Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow "Panas" di Kamojang
"Panas" di Kamojang PDF Cetak E-mail
(6 votes)
Nama Kamojang mungkin sudah pernah Anda dengar sebelumnya karena di tempat inilah untuk pertama kalinya dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia. Namun, sudahkah Anda berwisata ke kawah Kamojang? Pengalaman berjalan di antara semburan uap panas bumi itulah yang akan Anda temui di Kamojang. Mendebarkan, menegangkan, sekaligus mengkhawatirkan, karena bisa saja tiba-tiba perut Bumi di bawah kita bergolak lebih giat sehingga memuntahkan isinya lebih banyak di permukaan.

"Tapi enggak usah terlalu takut. Secara rutin, kawah-kawah itu diperiksa kok sehingga tidak membahayakan. Selama bertahun-tahun lokasi wisata ini dibuka, belum pernah ada korban," papar Rahmat menenangkan siapa pun yang akan berwisata ke kawah Kamojang.

Kawasan wisata Kamojang terletak hanya sekitar 40 kilometer di selatan Kota Bandung. Dari Kota Bandung, jalur yang bisa ditempuh adalah melalui Rancaekek, kemudian ke Kecamatan Majalaya. Dari Kecamatan Majalaya inilah Anda bisa bertanya mana jalan yang menuju Kamojang. Karena jalan di sekitar pusat kecamatan ini memang cukup ruwet, sebaiknya Anda bertanya setelah berada tak jauh dari alun-alun Majalaya.

Selain melalui Majalaya, Kamojang juga dapat ditempuh dari arah Kota Garut. Jalan melalui Majalaya medannya cukup berat karena terus menanjak, dan mendekati Kamojang, jalannya berbelok-belok tajam sambil terus menanjak. Kendaraan bertenaga kecil dengan jumlah penumpang banyak sebaiknya tak melewati jalur ini karena beberapa kali terjadi kendaraan yang merosot mundur karena tak kuat menanjak.

Jika melalui Garut, jalan yang harus ditempuh lebih landai sehingga relatif bisa dilalui kendaraan kelas apa pun. Jarak dari Kota Garut ke Kamojang sekitar 25 kilometer.

Tiket masuk ke kawasan ini tidak mahal. Hanya Rp 2.000 per orang, dan Rp 3.000 untuk parkir mobil. Selebihnya, Anda tidak perlu mengeluarkan uang lagi, kecuali menggunakan kamar mandi dan menikmati makanan-minuman di warung yang ada di sana.

Luas Taman Wisata Cagar Alam Kamojang sekitar 10 hektar, tetapi saat ini yang digunakan seluas 7,8 hektar. Di sini terdapat 23 kawah, dua di antaranya berbentuk danau dengan asap yang mengepul dari permukaan airnya. Di sini juga terdapat "kawah kereta api" yang sebenarnya adalah bekas sumur panas bumi yang digali pada zaman Belanda. Uap yang keluar dari sumur ini dari jarak 200 meter pun masih terdengar nyaring, menunjukkan betapa kuatnya tekanan dari perut Bumi.

Kawah kereta api inilah yang akan dilalui wisatawan yang hendak melakukan petualangan ke kawah-kawah lain di Kamojang. Namun, jika Anda tak terbiasa melakukan perjalanan jauh, perjalanan bisa dihentikan di kawah Hujan. Di kawah ini biasanya para wisatawan menikmati panasnya uap langsung dari perut Bumi, bersauna dari sumber alami. Sayang, karena tempatnya belum ditata, tak ada tempat bagi banyak orang untuk menikmati mandi uap itu. Jadi, bersabarlah menunggu giliran.

Mandi uap itu tidak lama. Sekitar 10 menit Anda sudah cukup mandi keringat. Konon, mandi uap di sana berkhasiat menghilangkan sejumlah penyakit, seperti tekanan darah tinggi, sakit-sakit persendian, dan rematik.

Jika ingin menikmati malam di tengah rimbunnya hutan Kamojang, di sana hanya tersedia satu cottage berkamar satu, bertarif Rp 150.000 per malam. Namun, di sini Anda harus memasak makanan sendiri karena tak ada tempat makan yang buka pada malam hari. Kelompok-kelompok petualang muda bisa berkemah di Taman Wisata Kamojang.

Selain kawah-kawahnya yang mengagumkan, di sekitar Kamojang juga banyak satwa langka yang bisa dijumpai kalau Anda beruntung. Di cagar alam ini, berdasarkan hasil penelitian, masih ada macan tutul, trenggiling, surili, lutung, ayam hutan, monyet, dan beraneka jenis burung. Jadi, bawalah teropong jika Anda ingin melihat satwa itu lebih dekat.

Tunggu apa lagi. Jadikanlah perjalanan ke Bandung lebih lengkap dengan mengunjungi kawasan Kamojang. Sekaligus di sini pula Anda bisa melihat sumur-sumur panas bumi dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang.

Penulis :  kang_fathur
Fotografer : Archiaston Musamma
Sumber : navigasi.net

Peta Lokasi :
Comments
Search RSS
eman   |2007-12-29 18:40:29
ya ada foto2 nya saya lihat di http://hajivw.multiply.com/
ratnacutez   |2008-02-21 14:47:31
:p
Dedy   |2008-02-22 10:51:08
Dingin-dingin di Jakarta, paling enak ke kamojang kali yah... :grin
cathy   |2009-12-24 09:02:06
aku pernah kesana loh
memang seruu bangeett .. jadi pengen ke sana lagi
vw kodok   |2010-01-28 08:06:10
sejuk .............
echot...   |2010-04-29 22:47:28
eci org sana jelazz mantap lah viewnya...kamojang rmh ecot lg kecill mizz u...
udarany dinginnnnn abizzz...
widi   |2010-05-04 09:30:58
liburan yuuuuk
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan murah ke singapore 2 jutaan all in

liburan murah ke bali all in tiket hotel tour

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan lebaran 2010

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 125 tamu dan 3 anggota online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
Indonesia Best Web Hosting
The Green Village

Alexa Traffic Stats