Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Other Area arrow Potensi Wisata Negeri Flobamora
Potensi Wisata Negeri Flobamora PDF Print E-mail
(1 vote)
There are no translations available

Lampu-lampu Kota Kupang terlihat kerlap kerlip dari jendela pesawat. Tak berapa lama, pesawat mendarat mulus di Bandara El Tari. "Selamat Datang di Negeri Flobamora", begitu tulisan di salah dinding ruang bagasi. Flobamora itu singkatan dari empat gugusan pulau besar di NTT yaitu Flores, Sumba, Timor, dan Alor. Sang guide kami, Mesakh Toy sudah menunggu di pintu keberangkatan. Dengan kendaraan bis 3/4 yang ber-AC, rombongan Famtrip dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI yang diikuti beberapa media termasuk Travel Club (TC) akhir Desember lalu, mulai menyusuri keindahan malam Kota Kupang. Rombongan tiba dan bermalam di Hotel Sasando, hotel berbintang pertama di Kota Kupang.

Saat ini NTT menempatkan diri sebagai "Gerbang Selatan Asia Pasifik", yakni pintu masuk bagi wisatawan mancanegara ke wilayah Nusantara. "Selama ini perjalanan yang dilakukan oleh wisman khususnya Australia langsung menuju Kupang dari Kota Darwin", kata Drs. Lens Haning, MM, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata NTT.

NTT dengan luas wilayah 46.137,87 Km2 memiliki potensi wisata yang beragam. Ditambah dengan kondisi alam dan iklim sedikit berbeda dengan daerah lain di Indonesia, hingga NTT menyuguhkan keunikan tersendiri. Keunikan itu kami dapatkan saat berkunjung di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kabupaten beribukota Soe ini berjarak 110 km dari Kota Kupang.

Perjalanan dari Kota Kupang menuju Soe melewati perbukitan dengan kondisi jalan berliku. Hutan lebat di perbukitan menghadirkan pesona tersendiri sehingga perjalanan selama 3 jam tidak membuat kami bosan. Potensi wisata di TTS terutama alam pegunungan. "Ada Cagar Alam Gunung Mutis dan obyek wisata khas Bonsai Alam," jelas Drs. Stef Monekaka, Kadinas Parsenibud Kabupaten TTS.

Ketika menuju pegunungan di Desa Fatumnasi, lagi-lagi kami disuguhi pemandangan alam nan indah. Beberapa bagian hutannya ditumbuhi rerumputan yang rata dan tertata secara alami. Obyek wisata Bonsai Alam ternyata diminati wisman, terutama dari Jepang. Bonsai alam merupakan tumbuhan dengan batang dan daun yang besar tetapi pendek, seperti layaknya tanaman bonsai biasa. Bedanya, dibeberapa bagian batangnya ditumbuhi lumut, mungkin beradaptasi dengan suhu pegunungan yang sejuk dan lembab.

Pemandangan khas lainnya berupa rumah tradisional Ume Klubu yaitu rumah berbentuk elips beratap daun ilalang kering hingga ke tanah. Meskipun memiliki rumah modern, namun beberapa penduduk di sepanjang Pegunungan Fatumnasi, memiliki Ume Klubu disamping rumah modernnya.

Selain alam pegunungan, juga terdapat wisata budaya Suku Boti. Populasi suku ini sekitar 400 orang lebih. Mereka masih memegang teguh adat istiadat, budaya bahkan kepercayaan leluhur termasuk perhitungan hari dalam setahun yang berbeda. Banyak wisman Eropa yang berkunjung Desa Boti, antara lain dari Prancis serta pelajar dari Jakarta Internasional School.

Potensi wisata baharinya antara lain Pantai Kolbano yang langsung menghadap ke laut lepas. Pantai di bagian selatan ini memiliki pasir seribu warna yang kerap dijadikan souvenir khas Kabupaten TTS. Masih ada 27 obyek wisata lain yang juga diunggulkan Pemkab TTS.

Esok paginya kami berkeliling Kota Kupang. Desa Baun yang masuk wilayah Kabupaten Kupang menjadi tujuan pertama lawatan kami. Disana terdapat peninggalan kerajaan kecil bernama Amarasi. Kerajaan Amarasi merupakan kerajaan kecil pribumi di Pulau Timor. Disana juga masih ada kerajaan lainnya seperti Rote, SoE, Belu, Amanuban, Bonoboro, dan Kerajaan Lautem yang semuanya pernah tergabung dalam Kerajaan Wehali.

Desa Baun dikenal sebagai sentra kerajinan tenun ikat tradisional. Menurut Robert Maurits Koroh (49), putra sulung dari Raja Amarasi terakhir, penduduk desanya masih mempertahankan pembuatan tenun ikat secara tradisional. "Mulai dari pembuatan benang berbahan dasar kapas hingga pewarnanya dengan menggunakan buah Mengkudu, Kemiri, dan lainnya," jelas Robert.

Selanjutnya rombongan berkunjung ke rumah produksi tenun ikat Ina Ndao wilayah Naikoten I Kota Kupang. Pembuatan tenun ikatnya mulai dari kain, motif, hingga perwarnaannya sudah dilakukan secara modern. Para pekerja wanita di rumah industri kecil ini berasal dari desa sekitar. Pemda setempat sudah turun membantu dalam hal pemasaran dan pengembangan SDM. Di Kota Kupang sendiri terdapat 200 sentra tenun ikat.

Jelang matahari terbenam, kami disajikan pemandangan Teluk Kupang yang menawan. Ada suguhan matahari terbenam di Pantai Lasiana yang berjarak 12 Km dari pusat Kota Kupang. Kawasan wisata pantai ini dimiliki oleh Pemda Kota Kupang. Berbagai sarana wisata sudah tersedia. Selesai sudah lawatan singkat kami selama 3 hari. Pagi masih menyelimuti hari, tapi kami harus meninggalkan Pulau Timor dengan harapan suatu saat kembali lagi untuk menjelajahi Negeri Flobamora lebih dalam.

Tips Perjalanan

Kondisi cuaca NTT berbeda dengan daerah lain di Indonesia, terutama Pulau Timor yang posisinya berdekatan dengan Australia. Di sekitar daerah pegunungan, pada bulan Juni - Juli suhu justru menjadi lebih rendah dari biasanya.

Penerbangan menuju NTT sudah cukup ramai, termasuk dari Jakarta yang biasanya transit di Surabaya. Untuk menuju pulau-pulau lainnya seperti Flores dan Sumba, dapat dicapai menggunakan Kapal Ferry, ataupun pesawat terbang dengan harga yang relatif mahal dari Kota Kupang.

Kalau ke Labuhan Bajo, Flores Barat yang merupakan pintu gerbang menuju Pulau Komodo, bisa menggunakan penerbangan langsung dari Denpasar. Biar lebih mudah berwisata di NTT, hubungi biro perjalanan yang mempunyai paket perjalanan ke berbagai wilayah di NTT.

Sumber: Majalah Travel Club

Peta Lokasi :

Add as favourites (24) | Quote this article on your site | Views: 681 | Print | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Comment:



Code:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Prev   Next >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Hotel Booking Real Time all Around The World

Advertisement at Liburan

Pesan Disini !!!

Member Login

Who Is Online ?

We have 1 guest online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Last Comment

Tips dan Trick ke Si...
WAH TIPS NYA KEREN YA W PERNAH KE S...
01/12/08 16:50 More...
By RIZKI

Gendang Beleq Lombok
:) :grin 8) :p ;) :zzz :sigh ...
01/12/08 15:49 More...
By ZZZZZZZZZZZZZZZ..........

Gendang Beleq Lombok
:( :zzz
01/12/08 15:48 More...
By ZZZZZZZZZZZZZZZ..........

Baturaden
semoga aja baturaden jadi obek wisa...
01/12/08 13:31 More...
By nalita

Makam Sunan Gunung J...
Tolongin dong !!! gimana caranya bi...
01/12/08 12:54 More...
By win's

Partner Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats