Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home
Oleh Oleh Sedap Dan Belanja Seru PDF Print E-mail
(0 votes)
There are no translations available

Salah satu surga kuliner di Indonesia. Salah satu gudangnya makanan enak. Berbagai jenis, beragam rupa, untuk bermacam selera. Jadi tak salah jika oleh-oleh yang paling dinanti dari Kota Semarang juga berupa kudapan, cemilan dan jajanan.
Bukan berarti Anda tak boleh membawa batik, kebaya, bordiran ataupun kerajinan lainnya sebagai buah tangan dari Semarang. Tapi kemungkinan besar keluarga dan kerabat yang Anda tinggalkan untuk berwisata atau berbisnis di Semarang ini sudah membayangkan dan merencanakan makan malam istimewa dengan bandeng presto atau menonton televisi sambil mengudap wingko babad dan lunpia. Dan bukan untuk berdandan cantik dengan batik dan kebaya. Tak perlu mengecewakan harapan mereka. Di Semarang, oleh-oleh makanan khas kota ini ada di mana-mana dan dapat dikemas rapi untuk Anda sehingga mudah membawanya pulang ke kota asal.

Legit Legendaris
Terbuat dari adonan ketan, gala pasir, kelapa, garam dan air yang dipanggang di atas arang dalam tungku batu bata, kue bernama wingko babad yang berbentuk bulat pipih dan rasanya legit ini selalu dihubungkan dengan Kota Semarang. Padahal kue ini ternyata bukan jajanan asli Semarang. Seorang perempuan keturunan Cina asal Kota Babad, sebuah kota kecil dekat Tuban, Jawa Timur, pindah ke Semarang tahun 1944 demi kehidupan yang lebih baik. Untuk membantu suaminya yang berpenghasilan tidak tetap, perempuan bernama Loe Lan Hwa ini mencari pemasukan tambahan melalui keterampilannya membuat kue. Sejak tinggal di Kota Babad, ia memang sudah sering membuat kue wingko, sebuah resep kuno yang diwariskan dari orang tuanya.

Maka mulailah ia memasarkan kue ini di Semarang. Wingko buatannya ia jajakan dari rumah ke rumah dan sebagian ia titipkan pada pekerja kios di Stasiun Tawang. Lama kelamaan, warga Semarang dan juga pengunjung dari kotakota lain, mulai ketagihan dan menanyakan nama kue itu. Loe Lan Hwa pun menamakannya wingko babad. Setelah itu, terinspirasi dari suaminya yang bekerja di stasiun, bungkus kue yang tadinya tidak bermerek, ia bubuhi gambar kereta api.

 Toko kecil di rumahnya di Jl. Cendrawasih, tak jauh dari Stasiun Tawang, semakin ramai. Kini, wingko babad cap kereta api menjadi oleh oleh yang legendaris. Meski penjualnya bisa ditemui nyaris di setiap sudut kota, banyak pelancong tidak puas sebelum membelinya sendiri dari toko kecil yang kini dikelola oleh putrinya, The Giok Kwie atau lebih dikenal dengan nama Ny. Sinata.

Toko Wingko Babad Cap Kereta Api
JL Cendrawasih No. 14,Semarang

Ragam Kudapan JI. Pandanaran
Wingko babad dan oleh-oleh khas Semarang lainnya, sebenarnya mudah sekali didapatkan tanpa harus nyasar keliling keliling kota. Datang saja ke sebuah jalan besar yang bermuara di Simpang Lima. JI. Pandanaran namanya. Sepanjang jalan ini dipenuhi toko, kios, warung dan gerobak penjual beragam oleh-oleh sedap yang menjadi trademark Ibukota Jawa Tengah.

Dari pia atau yang wring disebut kue bulan, kue wujud syukur masyarakat keturunan Cina yang beretnis Hokkian, hingga bandeng tulang lunak dan bandeng asap, semua bisa dibeli di sini. Begitu pula lunpia Semarang yang tersohor itu.

Buka sepanjang hari, dari jam 08.00 hingga 22.00, pia Semarang dalam beragam bentuk dan rasa, berkotak-kotak ikan bandeng yang telah diolah secara presto sehingga bahkan tulangnya pun lunak dan bisa dimakan, atau ikan bandeng yang diasapi dan harum mengundang, hingga lunpia Semarang yang bisa dibeli mentah maupun sudah digoreng kering dan renyah, adalah sebagian pilihan lezat dari Jl. Pandanaran. Wingko babad, sosis Solo, kacang rebus dan juga bermacam-macam buah-buahan merupakan pilihan lainnya. Tasty treats, endless options.

355 Days of Shopping
Sementara bagi Anda yang lebih suka berbelanja di dalam gedung berpendingin, tentu pilihannya adalah Plasa Simpanglima. Strategis di pusat kota, shopping center terbesar di Semarang ini sudah berdiri sejak sekitar 15 tahun yang lalu. Dengan waktu beroperasi dari jam 09.00 hingga 21.00 setiap hari, bahkan sampai 21.30 di malam minggu, mal kebanggaan Semarang ini hanya menutup pintunya sehari dalam setahun, yakni hari pertama Idul Fitri. Selebihnya, Plasa Simpanglima buka terus, 355 days of shopping!

Dengan sekitar 200 tenants, termasuk Matahari Shopping Center sebagai tenant terbesarnya, lantai dasar sampai lantai 6 di Plasa Simpanglima dipenuhi pertokoan. Sedangkan ruang-ruang pertemuan yang dapat Anda sewa berada di lantai 7 dan tempat bermain biliar di lantai 8. Lantai 9 hingga 11 adalah areal milik Horison Semarang yang terdiri dari kolam renang, spa dan fitness center, dengan beberapa akses pintu masuk langsung ke pusat perbelanjaan ini bagi para tamu hotel tersebut. Dan, sejak 1997, Plasa Simpanglima menambahkan sebuah bangunan baru berlantai 4 yang dinamakan Plasa Simpanglima II. Temukan pusat penjualan ponsel di lantai 3 dan sentra komputer di lantai 5. Hugo's, sebuah discotheque bergengsi, kini hadir pula di lantai 6 Plasa Simpanglima II ini. Tambahan terbaru yang akan memudahkan Anda jika Anda menginap di Hotel Ciputra Semarang
adalah sebuah jembatan indoor yang menghubungkan Plasa Simpanglima dengan hotel berbintang ini. Happy shopping!

Plasa Simpanglima
Jl.A.Yani No.1,Semarang

Bawa Dompet & Bawa Kamera!
Kalau Anda menginginkan pengalaman berbelanja yang lebih tradisional, sera, serta menyajikan kesempatan unik untuk mendapatkan momen-momen fotografi yang sangat 'bercerita', bangunlah pagipagi clan kunjungilah Pasar Gang Baru dari Subuh hingga sekitar jam 9 pagi. Disebut juga Pasar Cina, pasar yang terletak di Gg. Warung di kawasan Pecinan Semarang ini merupakan surga belanja, sekaligus surga fotografi. Gang kecil dan sempit yang panjang ini, alive and bustling dengan beragam warna yang tak hanya bikin hati ingin membeli, namun juga mengabadikannya dengan jepretan kamera.

Namun ingatlah, pasar ini belum dimodernisasi dengan lantai tegel seperti di Jakarta. Di sini, kalau hujan, ya becek. Aromanya, ya khas pasar tradisional, campuran bau got, sayuran, buah, daging, seafood dan sebagainya. Tapi serunya minta ampun! Bahkan penduduk lokal pun akan dengan senang hati bertestimoni, "Harganya mungkin sama dengan pasar lainnya, tapi kualitasnya jauh lebih baik di Pasar Gang Baru. Lebih fresh! Dan suasananya seru!"

Bagaimana tidak, di mulut gang, penjual ikan, kerang, kepiting, cumi dan udang menyambut Anda dengan jualannya. Dilanjutkan dengan penjual daging ayam, sapi, babi dan bebek, baik mentah maupun yang sudah dipanggang. Lalu temukan tumpukan buah-buahan segar, mulai dari yang `normal' seperti pisang dan jeruk, sampai buah musiman seperti alpukat, sirsak, jambu air dan durian, serta juga buah-buahan 'impor' seperti strawberry, pir dan apel. Belum lagi penjaja tahu, tempe, jamur-jamuran eksotis dan tentunya berbagai jajanan pasar. Tersedia pula pernak-pernik, alat-alat sembahyang, perlengkapan rumah tangga, serta beragam jenis makanan jadi. Pokoknya komplit. Jadi selain membawa dompet, jangan lupa membawa serta kamera Anda!

Sumber: Majalah Tamasya

Peta Lokasi :

Add as favourites (79) | Quote this article on your site | Views: 2051 | Print | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Comment:



Code:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Prev   Next >
Artikel Liburan Terbaru
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
Gunung Sibayak, Tanah Karo
There are no translations available

Sampai saat ini sepertinya Gunung Sibayak tidak akan habis-habisnya didaki oleh pencinta alam yang datang dari berbagai pelosok daerah. Pada hari-hari tertentu lokasi wisata penuh petualangan ini seperti layaknya pasar malam. Lautan manusia tumpah bersama lampu, lilin yang memancarkan keindahan ketika malam hari. Deru angin yang dingin menambah pesona Gunung Sibayak bertambah menarik untuk dikunjungi.
Selengkapnya...
               

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Hotel Booking Real Time all Around The World

Advertisement at Liburan

Pesan Disini !!!

Member Login

Who Is Online ?

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Last Comment

Ujung Genteng Beach
waah mantap sekali ini tempat. keb...
21/11/08 09:54 More...
By miaz

Dreamland Pantai Imp...
Hampir tenggelam gue di pantai ini,...
20/11/08 09:07 More...
By Abi

Candi Songgoriti
Sayang ya, candi secantik ini tidak...
20/11/08 08:25 More...
By robin

Dari Serayu ke Owabo...
bbrp kali rafting di serayu..ga aka...
19/11/08 19:25 More...
By Evi

Pantai Iboih, Surga ...
emang benar kalo pantai iboih tu pa...
19/11/08 17:17 More...
By Nazaruddin

Partner Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats