Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Menengok Pesta Dewi Sri
LEBARAN SEASON : 07 Days Malaysia Singapore Tour
LEBARAN SEASON : 07 Days Malaysia Singapore Tour
Rp.10.476.750
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 10 Days Eastern Europe Tour
LEBARAN SEASON : 10 Days Eastern Europe Tour
Rp.20.294.700
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 04 Days Bangkok Pattaya Tour
LEBARAN SEASON : 04 Days Bangkok Pattaya Tour
Rp.8.097.750
Add to Cart
Menengok Pesta Dewi Sri PDF Cetak E-mail
(2 votes)
Sudah sepantasnya kita sebagai manusia mengucapkan syukur atas segala rahmat yang diberikan Tuhan. Di Ciptagelar upacara syukuran atas segala rahmat tersebut juga dilakukan tiap tahun. Tahun ini upacara budaya yang di sebut Seren Taun tersebut jatuh di awal bulan Agustus ini.
Dari pagi hari, orang-orang bergegas menuju tempat pengeringan padi di batas desa. Beratus pocong ikat padi tempeuy koneng dan tempeuy hitam terlihat disusun rapi sejajar di atas rak-rak berbahan bambu. Warga adat Ciptagelar yang pagi ini kebanyakan berpakaian hitam-hitam kelihatan mulai serius mengoleskan minyak sayur di atas rengkong – alat untuk membawa padi – mereka.

Hari itu orang-orang adat Kasepuhan Ciptagelar akan mengarak padi-padi tersebut menuju ke pusat adat kasepuhan untuk dipersembahkan dan disimpan di lumbung Si Jimat yang bertuah. Sebuah ritual budaya adat Sunda yang sudah berumur ratusan tahun.

Rengkong-rengkong yang sudah diminyaki tersebut mengeluarkan bunyi-bunyi aneh saat mulai dibebani oleh beberapa ikat pocong padi. Ada alunan irama kemerenyit, yang mungkin timbul karena gesekan tali ijuk pengikat padi dengan batang bambu saat para pembawa padi mulai menggoyangkannya.

Kemenyan dibakar oleh dukun kampung. Parade barisan pembawa padi itu pun bergerak. Paling depan berjalan gagah empat orang pendekar debus yang sepanjang jalan terus saja mempertontonkan keahliannya dalam hal kekebalan tubuh. Kadang mereka menusuk perut dan mata mereka, memotong lidah, menggorok leher dengan golok yang dibawanya. Tapi anehnya tak ada luka satu pun yang tercipta dari berbagai tindakan yang membahayakan tersebut.

Di belakang para pendekar debus itu berjalan dengan tenang dua orang gadis dengan kemben bermotif batik berwarna hitam putih. Dua gadis cantik ini membawa dua tempat beras yang dikepit di pergelangan siku mereka. Di belakangnya berjejer puluhan pembawa rengkong yang terus-terusan saja bergoyang hingga mengeluarkan bunyi kemerenyit gesekan bersahut-sahutan. Riuh sekali bunyi itu, saling berkejar-kejaran.

Di belakang rombongan para pembawa rengkong berturut-turut ada rombongan penari silat, penari jipeng, penari dog-dog lojor, penabuh angklung dan yang terakhir para sesepuh kampung yang notabene berpakaian putih-putih.
Sampai di pusat desa, tepatnya di samping rumah Abah Anom —tempat Leuit Si Jimat berada— rombongan berhenti dan menyerahkan beberapa pocong ikat padi kepada Abah. Ini merupakan tanda persembahan hasil panen rakyat kepada pimpinannya.

Ratusan ikat pocong padi kemudian disejajarkan tepat di depan Leuit Si Jimat. Sementara persis di depan lumbung sudah menanti dukun adat, Abah Anom dan istri, serta para pemain angklung yang akan memulai upacara adat memasukkan padi ke dalam lumbung.

Upacara Ngadiukeun terasa begitu khidmatnya. Para anak cucu, kaum kerabat kelihatan berjubel mengitari lumbung Si Jimat. Senandung doa-doa dalam bahasa Sunda terdengar terus berkumandang dalam irama yang syahdu. Diiringi dengan suara angklung yang terdengar pelan, tahapan demi tahapan ritual ini dilaksanakan. Mulai dari penyerahan dua tampi padi dari dua orang gadis, kemudian diikuti dengan pembakaran menyan dan pembacaan doa, kemudian diikuti dengan masuknya abah dan istri serta dukun ke dalam lumbung sebagai tanda mulai ditaruhnya padi pertama hasil panen tahun ini yang masuk ke dalam lumbung keramat tersebut.

Tak sampai setengah jam Abah dan yang lain mulai keluar kembali dari lumbung. Dengan senyum cerah dan wajah terang, karena sudah terlepas dari kewajiban adat yang harus dilakukan tahun ini. Setelah itu, beratus-ratus pocong padi yang disejajarkan di depan lumbung Si Jimat dimasukkan satu per satu ke dalam lumbung, hingga habis semua.

Saat padi terakhir masuk ke lumbung, saat itulah juga pertanda selesainya acara ritual ini. Semua kelihatan senang karena usainya acara ini tanpa ada satu musibah yang terjadi. Kabar berkah selesainya ritual tersebut, semakin bertambah mengesankan saat abah dengan tegas menyatakan bahwa panen tahun ini ternyata meningkat hingga mencapai 13 lumbung lebih banyak dari tahun lalu.
    
Punya minat berkunjung ke Kasepuhan Ciptagelar?

Tenang saja, tak perlu khawatir bagi yang pertama kali. Ada dua jalur alternatif yang bisa dicapai lewat Jakarta. Pertama, yang biasanya lebih dipilih adalah lewat desa Cicadas, Pelabuhan Ratu. Pertama tentulah kita harus menuju ke terminal Pelabuhan Ratu bila ingin mencobanya. Lalu kita bisa melanjutkan perjalanan menuju desa Cicadas. Pilih mobil yang menuju Cikotok bila ingin menemui desa ini.

Setelah melewati jalur berkelok-kelok selama satu setengah jam lamanya baru kita akan menemui desa Cicadas yang merupakan pintu masuk menuju kawasan Kasepuhan Ciptagelar. Dari Cicadas perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek motor. Jalur kebanyakan berbatu-batu dan banyak yang curam.

Jalur lainnya adalah melalui Parung Kuda dengan melewati desa Pamengpeuk. Dari Bogor, daerah Parung Kuda bukan hal yang sulit untuk dicapai. Bila kita naik mobil menuju jurusan Sukabumi, maka kita akan menemukan daerah tersebut tepat sebelum daerah Cibadak. Kemudian kita bisa melanjutkan perjalanan dengan mengendarai mobil colt L-300 menuju terminal Cipeteuy. Setelah itu terserah Anda mau melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau memilih naik ojek hingga Ciptagelar dengan biaya jauh lebih mahal daripada melalui Cicadas. Tapi buat Anda yang suka trekking santai melewati hutan, tak ada salahnya mencoba jalur ini dengan berjalan kaki saja.

Penulis : Sulung Prasetyo S
Sumber : Sinar Harapan

Peta Lokasi :

Add as favourites (8) | Quote this article on your site | Views: 355 | Cetak | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

Mencari Sesuatu ?

Guide Liburan.Info

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Produk Terbaru

FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
Rp.7.433.600
Add to Cart

Produk Acak

Holiday Inn - Bandung (4 Star)
Holiday Inn - Bandung (4 Star)
Rp.740.000
Add to Cart

Iklan di Liburan



Indonesia Joomla Topsites

Pencarian di Google

Produk Liburan.Info

LEBARAN SEASON : 06 Days Macau Shenzhen Hongkong Tour
LEBARAN SEASON : 06 Days Macau Shenzhen Hongkong Tour
Rp.7.951.350
Add to Cart


Ciputra - Jakarta (4 Stars)
Ciputra - Jakarta (4 Stars)
Rp.550.000
Add to Cart


Costa Sands Resort - Downtown East - Singapore
Costa Sands Resort - Downtown East - Singapore
Rp.576.450
Add to Cart


Jubilee Hotel - Brunei
Jubilee Hotel - Brunei
Rp.457.500
Add to Cart


Lombok Raya - Lombok (4 Stars)
Lombok Raya - Lombok  (4 Stars)
Rp.425.000
Add to Cart


Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 3 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Beragam Wisata Relig...
HI, IS VERY GOOD, I,AM CAME ...
06/09/08 19:52 More...
By iwanta

Batik, Setia Bersama...
'.BATIK,,,,,, '.WOOKKEEYYYY ,,, '....
06/09/08 17:02 More...
By D'JA

Batik, Setia Bersama...
Batik d'jogja kren abiiiiizzzzzz Lh...
06/09/08 16:43 More...
By aquuuuuu gichu lhoooooo,,,,,,

Batik, Setia Bersama...
heeeeeiiiii,,,,, .bkan na kota bat...
06/09/08 16:38 More...
By diah mustika

Wisata Alam Situ Gun...
bisa minta contact person TWA Situ ...
05/09/08 18:59 More...
By Anin

Rekan Liburan.Info

Indonesia Antique Galery