Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Sulawesi arrow New Adventurer's Play Ground
New Adventurer's Play Ground PDF Cetak E-mail
(0 votes)
Luwu Timur tak hanya menyajikan panorama alam yang memesona setiap kali mata memandang. Wilayah ini ternyata juga menjadi arena berpetualang yang seru dan mengasyikkan.Paduan alam yang dimiliki oleh Luwu Timur memang sangatlah unik. Hutan, gunung, sungai, danau, dan lautnya menyimpan potensi yang amat besar untuk menjadi land of adventure di Sulawesi. Windsurfing, kayaking, scuba diving sampai mountain biking adalah rangkaian yang bisa dijalani dan mampu menjawab dahaga Anda yang selalu haus akan tantangan, sekaligus bercengkrama dengan alamnya.


Jumping into Water!


Bila Anda tergolong pecinta water sport sejati, apapun jenisnya. pasti akan tertegun kala menyaksikan Danau Matano yang merentang luas. Jernihnya air danau yang tenang seakan mernanggil-manggil untuk segera terjun ke dalamnya.

Berenang-renang di Pantai Ide, Salonsa atau pantai lainnya sambil menikmati kemurnian airnya adalah pilihan utama banyak orang di Danau Matano. Tak usah ragu dengan kualitas air danau ini. Meski ada aktivitas penambangan di sekitar danau yang telah berlangsung 30 tahun lebih, sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa air Danau Matano masih jernih dan bebas dari polusi.

Bila ingin mencoba yang lebih menantang, Anda bisa berenang dari Pantai Ide hingga Nuha yang berada 7,5 km di seberang sana. Rute ini pula yang digunakan pada lomba renang terbuka berskala nasional yang pernah diselenggarakan oleh PT. Inco pada tahun 2006 lalu.

Tapi perlu diingat, Matano bukanlah sembarang danau, melainkan salah satu danau terdalam di dunia! Jadi, jangan sampai Anda terlalu asyik berenang sampai jauh ke tengah, sementara Anda tidak memiliki skill renang yang manadai atau perlengkapan keamanan. So, beware with your safety!

Melaju Bersama Angin

Menjelajahi Danau Matano dengan wind surfboard juga aktivitas seru yang bisa dilakukan. Maklum saja, pada sore hari atau sekitar pukul 16.00, angin di danau cukup kencang sehingga mampu menjadi "mesin" yang akan mendorong Anda dan papan seluncur melaju dengan bebas di permukaan danau.

Wind surfing sendiri memang bukan olah raga yang bisa dikatakan gampang. Terlebih bagi yang baru pertama kali mencobanya. Jangankan untuk meluncur, naik ke atas papan dan menarik layarnya saja sudah setengah mati. Namun demikian, jangan berkecil hati dulu. Anda bisa mengikuti semacam short course oleh para instruktur yang ada di area Yacht Club yang dikelola oleh PT. Inco, sekaligus menyewa seluruh peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Selain itu, ada lagi cara lain bertualang di Matano yaitu dengan menggunakan kayak atau sebuah perahu kecil berbahan fiber seperti sampan. Kalau Anda sudah mahir mengayuh dayung berpisau ganda, maka Anda bisa menggunakan perahu jenis single atau untuk satu penumpang. Sedangkan, buat yang masih tergolong awam, Anda bisa ditemani oleh seorang trainer dan memakai jenis double yang juga tersedia di Matano Yacht Club.

Snorkeling or Scuba Diving

Buat peminat snorkeling dan scuba diving, Luwu Timur juga menawarkan lokasi yang wajib dicoba. Uniknya, olah raga ini bisa dilakukan di dua media yang berbeda yakni di air tawar atau air asin alias laut.

Kedalaman Danau Matano yang nyaris mencapai 600 meter tentu menjadi daya tarik untuk menyusuri alam bawah airnya. Sebuah gua alam di bibir danau yang berada sekitar 10 menit dari areal Yacht Club merupakan salah satu dive spot menarik di danau. Bila air sedang surut, mulut gua ini akan nampak dari kejauhan. Tapi saat air pasang, Anda akan sulit menemukannya. Karenanya, wajib ditemani oleh seorang pemandu yang telah mengenal seluk-beluk daerah ini untuk melakukan aktivitas menyelam.

