Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home
Batik, Setia Bersama Masa PDF Print E-mail
(7 votes)
Article Index
Batik, Setia Bersama Masa
Page 2
Page 3
There are no translations available

Solo adalah Kota Batik. Pemberian nama ini bukan tanpa alasan, karena batik, yang merupakan salah satu ikon identitas bangsa Indonesia, adalah bagian dari keseharian masyarakat Solo yang turut menjadi tulang punggung kehidupan. Batik ada di mana-mana. Setia bersama masa dan meraja melebihi raja. Batik bukan hanya tentang kain dengan berbagai macam motif yang tergambar di atasnya, karena berbagai filosofi pun tertanam di dalam karya seni itu. Batik Solo memiliki keunikan dari daerah-daerah yang lain dan membuatnya mengandung nilai historis di luar kekuatan estetika yang jelas-jelas tersaji. Berdasarkan beberapa sumber, batik dan teknik pembuatannya memang tidak sepenuhnya ditemukan oleh bangsa Indonesia, namun di sinilah ia berkembang dan menemukan tempatnya di dalam perjalanan panjang kebudayaan bangsa.

Batik, Riwayatmu Dulu...
Batik telah dikenal sejak jaman Kerajaan Majapahit, bahkan teknik membatik itu sendiri konon diperkenalkan saat kebudayaan India dan Cina masuk ke Nusantara, karena teknik mewarnai dengan menggunakan malam telah dipergunakan di Negeri Tirai Bambu sejak zaman Dinasti Tang.

Kata batik konon berasal dari kata ambatik, yang artinya kain dengan titik-titik kecil. Tik sendiri artinya titik dan batik merupakan kain yang diberi motif dengan menitikkan malam di atasnya. Dahulu batik hanya dipergunakan oleh kalangan kerajaan, karena teknik pembuatan dan motif yang terkandung di dalamnya. Sebuah catatan sejarah bahkan mengatakan bahwa Sultan Agung, sebagai raja Mataram yang sangat terkenal, mempergunakan batik sebagai pakaian kebesaran.

Canting vs Cap
Pembatikan biasanya dilakukan di atas 2 macam bahan, yakni katun dan sutera. Kedua bahan itu memiliki tingkat penyerapan malam terbaik yang akan sangat membantu dalam proses pewarnaan. Bahan tersebut harus melalui pencucian hingga beberapa kali untuk menghilangkan semua kotoran yang menempel sebelum mulai diproses. Setelah itu outline motif diletakkan dengan menggunakan arang atau pensil, sebelum ditimpa dengan malam.

Terdapat 3 teknik pembuatan batik, yakni tubs, cap dan printing. Namun hanya tulis dan cap yang dipergunakan di dalam batik Solo. Batik tulis merupakan proses yang lebih rumit dibandingkan dengan cap. Pembuat barus memiliki keterampilan dalam menggunakan canting, yakni semacam pena untuk menggambar motif dengan malam atau lilin. Canting sendiri konon merupakan ciptaan asli suku Jawa. Teknik pewarnaan menggunakan malam boleh berasal dari budaya asing, namun alat mungil ini merupakan hasil karya anak bangsa yang pantas dibanggakan.

Seiring waktu, batik tidak lagi hanya digunakan oleh keluarga dan penghuni kerajaan, namun menjadi milik publik dan dipergunakan oleh segala kalangan. Memenuhi permintaan yang semakin meningkat, teknik pembuatan batik pun mengalami perkembangan, yakni dengan menggunakan cap yang terbuat dari tembaga. Berbagai motif dengan mudah diaplikasikan kepada bahan dengan mencapnya. Kuncinya, cap itu harus dibuat dengan sangat teliti dan hati-hati karena antara satu dan lainnya harus benar-benar sama.

Batik yang dibuat menggunakan teknik cap, tulis atau penggabungan keduanya dengan mudah dapat Anda temukan di berbagai toko busana dan pasar tradisional yang ada di Solo. Harga dapat bervariasi, tergantung teknik pembuatan dan bahan yang dipergunakan. Batik yang dibuat dengan teknik tulis, dengan warna yang beragam memiliki harga yang lebih mahal karena pertimbangan waktu, usaha dan nilai estetika yang terkandung di dalamnya. (and)

Tradisi Di Dalam Motif Batik
Walaupun banyak perancang kini seringkali melahirkan motif-motif free style, alias lepas pakem tradisional, namun beberapa motif berikut masih dan tetap akan menjadi identitas utama batik.

Kawung
Motif kawung adalah salah satu motif tertua yang dikenal di dalam pembuatan batik, paling tidak sejak abad ke-13. Motif ini berupa lingkaran-lingkaran yang saling menempel. Beberapa ornamen dekorasi lainnya, seperti garis-garis yang bersilangan atau titik-titik, kadang diletakkan di dalam lingkaran itu. Motif ini dahulu hanya dipergunakan oleh keluarga kerajaan Jogjakarta.

Ceplok
Motif ceplok adalah perpaduan dari banyak bentuk, seperti kotak, bintang atau lingkaran. Walau pada dasarnya sangat geometris, namun motif ceplok juga bisa terlihat sangat abstrak dan mengakomodasi gambar-gambar yang lebih alami seperti bunga atau binatang.

Parang
Seperti motif kawung, dahulu motif parang hanya boleh digunakan oleh keluarga kerajaan di Jawa Tengah. Motif ini terlihat seperti pisau atau parang yang dipergunakan untuk berperang. Konon orang yang menikah tidak boleh mempergunakan motif ini karena nanti pernikahannya akan penuh pertengkaran.

Fakta Menarik Tentang Batik
  1. Batik tulis yang berkualitas baik bersifat reversible, atau terlihat sama persis dari depan atau belakang.
  2. Kalau maiam jatuh di luar motif yang diinginkan, harus dibersihkan dengan air panas dan harus dicungkil menggunakan besi panas.
  3. Batik cap yang jelek biasanya terlihat dari motif yang saling meniban dan garis yang warnanya tidak solid.

Sumber: Majalah Tamasya

Peta Lokasi :

Add as favourites (83) | Quote this article on your site | Views: 1549 | Print | E-mail

  Comments (11)
RSS comments
1. Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it , on 12-02-2008 16:13
:grin
2. Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it , on 07-06-2008 10:21
:? sertai foto batik motif larangan, donk
3. Written by diana, on 20-07-2008 11:50
:sigh
4. Written by Nyoman, on 21-07-2008 11:40
Kok saya lihat cuma Nelson Mandela saja yang setia sama batik yah .... :)
5. Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it , on 24-08-2008 11:50
8) batik keren abiizZz di banten


 
< Prev   Next >
Artikel Liburan Terbaru
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
Gunung Sibayak, Tanah Karo
There are no translations available

Sampai saat ini sepertinya Gunung Sibayak tidak akan habis-habisnya didaki oleh pencinta alam yang datang dari berbagai pelosok daerah. Pada hari-hari tertentu lokasi wisata penuh petualangan ini seperti layaknya pasar malam. Lautan manusia tumpah bersama lampu, lilin yang memancarkan keindahan ketika malam hari. Deru angin yang dingin menambah pesona Gunung Sibayak bertambah menarik untuk dikunjungi.
Selengkapnya...
               

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Hotel Booking Real Time all Around The World

Advertisement at Liburan

Pesan Disini !!!

Member Login

Who Is Online ?

We have 5 guests online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Last Comment

Ujung Genteng Beach
waah mantap sekali ini tempat. keb...
21/11/08 09:54 More...
By miaz

Dreamland Pantai Imp...
Hampir tenggelam gue di pantai ini,...
20/11/08 09:07 More...
By Abi

Candi Songgoriti
Sayang ya, candi secantik ini tidak...
20/11/08 08:25 More...
By robin

Dari Serayu ke Owabo...
bbrp kali rafting di serayu..ga aka...
19/11/08 19:25 More...
By Evi

Pantai Iboih, Surga ...
emang benar kalo pantai iboih tu pa...
19/11/08 17:17 More...
By Nazaruddin

Partner Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats