Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Area Lainnya arrow Nirwana Biru Pantai-pantai Belinyu
Nirwana Biru Pantai-pantai Belinyu PDF Cetak E-mail
(4 votes)
Indeks Artikel
Nirwana Biru Pantai-pantai Belinyu
Halaman 2
Kesan kota tua sangat terasa jika kita menyusuri jalanan kota Belinyu di Pula Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Bangunan-bangunan khas tahun 1960-an, dan bahkan peninggalan zaman Belanda, masih tegak berdiri menghiasi sisi kanan-kiri jalan kota itu. Berkeliling di jalan-jalan sempit di Kelurahan Kuto Panji atau di sekitar gereja Katolik Belinyu, kita juga dengan mudah mendapatkan beraneka ragam makanan setempat, yaitu olahan dari ikan tenggiri, baik otak-otak, pempek, maupun kerupuk ikan. Gurih, lezat, dan sangat menggoda selera.

Bangunan-bangunan berarsitektur China juga banyak terdapat di Belinyu. Kelenteng, vihara, sampai rumah penduduk yang mempertahankan corak China masih berdiri sentosa. Maklum, Belinyu adalah salah satu kawasan pertambangan timah pada zaman Belanda yang dikerjakan oleh ribuan kuli kontrak dari negeri China. Itu sebabnya hampir semua aspek kehidupan di Belinyu merupakan perpaduan antara China dan Melayu Bangka.

Kota Kecamatan Belinyu letaknya sekitar 90 km di sebelah utara Kota Pangkal Pinang. Perjalanan menuju dan di seputaran Belinyu akan lebih mudah dilakukan jika membawa kendaraan sendiri karena minimnya angkutan umum. Selain suasana kota dan makanan khas yang menarik, Belinyu juga menyimpan keindahan pantai-pantai yang eksotis di sebelah utara, tepatnya di sekitar pertigaan Desa Romondong. Jalan yang lurus dari pertigaan itu akan membawa ke Pantai Penyusuk di ujung utara Pulau Bangka. Warna biru yang bergradasi dari biru muda ke biru tua dari bentangan luas air laut langsung menyergap pandangan mata.

Jalan menurun menuju ke pantai membuat pengunjung langsung dapat menikmati pemandangan ke arah laut yang luas. Pemandangan menjadi sangat indah dan cantik oleh adanya batu-batu granit besar yang tersembul di tengah laut. Di sisi dalam Pantai Penyusuk yang menghadap ke Teluk Klabat, pengunjung dapat bermain air sampai agak jauh ke tengah laut karena ombak relatif teduh. Pulau-pulau karang di kawasan itu memecah ombak sehingga pantai menjadi teduh.

Elang laut dan burung-burung laut lainnya sering terbang di sekitar pulau-pulau kecil itu karena lingkungannya yang masih perawan. Di hutan bagian dalam pulau-pulau kecil itu juga hidup beberapa satwa liar lainnya. Pengunjung yang ingin mengitari pulau-pulau kecil itu pun bisa dilakukan dengan mudah. Para nelayan siap mengantar dengan perahu-perahunya. Tarifnya juga tidak terlalu mahal, tergantung jarak yang ingin ditempuh dan kepintaran pengunjung menawar.

Pulau yang cukup menarik dikunjungi adalah Pulau Tikus. Di Pulau ini terdapat mercusuar yang baru dibangun pada tahun 1990-an yang bisa dijangkau dalam waktu sekitar 15 menit. Di pulau ini terdapat pantai yang landai sehingga mudah didarati perahu. Selain pasirnya yang lembut, pantai di Pulau Tikus juga dihiasi batu-batu granit muda di tepiannya. Sangat eksotis untuk berfoto ria di sana.

Mendaki ke bagian atas pulau, pengunjung dapat melihat Teluk Klabat secara keseluruhan. Bak nirwana biru, ombak-ombak air laut bergulung perlahan dan pecah di daratan hijau. Perubahan warna air dari biru muda kehijauan di tepi pantai menjadi biru, sampai biru tua di tempat yang dalam, terlihat jelas. Di Pantai Penyusuk sendiri, udang, cumi-cumi, dan ikan bakar sudah tersedia bersama nasi hangatnya. Semuanya masih segar hasil tangkapan nelayan setempat. Untuk minumnya, kelapa muda dari pohon-pohon di tepi pantai juga dapat dipesan.

Pantai Romondong

Bagi pengunjung yang menginginkan suasana pantai yang luas dan memanjang, sepi dan tenang, Belinyu menawarkan keindahan Pantai Romondong, kawasan yang tak begitu jauh dari Pantai Penyusuk. Pengunjung yang datang dari arah pertigaan Romondong akan disambut dua batu granit berukuran besar yang menyerupai gapura. Batu-batu granit hitam dan besar juga tersebar di beberapa lokasi menuju ke pantai.

Pantai Romondong merupakan pantai yang landai dan memanjang sekitar 800 meter. Pasirnya putih bersih. Di mulut pantai terdapat beberapa batu granit besar yang dapat dipanjat dan diduduki untuk melihat pemandangan Teluk Klabat yang indah. Pasirnya tidak terlalu gembur sehingga dapat dilalui kendaraan dari ujung sampai ke ujung yang lain. Suasana yang sepi dan tenang serta keteduhan pohon- pohon kelapa membuat banyak pasangan muda-mudi sering memadu kasih di sudut-sudut pantai.

Menurut Fatima, penduduk Desa Romondong, di pantai itu dulu terdapat beberapa cottage dan kafe sehingga banyak pilihan makanan dan hiburan. Namun, semua bangunan itu kini tinggal reruntuhannya saja.

Pasir putih

Selain di Pantai Romondong, Belinyu menyimpan beberapa pantai pasir putih lainnya. Dua di antaranya adalah Pantai Bubus dan Pantai Pejem. Sayangnya, kedua pantai yang eksotis itu tidak dilengkapi akses jalan yang cukup bagus jika dibandingkan dengan Pantai Penyusuk dan Romondong. Lokasi Pantai Bubus juga tak jauh dari pertigaan Desa Romondong. Arahnya menuju ke Pantai Penyusuk, tetapi kemudian berbelok ke kanan menyusuri jalan tanah sejauh satu kilometer.

Pantai itu terletak jauh di bawah jalan. Namun, justru karena posisinya yang rendah itulah pengunjung pantai ini bisa sangat mudah menikmati cakrawala di Teluk Klabat. Biru laut yang lembut bagaikan pantulan cahaya nirwana yang menenangkan hati. Pasir putih di Pantai Bubus sangat lembut dan gembur. Sangat menyenangkan untuk berolahraga pantai, seperti voli atau futsal pantai.

Pantainya juga memanjang, di belakangnya terdapat rimbunan kebun kelapa, lengkap dengan rumput pendeknya yang cocok untuk piknik keluarga. Sementara Pantai Pejem menawarkan suasana yang jauh lebih tenang. Pantai ini terletak di salah satu sudut Teluk Klabat sehingga terdapat perpaduan yang cantik antara muara sungai, hutan mangrove, perkebunan kelapa, dan pantai pasir putih yang kemilau.

Jalan menuju ke Desa Pejem cukup jelek dan dikotori debu dari bekas pertambangan timah. Jalan masuk ke pantai lebih jelek lagi karena merupakan jalan setapak dari tanah dan hanya dapat dilalui sepeda motor. Itu pun harus dilakukan dengan menembus ilalang dan melewati jembatan kayu yang rapuh. Namun, petualangan yang agak merepotkan itu akan terbayar setelah melihat keindahan Pantai Pejem. Pasir putihnya sangat lebar dan memanjang. Deburan ombak yang mengempas ke pantai tidak terlalu kuat sehingga cocok bagi yang hendak mandi air laut.

Warga masyarakatnya juga sangat ramah. Pengunjung dapat membeli, bahkan meminta mereka untuk mencarikan dan sekaligus mengupas kelapa muda. Jika beruntung, pengunjung juga dapat membeli kepiting hitam atau ikan dari nelayan setempat dan sekaligus memanggangnya di pantai. Kepala Dinas Pariwisata Bangka Yang Megawandi mengungkapkan, Belinyu menyimpan belasan pantai yang indah, lengkap dengan kekhasan masing-masing. Sayangnya, transportasi umum menuju ke lokasi- lokasi tersebut belum tersedia.

Promosi akan pantai-pantai eksotis di Belinyu juga sulit dilakukan karena keterbatasan dana dan ketiadaan prasarana penunjang.

Kompas, Emilius Caesar Alexey, 29 Desember 2006


Peta Lokasi :


Add as favourites (34) | Quote this article on your site | Views: 1600 | Cetak | E-mail

  Komentar (9)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 14-01-2008 22:31
ndok. mano rumah tuo di belinyu? dak do ditampilkan aben. tolong masukkan jugo wong ngejemur kemplang; buah tampui atau rukem dll ciri khas belinyu.
2. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 12-02-2008 18:41
wew indah ge pantai e 
cb men ad turis tambah eksotis e 
?????
3. Ditulis oleh yau, pd 25-03-2008 22:09
phak kak liang nya gak ditulis ya?
4. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 30-04-2008 13:32
hm..po kbr e bElinyu Skrg??agik mati lampu dak???
5. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 18-06-2008 19:52
cemano ek liburan men mati lampu terusss... 
 
APA KATA DUNIA????? :cry


 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 1 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Pantai Ujung Genteng
waah mantap sekali ini tempat. keb...
21/11/08 09:54 More...
By miaz

Dreamland Pantai Imp...
Hampir tenggelam gue di pantai ini,...
20/11/08 09:07 More...
By Abi

Candi Songgoriti
Sayang ya, candi secantik ini tidak...
20/11/08 08:25 More...
By robin

Dari Serayu ke Owabo...
bbrp kali rafting di serayu..ga aka...
19/11/08 19:25 More...
By Evi

Pantai Iboih, Surga ...
emang benar kalo pantai iboih tu pa...
19/11/08 17:17 More...
By Nazaruddin

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats