Internasional
Eropa
Jalan-jalan ke Cagar Alam di Inggris | Jalan-jalan ke Cagar Alam di Inggris |
|
|
|
Siang itu jam menunjukkan pukul 11.30 waktu Inggris, ketika kami tiba di Cagar Alam Titchwell yang letaknya di pantai utara Norfolk. Aku, Ambe dan Irma ditemani Jeff serta Jill tenaga sukarela (volunteer) RSPB (The Royal Society for the Protection of Birds). Adam Rawlands, manajer Cagar Alam Rawa Tichwell telah menunggu dan menyambut kami dengan ramah di ruangan kerjanya yang tidak begitu besar. Panjang lebar Adam menceritakan keberadaan kawasan ini dengan fasih dan profesional. Ia sudah bekerja di kawasan konservasi milik RSPB selama 15 tahun, pindah dari kawasan satu ke kawasan lainnya. Di sini ia baru enam bulan. Masuk pintu gerbang, kami belok ke kanan, ke tempat mengamati burung bagi pemula. Dalam jarak sekitar 20 meter ada makanan burung yang sudah ditempatkan, sehingga burung mau datang. Kalau capek berdiri, mau mengamati sambil duduk atau mau memotret, tinggal jalan mengikuti jalurnya, sampai ketemu tempat duduk yang jaraknya dari tempat makan burung hanya 10-an meter. Adam dengan sabar menjawab pertanyaan yang diajukan sambil menemani kami berjalan mengikuti ”trail” yang lebarnya hanya semeter itu. Jalur yang cukup banyak juga dilalui orang, baik tua, muda dan anak-anak ”nenteng” teropong dan monoculer berikut tripod-nya. Ada yang lagi asyik ”ngeker”, ada yang siap-siap memasang monoculer-nya di tripod. Ada yang lagi mencatat sembari melihat gambar burung di buku panduan. Atau sekadar duduk-duduk di bangku yang telah disediakan sembari mengamati burung di depannya.Penunjuk arah dan satwa apa yang dapat dilihat dengan keterangannya tersedia secara lengkap. Itulah Cagar Alam Rawa Titchwell, salah satu kawasan konservasi milik RSPB (The Royal Society for the Protection of Birds), satu dari sekian lembaga swadaya masyarakat terbesar di Inggris. Setelah mengamati sejenak, kami melanjutkan perjalanan menuju rumah mengamati burung I. Jaraknya 250 meter dari pintu gerbang. Dalam rumah ini, tampak di dinding terpampang poster-poster mengenai burung yang dapat dilihat. Selain itu ada surat selebaran untuk menjadi anggota RSPB, atau imbauan-imbauan untuk menjaga lingkungan. Rumah ini cukup luas, bentuknya mirip menara pengintai, hanya memanjang dan bagian depannya saja yang berjendela kaca dan dapat dibuka. Kalau mau mengamati, tinggal duduk dan buka jendelanya. Seandainya nggak mau buka jendela juga tidak apa-apa, tapi rasanya kurang memuaskan. Saat pengamat banyak, mereka harus antre secara bergantian, yang belum kebagian mengamati dengan duduk di belakang, tempat duduknya mirip bangku-bangku di stadion olahraga. BelajarKami berjalan kembali melalui daerah rawa rumput yang cukup tinggi tempat kupu-kupu dan tikus air. Di tempat ini juga disediakan tempat duduk untuk melihat tikus air, kalau beruntung bisa melihat. Ada keterangan singkat mengenai tikus air, mirip keterangan tumbuhan yang terdapat di Kebun Raya Bogor. Tak jauh dari sini, ada tempat anak-anak belajar mengenai ”Aquatic” (lingkungan perairan). Perjalanan dilanjutkan kembali menuju arah pantai yang jaraknya cuma satu kilometer dari pintu gerbang. Melalui rawa air tawar di sebelah kanan dan di sisi kiri rawa air asin. Sepanjang jalan ini terdapat tempat duduk untuk beristirahat. Walaupun hari panas, namun tak terasa, anginnya dingin, dan bertiup cukup kencang. Kami kembali masuk rumah mengamati burung II, bentuk tidak berbeda dengan yang pertama, hanya lebih besar dan berbentuk huruf L. Burung yang diamati dan poster yang terpampang di dinding berbeda, karena umumnya burung-burung air. Rumah untuk mengamati burung sebenarnya ada tiga, namun kami tidak menuju ke rumah yang ketiga, melainkan jalan terus menuju pantai. Di pantai banyak orang mengamati sambil santai, tiduran, berjemur di panas matahari, mirip orang kita piknik di pantai. Aku sering tersenyum geli kalau teringat di pantai utara Norfolk ini. Bayangkan, biasanya orang di pantai itu, berjemur, santai, nah kita kedinginan. Jadi lucu dan kelihatannya ”norak” sekali karena anginnya kencang dan dingin, terpaksa pakai jaket. Setiap MusimCagar Alam Titchwell yang terletak di pantai utara Norfolk luasnya 380 hektare, namun yang dapat dikunjungi hanya 100 hektare. Maklum cagar alam ini didominasi rawa air pasang surut. Titchwell memang sering dikunjungi, apalagi musim libur, memiliki banyak hal untuk banyak orang, mulai pemula sampai pengamat burung musiman dalam pencarian untuk sesuatu yang langka. Ratusan ribu burung migrasi menghabiskan waktu musim semi, gugur dan banyak pula pada musim dingin, di sini. Agar alam ini memberikan kesempatan yang baik untuk mengamati banyak spesies dari bebek, kelompok burung-burung migrasi, burung-burung laut dan angsa. Pada musim semi dan panas, kawasan ini merupakan rumah bagi burung lambang RSPB, termasuk jenis burung air. Burung dari kelompok burung migrasi ini telah bersarang pada laguna-laguna yang ada sejak tahun 1984. Kawasan konservasi di mana saja pasti menarik untuk dikunjungi. Cara pengelolaannya berbeda. Titchwell memang cagar alam, seperti cagar alam di Indonesia. Yang membedakan, kawasan konservasi di Inggris dapat dibeli asal punya uang dan dikelola secara ”apik”. Di Indonesia tidak dapat dibeli dan sangat lemah di pengelolaan. Di Titchwell cara pengelolaannya patut diacungi jempol. Sarananya lengkap, mulai areal parkir kendaraan, kamar kecil, tempat makan di areal terbuka, toko yang menjual peralatan untuk mengamati burung, kaos, kartu pos, buku panduan, makanan burung beserta tempatnya, sampai mainan anak-anak yang semua serba burung. Semua informasi ada dalam surat selebaran yang dibagikan bagi pengunjung, seperti surat selebaran untuk ”Trail Guide” isinya lengkap dan memadai. Surat selebaran kegiatan, informasi kegiatan bulanan. Ada juga informasi mengenai pasang surut air tiap pagi, sore, terang bulan, bulan setengah atau tidak ada bulan. Pokoknya informasi apa saja mengenai Titchwell ada. Penulis : Tomie Dono / BirdLife Indonesia Sumber : Sinar Harapan Peta Lokasi : Add as favourites (39) | Quote this article on your site | Views: 858 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
|||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Babat Gongso tjap To... |
| lama di smarang,baru tau kalo babat... |
| 23/11/08 20:45 More... |
| By jarry |
| Danau Toba, Bidadari... |
| :cry ,,aq jga sbagai orang btak cdi... |
| 23/11/08 12:01 More... |
| By devi |
| Gunung Bromo |
| Kalo punya info ke bromo berangkat ... |
| 23/11/08 10:09 More... |
| By yana |
| Menunggu Paket Wisat... |
| pengen banget maen ke situs majapah... |
| 22/11/08 22:19 More... |
| By sasongko w |
| Kompleks Candi Dieng |
| gw dan kel punya rencna ke dieng...... |
| 22/11/08 22:18 More... |
| By tutibono |