Tak jauh dari entrance-nya, Anda akan menemukan sebuah chamber. Uniknya, suasana ruangan ini tidak gelap karena masih terjangkau oleh cahaya matahari yang menerobos dari celah-celah atap gua yang dihiasi sedikit stalaktit. Kabarnya, gua ini memiliki lorong yang panjang. Memang lorong lorong gua ini pernah dimasuki oleh para diver yang tergabung dalam diving club lokal. Tapi, penelusuran itu belum tuntas sampai ke titik akhir. Hasilnya, gua ini pun masih jadi misteri sampai kini. Berani coba?

Dive spot menarik lainnya tersembunyi di kawasan Pulau Bulu Poloe, di lepas pantai perairan Teluk Bone. Untuk menuju area ini, Anda harus menuju Malili, tepatnya di kawasan Pelabuhan Balantang. Dive spot ini belum banyak dikenal oleh kalangan diver. Namun tempat ini telah lama menjadi taman bermain para diver lokal yang tergabung dalam Sorowako Diving Club (SDC) yang lagi-lagi beranggotakan karyawan PT. Inco. Meski beberapa area sudah mengalami kerusakan akibat pengeboman yang dilakukan oleh nelayan lokal, masih ada gugusan karang indah yang kaya jenis ikan. Bersiaplah untuk menyaksikan kawanan ikan Baronang, peda peda, bump head yang berukuran besar yang menari-nari di depan mata.

Buat yang Suka Genjot

Luwu Timur ternyata bukan cuma asyik untuk para diver atau pecinta olahraga air saja. Tapi juga bagi para peminat olah raga yang satu ini yaitu, mountain biking.

Kontur dan hutannya yang alami ternyata menjadi arena bermain yang seru untuk dijelajahi dengan sepeda gunung. Adanya aktivitas penambangan nikel di Sorowako yang telah berlangsung lama pun membawa berkah tersendiri buat penggila extreme sport yang satu ini. Sebab, survei serta kegiatan lainnya tak terkait dengan aktivitas pertambangan yang meninggalkan "jejak" berupa rute yang sangat menantang untuk dijajal dengan sepeda bertapak besar itu. Kondisi trek yang ada pun cukup variatif berupa jalan tanah, tanjakan, sungai kecil, dan kawasan pedesaan.

Ada beberapa rute yang sering menjadi pilihan para komunitas cycling di Sorowako. Salah satu rute adalah Enggano Camp - Towuti. Rute ini berjarak sekitar 6 km dan dapat ditempuh selama 2 jam. Selain itu, ada pula rute lain yang tak kalah seru dan panjang seperti, Masjid Biro - Lioka - Kalapi Pit - Tabarano - Wasuponda dan Wawondula - Timampu.

Hampir semua rute itu berada di areal pertambangan. Oleh Sebab itu, bila Anda berminat untuk mencobanya, disarankan untuk ditemani oleh para bikers dari Sobec (Sorowako Bike Club), komunitas pecinta sepeda gunung setempat yang didirikan oleh karyawan PT. Inco. Selamat genjot!

Sumber: Majalah Tamasya

Peta Lokasi :

Add as favourites (29) | Quote this article on your site | Views: 604 | Cetak | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 11 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Babat Gongso tjap To...
lama di smarang,baru tau kalo babat...
23/11/08 20:45 More...
By jarry

Danau Toba, Bidadari...
:cry ,,aq jga sbagai orang btak cdi...
23/11/08 12:01 More...
By devi

Gunung Bromo
Kalo punya info ke bromo berangkat ...
23/11/08 10:09 More...
By yana

Menunggu Paket Wisat...
pengen banget maen ke situs majapah...
22/11/08 22:19 More...
By sasongko w

Kompleks Candi Dieng
gw dan kel punya rencna ke dieng......
22/11/08 22:18 More...
By tutibono

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats