Sekitar 110 km dari Medan ke arah timur, terdapat sebuah desa kecil, dikelilingi hutan lebat di kaki jajaran Bukit Barisan. Tepat di tepi Sungai Bohorok, dengan latar belakang kemegahan Bukit Barisan, inilah Kawasan Ekowisata Bukit Lawang. Saat memasuki kawasan ini Anda akan berjalan menyusuri pinggiran sungai berarus deras dan melalui lorong kecil di antara tebing-tebing tinggi, sampai tempat penyeberangan sungai. Jalannya berbatu dan licin, jadi sangat diharuskan menggunakan sepatu untuk naik gunung yang masih dalam kondisi baik.
Sebuah jalan setapak berbatu-batu kembali harus dilalui. Setibanya di batas hutan, terdapat sebuah rumah besar dari kayu yang berfungsi sebasai base camp. Sisihkan waktu untuk membaca papan peraturan yang berisi larangan memberi makan atau berusaha menyentuh satwa apapun, tidak boleh berisik dan membuat onar, larangan mencemarkan lingkungan dan sebagainya.
Dari base camp, jalan menanjak cukup terjal selama 20-30 menit untuk sampai di feeding area. Seorang petugas duduk di pelataran papan yang dibangun agak tinggi di antara pepohonan. Ia membawa dua ember besar berisi pisang dan seember air. Beberapa Orangutan pun muncul.
Arahkan perjalanan balik melalui jalur yang berbeda, siapa tuhu bisa bertemu dengan satwa lainnya. Jalur menyempit dikelilingi vegetasi yang padat. Setelah turun beberapa ratus meter, terdapat anak sungai kecil dengan riak-riak mengalir tenang. Alunannya perlahan memecah kesunyian hutan.
Siapkan mental untuk bertemu sekawanan monyet, bertengger santai di dahan-dahan yang menaungi jalan setapak ini. Gemerisik daun bisa menandakan adanya orangutan. Perjalanan menembus hutan kali ini akan jadi pengalaman yang sangat seru.