Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home
Songket Kain Tenun Khas Melayu PDF Print E-mail
(31 votes)
There are no translations available

Songket Palembang sudah tersohor keindahannya. Kain hasil tenunan halus ini memiliki ciri khas berupa motif benang emas dan perak yang variatif serta warna yang indah. Siapapun gadis Palembang yang mengenakannya, terlihat bertambah cantik.

Sejak dulu Palembang ramai didatangi oleh para pedagang dari berbagai penjuru dunia untuk berniaga. Para pedagang dari Tiongkok misalnya, datang membawa kain sutera sedangkan pedagang India membawa benang emas dan perak. Kedua bahan itu kemudian digabungkan oleh tangan-tangan terampil para gadis Palembang. Mereka menenunnya di pedesaan hingga menghasilkan kain tenun yang mencirikan kebudayaaan Melayu. Kain itu kemudian dikenal dengan nama Songket yang menjadi kain khas Palembang yang tersohor di Pulau Sumatera, Semenanjung Malaka hingga pelosok tanah air bahkan mancanegara. Selanjutnya, Songket bukan cuma menjadi kain tenun khas Palembang melainkan juga kain tenun khas Melayu.Menurut Yeni (26 thn), salah satu pengelola Tujuh Saudara, perusahaan yang bergerak dibidang produksi kain khas Palembang, pembuatan kain tenun Songket ini menggunakan seperangkat alat tenun yang disebut Dayan melalui tahapan yang rumit. Sebelum ditenun, benang sutra yang awalnya berwarna putih dilakukan proses pewarnaan terlebih dahulu.

Kemudian dilanjutkan dengan tahap pencukitan yang mirip dengan proses streamin dalam penyulaman sesuai pola corak dan motif yang sudah didesain. Baru kemudian penenunan dimulai. Seluruh proses dapat memakan waktu hingga tiga bulan untuk mendapatkan kain songket yang halus. "Kalau kain tenun yang agak kasar hiasanya hanya sekitar satu bulan," jelas Yeni.

Alat tenunnya yang berbahan dasar kayu ada berbagai macam. Masing-masing memiliki nama dan fungsi tersendiri seperti dayan, beliro, pelipir, penyincing, tuju bilang, chacha, suri (sisir) buluh bambu, apit, dan pur.Tak hanya perangkat peralatan dan tahapan pembuatannya yang rumit, dalam pola corak warna dan motif benang emasnya pun juga banyak macamnya. Setiap bentang kain ada 4 bagian yaitu pinggiran, tumpal, tengah, dan tretes untuk ujung siku kain. Setiap bagiannya itu motifnya berbeda. "Bahkan di bagian Tumpal terdapat 4 jenis motif yaitu ombak, rumpak, carebung, dan tawur. Begitu juga di bagian tengah ada beberapa macam, seperti lepus, tabor, limar, dan bungo Cino," ungkap Lia (20 thn), adik Yeni.

Bagi sebagian orang memiliki Songket mempunyai gengsi tersendiri, sebab bisa menunjukkan martabat pemakainya. Oleh karena itu kain ini oleh pemiliknya tetap dijaga dengan baik bahkan dijadikan koleksi hingga kemudian diwariskan ke anak-cucu. Semakin tua umur Songket Palembang, semakin mahal harganya.

Kain Songket biasanya digunakan oleh pria dan wanita pada acara-acara pernikahan yang tidak hanya berasal dari adat Palembang tetapi juga daerah-daerah lain. Atau pada resepsi resmi dan acara-acara adat. Hasil industri rumah tangga ini seringkali dijadikan
cenderamata wisatawan saat bertandang ke Palembang atau kota lain di Sumatera Selatan.

Di pasaran Kota Palembang, harga songket bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah. Perawatannya mudah, kain atau selendang songket digulung lalu dimasukkan ke dalam kotak atau kantong dan diberi sedikit merica agar tidak dimakan rayap.

Tips :

Di Palembang banyak toko souvenir yang menjual kain tenun Songket Palembang. Selain songket, ada lagi hasil industri rumah tangga lainnya yakni kain tajung dan gebeng yang ditenun dari benang sutera, batik Palembang, pelangi (sewet jumputan), pradan (prado) yakni kain ukiran yang diberi cat perado, ukiran kayu, dan perabot/hiasan dari kayu lak. Berikut tempat-tempat membeli kerajinan khas Palembang :

  1. Pengrajin Tenun Songket dan cindera mata tradisional Palembang, Hj. Asmi Astari Songket, Jl. TI. Kerangga Wirosentiko No.273 Palembang.
  2. Mir Senen Galery, AKBP H.M.Amin No.43 Palembang.
  3. Serengam Setia, tempat menjual kain songket, Jl. Ki Gede Ing Suro No.164 Palembang.
  4. Rumah Lima Aziz (handycraft), Jl. Demang Lebar Daun No.51 Palembang

Sumber: Majalah Travel Club

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...


Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:


This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it atau This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it


Salam Liburan Indonesia...

Comments
Add New Search RSS
parman   |2008-06-03 20:59:48
kain sutra kembang & selendang salur khas palembang, kwalitas sedang, berapa harganya ya ???
susi   |2008-07-17 10:02:06
selain songket, ukiran kayu khas palembang juga ada, tolong info alamat dan no telpon tempat penjualan furniture kayu tersebut, thanks ya
eena   |2008-07-27 13:39:28
pokoknya pertahankan teruz batik2 indonesia
uul   |2008-07-28 16:39:00
ihhhhhhhhhh
lucu baget...javascript:ac_smilie(':p')
javascript:ac_smilie('')
tp tolong dong perbanyak penjelasan(gambar) dan kriya nusantara.

biar kami sebagai pelajar to kerajinan nusantara.javascript:ac_smilie(':?')

jd gampang githuu...nyari bahan bwt tugas di skul////ok brow!!!javascript:ac_smilie(':zzz')

:zzz :zzz
veli   |2008-10-09 15:18:20
Hho*
keren-keren
yaiyalah palembang
:grin
Eva  - Ada tanjak gak?   |2009-01-10 22:02:16
Ada tanjak gak
ronce   |2009-01-12 08:25:38
apaan tuh tanjak ?
nanang murad  - pewarna kain   |2010-02-14 09:42:34
saya adalah supplier bahan perwana kain, bisa ga kasih informasi nama, no tlp pengrajin tenun di palembang, terima kasih
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >
Artikel Liburan Terbaru
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
Menonton Masjid Terbesar Eropa Masjid RomaMenurut tradisi Romawi, sejarah awal kota Roma ditemukan si kembar Romulus dan Remus pada tahun 753 sebelum Masehi. Bukti arkeologi menunjukkan, Roma tumbuh dan berkembang dari kehidupan bernuansa keuskupan. Kota ini pernah menjadi ibu kota Kerajaan Romawi, Republik Romawi, dan Kekaisaran Romawi. Kota berusia lebih dari 2.500 tahun ini kini menjadi ibu kota Republik Italia di mana pemerintah Italia berkedudukan.

Selengkapnya...
               

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

We have 22 guests and 7 members online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
Indonesia Best Web Hosting
Mukena Amaly
The Green Village

Alexa Traffic Stats