Skip to content

liburan.info

Keranjang Belanja

Show Cart
Your Cart is currently empty.
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Irian Jaya arrow Carstensz Pyramide, Sulitnya Menggapai Atap Indonesia
PROMO CRUISE By Superstar Libra & Virgo
PROMO CRUISE By Superstar Libra & Virgo
Rp.2.671.500
Add to Cart
09 Days East Coast America Tour By China Airlines
09 Days East Coast America Tour By China Airlines
Rp.23.262.800
Add to Cart
04 Days Toraja Tour Package
04 Days Toraja Tour Package
Rp.2.105.000
Add to Cart
Carstensz Pyramide, Sulitnya Menggapai Atap Indonesia PDF Cetak E-mail
(1 vote)
Bagi pendaki gunung, mendaki jajaran pegunungan Jayawijaya dan Sudirman (Carstensz Pyramide), Irian Jaya, adalah impian. Betapa tidak, pada salah satu puncak pegunungan itu (Sudirman) terdapat titik tertinggi di Indonesia. Carstensz Pyramide (4.884 mdpl) menyimpan banyak keunikan dan tantangan. Bukan hanya karena puncaknya diselimuti salju tropis tetapi termasuk dalam deretan 7 (tujuh) puncak benua.
Jangan heran bila pendaki-pendaki papan atas kelas dunia berlomba untuk mendaki puncak tertinggi di Australasia ini. Tak kurang dari Heinrich Harrer si pendaki yang hidupnya diperankan Brad Pitt dalam Seven Years In Tibet menjadi orang pertama yang mendaki Carstensz Pyramid. Kemudian Reinhold Messner pendaki pertama yang mencapai 14 puncak di atas 8.000 meter.

Pat Morrow yang mencanangkan Carstensz Pyramid sebagai satu dari tujuh puncak di tujuh benua bumi ini. Irian itu bagian dari benua Australasia katanya. Ini mengakibat pendaki-pendaki kelas dunia berbondong-bondong mengikuti jejaknya di antaranya pendaki wanita pertama Everest Junko Tabei pernah menjamah puncak ini.

Sayang, liatnya prosedur izin yang harus dimiliki, membuat banyak pendaki harus mengurungkan niatnya untuk berekspedisi. Apalagi wilayah pegunungan tengah Irian Jaya sempat tertutup untuk pendakian sejak kasus penculikan di Mapenduma 1995 – 1996.

Izin Mendaki yang Rumit
Di kalangan pendaki gunung di Indonesia ada satir tentang pendakian gunung di Irian Jaya. ”Lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya,” keluh mereka. Izin pendakian gunung – utamanya ke Carstensz Pyramide – di Irian Jaya memang rumit dan tidak jelas. Tidak ada selembar surat izin yang sah seperti misalnya pendakian di Nepal di mana pendaki diberikan semacam paspor selembar lengkap dengan foto dan keterangan izin mendaki puncak ketinggian berapa di daerah mana.

Di Nepal ketika berhasil dan bisa menyerahkan bukti pun Departemen Pariwisata yang menangani izin ini mengeluarkan surat keterangan kesuksesan pendaki. Ketidakjelasan ini – hal yang biasa terjadi selama Orde Baru – selama bertahun-tahun bertahan dengan alasan klasik, keamanan.
Galih Donikara, seorang senior Wanadri menyebutkan untuk mendaki gunung ini harus memiliki rekomendasi dari kantor Menpora, Kapolri, BIA – intelejen Indonesia, Menhutbun/PKA, PT Freeport Indonesia (PTFI).

Kalau mau lewat Tembagapura ditambah dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Itu semua harus diurus di Jakarta. Lalu di Jayapura, rekomendasi dari Bakorstranasda dan Kapolda harus dikantongi. Di Timika, rekomendasi EPO dan izin PTFI untuk fasilitas lintasan.

”Terakhir di Tembagapura, koordinasi dengan Emergency Response Group (ERG) untuk penanganan Emergency Procedur dan aparat Satgaspam untuk masalah keamanan lintasan,” jelas pendaki gunung yang sempat tergabung dalam ekspedisi Indonesia – Everest ’97 ini. Galih mencapai puncak Carstensz Pyramid bersama tim Cina pada awal tahun Millenium ini. Bersama beberapa pendaki sipil dan militer, mereka menggunakan rute Timika lewat Tembagapura untuk mencapai kemah induk.

Jika lewat Nabire, surat dari Bakorstranasda dan Polda Irian Jaya harus dilaporkan ke Polres Paniai dan Kodim Nabire, yang keduanya ada di kota Nabire. Lalu terakhir di Ilaga, semua surat rekomendasi diberikan ke Tripika setempat (Ilaga) yaitu Polsek, Koramil dan Camat.

Tapi tunggu dulu, ketiga pimpinan tersebut akan memutuskan bisa atau tidaknya pendaki meneruskan ekspedisi. Semuanya tergantung dengan situasi keamanan pada saat itu. Bila sedang tidak ada bahaya yang dapat mengancam keselamatan pendaki seperti perang suku, maka pendaki boleh segera mulai. Nah itulah daftar panjang surat rekomendasi untuk mendaki atap Indonesia itu. Rumit dan repot.
Bambang Hertadi Mas, petualang dan pesepeda jarak jauh kawakan, sempat mengurungkan niatnya untuk berekspedisi ke puncak Carstensz Pyramide, gara-gara sulitnya mengurus izin pendakian itu. Paimo, panggilan akrab Bambang, lebih memilih memanjat Gunung Kilimanjaro, di benua Afrika untuk ekspedisi tahun 1987. ”Mending sekalian ke luar (negeri), toh ongkos dan susahnya proses perizinan relatif tidak jauh berbeda,” begitu komentar Paimo waktu itu.

Sebagian besar pemandu gunung, pendaki profesional sampai kelas amatiran, harus menelan kekecewaan. Padahal menurut mereka, banyak sekali turis-turis mancanegara yang ingin menggapai salju putih di kawasan tropis. Kegamangan masalah politik bumi Cendrawasih ini juga mengganggu upaya untuk menjadikan Carstensz Pyramid dan pegunungan Sudirman sebagai tujuan wisata yang bisa jadi andalan Papua. Bagi sebagian orang, Carstensz merupakan sumber rezeki tersendiri dan punya nilai jual yang tinggi.

Kelangkaan informasi tentang kedua pegunungan itu juga menjadikan minat terhadap pendakian gunung di Irian Jaya – utamanya Carstensz Pyramide – harus surut di tengah jalan. Kecuali, bagi para pendaki yang cukup dana dan pengalaman. Tak banyak buku-buku ”keluaran” negeri sendiri yang benar-benar menceritakan nikmatnya bertualang menggapai atap Indonesia itu. Paling-paling hanyalah beberapa bentuk tulisan hasil ekspedisi ke sana.

Akhirnya, pendaki-pendaki lokal harus pontang-panting mencari informasi ke beberapa perkumpulan pencinta alam ternama dan berpengalaman di negeri ini. Tapi itu mungkin tidak seberapa rumit jika dibandingkan dengan mengurus perizinannya. Sampai kapan?

Penulis : Bayu Dwi Mardana Kusuma
Sumber : Disarikan dari berbagai catatan pendaki

Peta Lokasi :

Add as favourites (28) | Quote this article on your site | Views: 555 | Cetak | E-mail

  Komentar (1)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 30-03-2008 15:34
skarang ini untuk naik carstensz gampang sekali ngak usah terlalu banyak perijinan, mungkin duluhnya begitu tapi skarang ngak seperti itu lagi.

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

Guide Liburan.Info

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Produk Terbaru

10 Days Eastern Europe TourBy China Airlines
10 Days Eastern Europe TourBy China Airlines
Rp.20.738.300
Add to Cart

Produk Acak

The Grand Bali (Ex. Swiss-Grand Bali) (4 Stars)
The Grand Bali (Ex. Swiss-Grand Bali) (4 Stars)
Rp.630.000
Add to Cart

Iklan di Liburan

Virtual Vending

Pencarian di Google

Masuk Disini

Produk Liburan.Info

Ciputra - Jakarta (4 Stars)
Ciputra - Jakarta (4 Stars)
Rp.550.000
Add to Cart


Copthorne Orchid - Singapore
Copthorne Orchid - Singapore
Rp.820.450
Add to Cart


Tunjungan - Surabaya (4 Stars)
Tunjungan - Surabaya (4 Stars)
Rp.470.000
Add to Cart


Golden Boutique Hotel - Jakarta (4 Stars)
Golden Boutique Hotel - Jakarta (4 Stars)
Rp.430.000
Add to Cart


Ramada Bintang Bali Resort (5 Stars)
Ramada Bintang Bali Resort (5 Stars)
Rp.1.180.000
Add to Cart


Siapa yang Online ?

Saat ini ada 1 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Mendaki Tembok Raksa...
great wall is a great construction ...
23/07/08 19:33 More...
By rian

Danau Gunung Tujuh, ...
akhirnya di umur 21 th aku bru bs m...
23/07/08 17:18 More...
By occy

Wisata Alam Situ Gun...
saya awal juli kmrn kesana untuk st...
23/07/08 16:46 More...
By tea

Bandar Kuching
kereen.....
23/07/08 15:33 More...
By Nona

Kesejukan Danau Mani...
Suasananya masih pedesaan, tenang, ...
23/07/08 14:15 More...
By jacky

Rekan Liburan.Info

Indonesia Antique Galery