Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Pulau Bidadari
LEBARAN SEASON : 08 Days Aussie Express Tour
LEBARAN SEASON : 08 Days Aussie  Express Tour
Rp.18.748.350
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 10 Days South Africa Tour
LEBARAN SEASON : 10 Days South Africa Tour
Rp.33.443.250
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 06 Days Thailand Singapore Tour
LEBARAN SEASON : 06 Days Thailand Singapore Tour
Rp.9.836.250
Add to Cart
Pulau Bidadari PDF Cetak E-mail
(2 votes)
Pagi itu panas matahari belum begitu terik, namun kesibukan di Dermaga 17 Pantai Marina Ancol sudah terlihat. Antrean orang yang akan naik kapal cepat ke berbagai pulau di gugusan Pulau Seribu sudah mulai bersiap-siap naik ke perahu masing-masing. Pak Nur ( 41 ), Kapten kapal cepat yang akan menuju P.Bidadari juga terlihat berdiri diatas kapal untuk melihat kesiapan kapal yang akan dikemudikannya.

Jika ingin pergi ke berbagai gugusan Kepulauan Seribu gampang saja, datang saja ke Pantai Marina Ancol. Di situ anda tinggal beli tiket kapal, kemudian memilih tujuan, menunggu sebentar dan berangkat. Salah satu service yang disediakan adalah berlayar menuju Pulau Bidadari, salah satu gugusan Kepulauan Seribu yang terdekat dengan Jakarta. Rute Marina – P.Bidadari tersedia tiap hari, dimana keberangkatan kapal jam sembilan pagi dan kepulangannya jam tiga sore.

Kalau hari libur atau Sabtu & Minggu kapal tetap berangkat jam sembilan pagi, namun jam kepulangan menjadi dua kali, jam dua dan jam empat sore. Harga tiket juga berbeda, hari biasa adalah Rp 160,000 ,- per orang sedangkan  hari libur adalah Rp 200,000 / orang. Selain tiket pulang dan pergi, harga tiket tersebut termasuk welcome drink dan makan siang di restoran P.Bidadari.
       
Setelah menunggu beberapa saat di Dermaga 17 Pantai Marina Ancol, petugas kapal mempersilahkan penumpang untuk masuk. Sesaat kemudian kapal yang kami tumpangi berputar, maju pelan-pelan dan mulai membelah lautan. Makin lama kecepatan kapal makin betambah, hingga para penumpang yang berada di dalamnya terasa diayun-ayun dan digoyang-goyang. Walaupun begitu para penumang tetap berasa aman di dalamnya, karena kapalnya lumayan besar dan tertutup, sehingga cipratan air tidak masuk ke dalam. Ruangan kapal juga relatif bersih dan nyaman. Susunan tempat duduknya juga asyik, kursi busa dengan posisi tiga kursi samping kanan dan tiga kursi samping kiri yang dipisahkan oleh jalan di tengahnya. Tak begitu lama, kurang lebih hanya dua puluh menit di atas kapal, rimbunan dedaunan Pulau Bidadari sudah kelihatan, dan merapalah kapal yang kami tumpangi di dermaga kayu pulau tersebut.

Patung Sang Tanduk Tujuh Belas yang sedang mengangkat kakinya menyambut kedatangan para pengunjung. Bahkan sambutan tersebut disertai dengan bunyi puisi yang tertulis di bawah patung yang berbunyi sebagai berikut,”Singa Beraung dihutan-hutan, Hiu berteriak, Aku raja dilautan, Dan rajawali, Bebas terbang tinggi di awan – Disini Sang Tanduk Tujuh Belas, Akrab berbisik, Kepada para wisatawan, Saya hanyalah penjaga kepulauan – Cinta persahabatan, Cinta perdamaian, Cinta ketenangan, Dan cinta keindahan”.  Merenung sejenak setelah membaca pusisi tersebut, welcome drink pun siap sedia diatas meja yang terletak di samping meja resepsionis.  Di pintu masuk terdapat beberapa petugas yang sudah siap sedia melayani  segala keperluan para pengunjung. Pemandu wisata juga tersedia bagi para pengunjung yang ingin penjelasan detail tentang P.Bidadari.
       
Karena ingin lebih bebas menikmati asrinya pulau, kami pun memutuskan untuk mengelilingi Pulau Bidadari tanpa menggunakan pemandu. Toh sudah tersedia juga brosur yang lumayan lengkap yang berisi tentang pulau ini. Mengitari pulau berlawanan arah dengan jarum jam, kami melintasi bungalow-bungalow yang tidak begitu besar, namun terlihat teduh dan asri. Karena hampir di setiap sudut daratan pulau ini tumbuh pohon Keben dan beberapa pohon lain yang terlihat sangat subur. Terus berjalan ke dalam kita akan menemukan Benteng yng sudah rusak, namun masih terlihat sisa-sisa keperkasaannya. Bangunan yang berfungsi sebagai menara pengawas dan benteng di Pulau Bidadari ini berbentuk bundar dengan garis tengah 23 meter da tebal dinding 2,50 meter. Pada dinding ini terdapat deretan jendela-jendela besar dan kecil. Pada bagian dalam bangunan ini terdapat tujuh ruangan lantai dasar yang dipisah-pisahkan dengan skat tembok bata.

Salah satu ruangan yag tertutup berfungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi. Pada bagian tengahnya terdapat sebuah dinding lingkaran lagi yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air bersih untuk keperluan minum dan memasak bagi para tentara yang sedang berjaga. Sebelum dilakukan penggalian arkeologi, bangunan menara pengawas di Pulau Bidadari ini tidak terlihat wujudnya sebab seluruh permukaan bangunan tertimbun oleh puing-puing dan ditumbuhi oleh pohon-pohon besar serta ilalang. Namu setelah dilakukan penelitian dan penggalian oleh Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta, akhirnya dapat diperlihatkan wujud dari sisa-sisa bangunan menara tersebut. Menara pengawas ini bertingkat dua, hal ini dibuktikan dengan adanya lubang-lubang penyangga balok lantai. Ruangan-ruangan pada lantai dua ada tujuh buah. Kemungkinan ruangan dilantai dua ini berfungsi sebagai ruangan tidur sekaligus tempat pengintaian.
       
Bentuk bangunan menara pengawas ini di Eropa lebih dikenal dengan sebutan Menara Martello. Yang pertama kali diperkenalkan oleh Perancis, atau tepatnya d pulau Corsica pada abad 18. Ketika terjadi pemberontakan di pulau tersebut pada tahun 1794, mereka meminta bantuan Inggris untuk membantu menyerang. Namun untuk menaklukan Corsica, Inggris kewalahan merebut benteng menara di Martello Point yang menjaga pintu masuk teluk Fiorenzo.  Benteng itu cukup ampuh dalam pertahanan, sehingga sekembalinya dari perang, Inggris mendirikan bangunan yang sama di negaranya. Kemudian bangunan ini tidak saja ditiru oleh Inggris melainkan juga Belanda. Tak heran jika Belanda mendirikan pula menara Martello di negeri jajahan seperti Indonesia sebagai bagian dari sistim pertahanannya. Dan salah satunya didirikan di Pulau Bidadari yang bekasnya masih bisa kita lihat sampai sekarang. Disamping itu ada benteng yang setipe dengan Martello yang terletak disebelah utara Pulau Bidadari. Bisa ditempuh dengan menggunakan perahu kurang lebih sepuluh menit.

Di sebelah utara benteng merupakan sisi pantai utara sebagai batas Pulau Bidadari bagian utara. Pantainya terlihat lebih bersih dan lebih bening dibanding dengan pantai sisi selatan. Hal ini dikarenakan pantai utara tidak berhadapan langsung teluk Jakarta yang sudah banyak tercemar. Beberapa tempat duduk kecil yang menghadap pantai tersedia disisi pantai. Duduk-duduk dikursi tersebut sambil melihat pemandangan laut biru, diterpa angin laut yang sepoi-sepoi merupakan hal yang sangat menyenangkan. Setelah puas mengelilingi pulau ini, senang, segar, capai dan rasa lapar bercampur jadi satu. Maka dari itu bersiaplah untuk menikmati hidangan makanan yang disediakan oleh restaurant dengan menukarkan voucher yang kita dapatkan ketika membeli tiket kapal. Menu yang tidak mewah, namun juga tidak bisa dikatakan sederhana, nasi dan lauk pauk lengkap serta hidangan penutup betul-betul menjadi pengobat rasa lapar yang ada.

Karena restoran yang langsung berhadapan dengan pantai, asyik sekali makan sambil menatap laut, mendengar ombak yang mendayu-dayu. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat ketika berada di pulau ini, kapal penjemput sudah siap di dermaga, satu per satu penumpang naik dan kami kembali ke dermaga 17.

Penulis : AMGD
Lokasi : Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Utara
Fotografer : AMGD
Sumber : Navigasi.Net

Peta Lokasi :

Add as favourites (10) | Quote this article on your site | Views: 1179 | Cetak | E-mail

  Komentar (3)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 03-06-2008 12:16
seru jg dgr crita'y di+ tulisan puisi yang keren,jd penasaran pgn k'sn jg liburan nti, tpi disna ad penginapan or villa'y ga sich? 8)tq
2. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 27-06-2008 19:31
:eek
3. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 26-07-2008 10:26
wahhh.... indah bgt yachh.... ajak cewe pasti asyik apalagi bawa keluarga pasti seneng bgt tuchh. tapi sayang yachhh mahal... bisa ga sichhh ga ampe 100.000 biaya nya... :cry

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

Mencari Sesuatu ?

Guide Liburan.Info

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Produk Terbaru

FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
Rp.7.433.600
Add to Cart

Produk Acak

Elizabeth - Singapore
Elizabeth - Singapore
Rp.1.149.850
Add to Cart

Iklan di Liburan



Indonesia Joomla Topsites

Pencarian di Google

Produk Liburan.Info

The Oasis (3 Stars)
The Oasis (3 Stars)
Rp.480.000
Add to Cart


Novotel - Balikpapan (5 Stars)
Novotel - Balikpapan (5 Stars)
Rp.815.000
Add to Cart


LEBARAN SEASON : 07 Days Malaysia Singapore Tour
LEBARAN SEASON : 07 Days Malaysia Singapore Tour
Rp.10.476.750
Add to Cart


LEBARAN SEASON : 08 Days Pearl River Delta Tour
LEBARAN SEASON : 08 Days Pearl River Delta Tour
Rp.9.598.350
Add to Cart


Hotel Wida (3 Stars)
Hotel Wida  (3 Stars)
Rp.355.000
Add to Cart


Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 1 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Beragam Wisata Relig...
HI, IS VERY GOOD, I,AM CAME ...
06/09/08 19:52 More...
By iwanta

Batik, Setia Bersama...
'.BATIK,,,,,, '.WOOKKEEYYYY ,,, '....
06/09/08 17:02 More...
By D'JA

Batik, Setia Bersama...
Batik d'jogja kren abiiiiizzzzzz Lh...
06/09/08 16:43 More...
By aquuuuuu gichu lhoooooo,,,,,,

Batik, Setia Bersama...
heeeeeiiiii,,,,, .bkan na kota bat...
06/09/08 16:38 More...
By diah mustika

Wisata Alam Situ Gun...
bisa minta contact person TWA Situ ...
05/09/08 18:59 More...
By Anin

Rekan Liburan.Info

Indonesia Antique Galery