yang sangat penting dalam kemajuan peradaban dunia. Orang Eropa secara salah kaprah memberi nama bunga tersebut sebagai Tulip, kata ini diambil dari bahasa Persia yang artinya adalah turban. Setelah Eropa membudidayakan tulip ini maka popularitasnya menyebar dengan sangat cepat, terutama di Netherlands, hingga terjadi tulip mania pada abad ke 17. Pada saat itu harga bunga tulip di pasaran sangat mahal, bahkan bisa seharga rumah mewah, untuk umbi tulip hasil silang, berangsur angsur harga bunga tulip jatuh. Pada era ini jenis Tulip hitam menjadi sangat terkenal bahkan menjadikan inspirasi bagi Alexander Dumas dalam novelnya. Pada saat ini tulip telah menyebar dan ditanam di seluruh dunia dengan temperatur yang sesuai, tetapi masyarakat di seluruh dunia terlanjur mengenal jenis tanaman ini sebagai “Dutch tulips” Hamparan aneka warna tulip begitu indah, mulai dari tulip dengan warna warna biasa yang memiliki nama, hingga tulip yang berwarna nyeleneh (tak biasa). Beberapa namanya dapat kuketahui, tetapi sebagian lagi tidak, kusebut saja tulip obar abir. Dari Florapedia, dapat diketahui bahwa arti bunga tulip secara umum adalah ungkapan cinta sejati, wadooo romantis abiz ya. Seperti juga mawar yang berwarna warni maka warna warni tulip memiliki arti sendiri, mau tahu? Tulip berwarna merah merona sering diartikan sebagai true love, cinta sejati, sedangkan tulip berwarna ungu sebagai simbol kemewahan. Tulip berwarna kuning memiliki arti luas, biasanya digunakan untuk menyatakan harapan cinta hingga pernyataan turut bergembira. Sedangkan tulip berwarna putih untuk menyatakan penghargaan atau ucapan maaf. Rasanya tulip sulit untuk ditanam di daerah tropis seperti Indonesia, meski barangkali di daerah Puncak yang berhawa dapat ditanam.Dengan berbagai arti dan hal hal yang berbau sentimental ini, maka tak heran apabila popularitas tulip tetap bertahan. Warna warni dan varietas yang beragam memungkinkan penggunaan tulip dalam berbagai kesempatan. Tulip dapat dirangkai sebagai bunga potong maupun diberikan dalam bentuk tanaman dalam pot. Dalam dunia pecinta bunga pemberian hadiah bunga tulip sungguh sejuta rasanya dalam keindahan dan kesederhanaannya. Kini varietas tulip sebagai hasil silang semakin banyak, tulip merah dengan ujung kelopak putih disebut si janda merry, apa juga hubungannya sayapun tak tahu. Ada juga yang berwarna belang belang merah kuning yang diberi nama tulipa mickey mouse, bukankah si tikus mickey itu warna yang menonjol adalah merah hitam dan putih?, suka suka yang memberi nama saja. Lelah berkeliling dan memotret, kami berdua duduk di bangku taman sambil memandang bunga bunga yang terhampar. Saya teringat taman bunga Mekarsari di Puncak. Tidak kalah indahnya. Hanya saja di sini dengan transportasi yang mudah, udara yang sejuk, aman dan bersih, membuatku menghela nafas, indahnya negeri ini sayang bukan negriku. Salam dari Osaka Penulis : Astuti - Osaka-Jepang Sumber : Kompas Peta Lokasi :
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|








Taman Safari Indones...
Carstensz Pyramide, ...
Paket Carstensz Pyramid - Rute Sugapa...
21 Keasyikkan di Mal...
malang.... g sabar lagi nih buat k sa...
Pantai Tanjung Lesun...
mo tanya boz k'lomtarif masuk k tanju...
Kunjungi Danau di At...
lokasi danau SIDIHONI - mau ke danau ...
Upacara Kematian di ...
Toraya Mala'bi' - Moi kumale mambela ...