Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Kuliner arrow Wisata Kuliner arrow Resto Tradisional di Russberg
Resto Tradisional di Russberg PDF Cetak E-mail
(1 vote)
Makan menjadi hobi keluarga besar kami hingga mengantarkan diri ke sebuah restoran tradisional, Krone di Russberg, kota Rietheim, Jerman yang menjadi rekomendasi bagi Anda untuk beristirahat sembari mengisi perut dengan menu tradisional andalan. Seperti tahun lalu, dalam perjalanan keliling Jerman berkali-kali kami lewati tempat yang memajang besar-besar huruf cantik "Gasthaus Krone" atau dialihbahasakan sebagai Restoran Mahkota. Kali ini aku tak menyangka,
sekonyong-konyong mobil yang memiliki dudukan kursi berjumlah tiga di depan ini berhenti tepat di halaman parkir yang terbentang di dekat sebuah lapangan sepak bola nan hijau itu.

Mike tersenyum, rupanya Oma Helga ngotot mampir meski kami merencanakan makan di Mini golf restoran. Opa Werner hanya tersenyum dan berujar "Sudah lama tidak .". Kutatap beberapa orang yang sedang minum-minum di dua set bangku kayu. Belahan pohon itu tertanam di pelatarannya hingga memberikan nuansa warna coklat dan memendarkannya pada sekawanan yang bersepeda itu.

Ya, bersepeda menjadi pilihan rakyat Jerman untuk menjaga stamina di musim panas yang suhunya naik turun, kadang bisa panas 38 derajat lalu tiba-tiba awan menggumpal dan hujan menurunkan suhu hingga 18 begitu seterusnya

Begitulah, lengkap dengan helm, kaos, celana dan sarung tangan khusus untuk bersepeda mereka ini melepas lelah di restoran yang di sana bertengger sebuah pohon besar di sayap kiri. Mirip pohon Ek. Kulihat meja panjang di
depan mereka, rupanya draft beer menjadi pilihan pengantar pulang dan tidur.

Jika saja mereka menyetir mobil, pastilah tidak boleh dan berabe pula jika ketemu polizei alias polisi yang biasa mengendarai mobil bercat hijau sekali itu. Terlihat ceria, kami memilih duduk di kursi-kursi plastik warna putih tepat
didepan pintu masuk. Pandanganku menerawang ke jendela kaca. Di sebelah kanan seonggok jerami berbentuk boneka menyunggingkan senyum. Sementara sebuah pohon Dewandaru asyik menemaninya, bersama si lucu Sosor Bebek.

Sederhana tapi mencuatkan nilai tersendiri dari ketuaan restoran. Memang warga negeri ini menyukai pernak-pernik dan tanaman yang dipajang di jendela. Bukannya pamer tetapi mereka ini menyenangi seni estetika meski
rumah-rumah di sana tampak sederhana dari luar dengan polesan warna tak kentara seperti krem, putih, hijau tentara dan kuning gading.

Mike, Opa dan Oma terduduk rileks setelah seharian kami jalan-jalan ke Baerenhoele, semacam Goa Jatijajar. Menu telah dipesan. Ketiga orang bertubuh besar itu tampak berbincang dengan teman lama yang tadinya duduk di
deretan kursi lain. Sementara, aku, Chayenne dan Kelvin mengitari halaman restoran. Tiba-tiba Kelvin berteriak "Wahhh, ada ayamnya di belakang resto!"

Aku bilang seperti di Indonesia saja rasanya. Herannya jika mereka punya banyak ayam kenapa tak disediakan dalam menu ya? Jadi mengingatkan diri pada ayam cakar Pak Kawit belakang Matahari.

Kini kami kembali duduk satu meja. Selang seperempat jam, sebuah tampah kecil berbahan bambu berisi tiga bongkah roti disodorkan kemeja kami oleh seorang perempuan yang nampak sedang hamil muda. "Kamu lihat perempuan berbaju pink itu?" sedikit berbisik Michael mengarahkan matanya ke pojok, tempat para pemuda yang naik sepeda itu akan mengakhiri persinggahannya diresto dan berbincang dengan si wanita tadi. "Ya, cantik tipikal Jerman" timpalku seraya bernyanyi kecil untuk Chayenne.

"Bukan itu yang kumaksud, sejak aku kanak-kanak, Mama Papa selalu mengajakku kesini untuk menikmati makanan tradisional Russberg. Waktu itu tempat ini masih milik nenek dari wanita itu. Lucunya, terakhir kali aku kesini ia masih keciiiil sekali, sekarang sudah besar dan hamil lagi. Oh, ya roti dimeja ini namanya Holzoven Brot. Handmade lho! Sejak pemilik dan pembuat roti itu meninggal, kini diteruskan anaknya Frau Elfriede Hauser. Suaminya, Herr Erwin masih sodaraan dengan pak Wali Rietheim, Herr Traugot Hauser.

Masih ingat dia kan? Kita bertemu pas jalan-jalan dan beliau sedang berjalan ke arah Trink und Frisch buat observasi area kekuasaannya? Seperti kebanyakan orang Jerman Frau Hauser tak punya anak banyak, selain
mahal juga repot katanya. Lha yang tadi mengantar makanan itu anak perempuannya."Aku mengangguk-angguk tanda mengikuti ceritanya. Kupandangi roti berwarna putih dibagian tengah dan coklat di pinggirannya itu. Wah,
keras sekali akut akut gigiku rusak mengunyahnya. Oma Helga cerita ini karena pembuatannya dengan oven kayu dan sudah berjalan lebih dari 30 tahun.

Aku lahap satu porsi Bratwurst berisi dua batang sosis. Sosis sapinya bikinan sendiri. Bungkusannya terbuat dari usus sapi yang telah dibersihkan lalu diisi daging dan digodog. Itulah sebabnya harus berhati-hati mengirisnya karena muncratan air panas bisa-bisa mengenai muka, tangan atau bagian tubuh lain. Jika dicermati ada dua menu tradisional yang diandalkan; Schwane Bauch dan Bratwurst dengan harga sama E 4,9. Biasanya Schwane Bauch
akan ditambahi sauerkraut atau lalapan semacam irisan kol putih berasa sedikit asam. Aku mengelengkan kepala saat Oma dan Kelvin menawariku berukang kali. Tak suka yang masam, gigi dan perutku tak kuat.

Selain dua menu tadi, ternyata beberapa menu dingin ditawarkan seperti vesper, wurstsalat atau keese alias keju. Gasthaus yang tepat berada di pinggir jalan ini juga menyediakan sofa dan kursi pada ruangan dalam yang
hangat, tepat di depan bartendernya. Terasa nyaman raut muka orang-orang yang bercengkerama sehabis menikmati menu yang dipilih. Angin tak banyak tertiup.

"Bizalen .," kata Oma untuk meminta bon alias membayar makanan dan minuman. Kulihat daftar harga minuman, bir seharga E1,80 pergelas, jus jeruk yang kecutnya minta ampun itu E 1,30 serta teh dan kopi E 2,50. Total kami
membayar E 39. Sementara gelas yang pecah tak sengaja, gratis. Michael yang merasa bersalah, meringis dan ngeloyor pergi.

Di dalam mobil, Opa Werner menanyakan perihal kesanku pada resto yang baru saja kami singgahi. Aku tersenyum dan mengomentari sosis dan roti yang kulahap dengan sapaan, wundervoll. Demikianlah, jika Anda sedang lewat, mampirlah barang sejenak dan rasakan nikmatnya menyantap makanan tradisional dengan nuansa yang berbeda dari biasanya.

Penulis : Gana Stegmann

Peta Lokasi :

Add as favourites (38) | Quote this article on your site | Views: 619 | Cetak | E-mail

  Komentar (2)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 14-01-2008 19:55
disana membuat aku merindukan segalanya termasuk sama makanan :grin
2. Ditulis oleh Rony Waluya, pd 15-01-2008 10:04
Waaa.... enak banget tuh bisa jalan-jalan ke jerman... memang tak terlupakan kok... sayang gue kadang nggak bisa bedain mana yang halal dan yang haram... :sigh

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 1 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Surga Buah Itu Berna...
Comment 22 2144
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:44 More...
By Sennioritta 214447

Surga Buah Itu Berna...
Comment 22 2144
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:44 More...
By Sennioritta 214435

Ketika Orang Kota Me...
Comment 22 2144
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:43 More...
By Sennioritta 214411

Pesona Hening Pantai...
Comment 22 2144
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:43 More...
By Sennioritta 214402

Pesona Hening Pantai...
Comment 22 2143
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:43 More...
By Sennioritta 214333

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats