Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Area Lainnya arrow Dulu Jalur Sutera Kini Kota Benteng
SPECIAL EVENT : Singapore F1 Midnight Race
SPECIAL EVENT : Singapore F1 Midnight Race
Rp.9.380.000
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 06 Days Taj Mahal - Istana Jaipur Tour
LEBARAN SEASON : 06 Days Taj Mahal - Istana Jaipur Tour
Rp.9.589.200
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 06 Days Thailand Singapore Tour
LEBARAN SEASON : 06 Days Thailand Singapore Tour
Rp.9.836.250
Add to Cart
Dulu Jalur Sutera Kini Kota Benteng PDF Cetak E-mail
(1 vote)
Sejak abad ke-13, Ternate dan juga Tidore sudah dikenal dalam kancah perdagangan dunia sebagai pusat perdagangan rempah. Berbagai saudagar yang berasal dari Arab, India, dan Tionghoa serta Persia datang ke wilayah ini untuk berdagang hingga akhirnya para pedagang dari Eropa seperti Inggris, Portugis, Belanda, dan Spanyol juga hadir di wilayah ini, khususnya untuk mencari cengkeh dan pala.

Saat itu wilayah Maluku Utara dikenal degan nama Moluku Kie Hara yang secara harfiah berarti gugusan empat pulau bergunung. Keempat pulau itu dikuasai oleh empat kesultanan yaitu Kesultanan Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan yang hingga saat ini masih berjalan. Oleh Keempat kesultanan inilah hubungan perdagangan mulai dijalin.

Desember 1511, M de Albuquerque, wakil negara Portugis yang berkedudukan di Malaka pertama kalinya mengirimkan ekspedisi tiga kapal menuju wilayah Maluku. Diikuti oleh Antonio de Abreu dan Fransesco Serrao tiba di Ternate pada tahun 1512. Pada tahun 1521, bangsa Spanyol tiba dengan Kapal Victoria dan Trinidad di Tidore.

Mulailah terjadi persaingan hingga menimbulkan perang antara Portugis dan Spanyol. Pada tahun 1522, Portugis yang dipimpin Antonio de Brito berhasil mengusir Spanyol Setelah Spanyol meninggalkan Tidore, bangsa Portugis mulai memonopoli perdagangan rempah-rempah di wilayah Ternate ini. Maka timbulah perlawanan rakyat dari keempat kesultanan dalam melawan monopoli perdagangan. Hal itu juga terjadi saat bangsa lain datang seperti Inggris dan Belanda dengan niat yang lama hingga peperangan melawan penjajah melahirkan beberapa pahlawan nasional.

Akibat penjajahan selama berabad-abad, saat ini peninggalan masa penjajahan menjadi aset berharga untuk bidang pariwisata, termasuk yang berada di kota Ternate. Karena menguntungkan, warga pun mendukungnya. "Seluruh elemen masyarakat dan pemda mendukung bidang pariwisata," ujar Arifin Sangaji, Kadisparda Kota Ternate.

Menurut lelaki 46 tahun ini, semangat itu sesuai dengan visi menjadikan Ternate sebagai kola budaya yang salah satu misinya adalah menjadikan Ternate sebagai kota wisata. Berbagai upaya sedang disusun dalam rencana bidang pariwisata daerah. Salah satunya mengoptimalkan wisata sejarah dengan mengandalkan benteng-benteng yang ada di kota ini. Sebut saja benteng peninggalan Portugis seperti Benteng Gamlamo di daerah Kastela yang dibangun pada tahun 1522. Begitu pula dengan Benteng Kota Janji yang terletak di Selatan pusat kota Ternate.

Berdekatan dengan Benteng Kota Janji ada Benteng Kalamata yang berdiri dekat dengan garis pantai. Benteng Kalamata dibangun pada tahun 1540. Selain itu Benteng Toluko yang terletak di utara pusat Kota Ternate, yang lulu dijadikan tempat peristirahatan putri-putri Portugis dan penyimpanan logistik. Benteng ini dibangun pada tahun 1512.

Tak cuma benteng dari Portugis, di sang juga ada Benteng Oranje yang merupakan benteng Belanda pertama di Indonesia dibangun pada tahun 1607. Sayangnya aset terbesar sekaligus benteng terluas di Ternate ini, sekarang beralih fungsi menjadi pemukiman bagi kesatuan Polri dan TNI AD. Bahkan, dijadikan rumah kontrakkan bagi beberapa warga sipil di beberapa sisinya. Sehingga banyak benda, ruangan maupun bangunan-bangunan terbengkalai dan beralih fungsi.

Saat ini Dinas Pariwisata Kota Ternate sedang berupaya agar pemukiman tersebut dipindahkan oleh jajaran pusat Polri dan TNI-AD agar Benteng Oranje menjadi cagar budaya serta pusat aktivitas seni dan budaya bagi warga Kota Ternate khususnya.

Penulis : Ferry
Sumber : Majalah Travel Club

Peta Lokasi :

Add as favourites (15) | Quote this article on your site | Views: 390 | Cetak | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

Mencari Sesuatu ?

Guide Liburan.Info

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Produk Terbaru

LEBARAN SEASON : 09 Days China Glorious Tour
LEBARAN SEASON : 09 Days China Glorious Tour
Rp.11.785.200
Add to Cart

Produk Acak

Jayakarta - Bandung (4 Star)
Jayakarta - Bandung (4 Star)
Rp.525.000
Add to Cart

Iklan di Liburan



Pencarian di Google

Produk Liburan.Info

JW Marriott - Surabaya (5 Stars)
JW Marriott - Surabaya (5 Stars)
Rp.940.000
Add to Cart


Nazira Guest House - Brunei
Nazira Guest House - Brunei
Rp.366.000
Add to Cart


Hotel 81 Bencoolen - Singapore
Hotel 81 Bencoolen - Singapore
Rp.631.350
Add to Cart


Arion Swiss-Belhotel - Bandung (4 Star)
Arion Swiss-Belhotel - Bandung (4 Star)
Rp.490.000
Add to Cart


LR Asma Hotel - Brunei
LR Asma Hotel - Brunei
Rp.610.000
Add to Cart


Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 8 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Suku Indian Totonaca...
i hepy ko bcoz sa nb l,mu i :)
19/08/08 22:15 More...
By m.Zuhdi

Indonesia di Kilomet...
Assalamualaikum.. saya Hadityo Ket...
19/08/08 17:25 More...
By HADITYO

Batik Pesisir Pekalo...
:) salam sehat sentosa saja buat ba...
19/08/08 14:36 More...
By angger larasayom

Warung Koes Plus Man...
bagaimana cara masuk menjadi anggot...
19/08/08 12:55 More...
By bagus p

Buaya di Balikpapan
sebenarnya sayang banget kota bpp b...
19/08/08 12:11 More...
By tio

Rekan Liburan.Info

Indonesia Antique Galery