Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Internasional arrow Amerika arrow Sugeng Rawuh di Paramaribo...
Sugeng Rawuh di Paramaribo... PDF Cetak E-mail
(9 votes)
Piye kabare? Sugeng rawuh,kata kata itulah yang saya dengar pada waktu petugas imigrasi memeriksa paspor dan visa saya di Paramaribo.Paramaribo adalah ibukota republik Suriname bekas negara jajahan Belanda di amerika selatan,letaknya diapit oleh dua negara yaitu France Guyana dan Guyana atau dulunya British Guyana.



Luas negara ini kira kira hampir sebesar Kalimantan dengan penduduknya sekitar 200.000 jiwa saja,jadi bisa anda bayangkan jarak antara satu rumah dengan rumah lain berjauhan sekali.

Hanya Suriname bagian utara terdapat kota kota selebihnya hanyalah hutan belantara dan sungai.Penduduk disini sangat multiculture karena mereka asal usulnya datang dari beberapa negara seperti Hindustan atau India, Madeira, Libanon, china, Yahudi, Afrika dan tidak ketinggalan Jawa.

Bahasa yang digunakan oleh mereka adalah Taki taki dari kata talk,bahasa taki taki ini sebenarnya bahasa Inggris, tetapi bahasa Inggris yang dikacaukan. Sedangkan bahasa utamanya adalah bahasa Belanda.

Tetapi antara sesama suku menggunakan bahasanya masing masing. Jadi antara India menggunakan bahasa sendiri, China menggunakan bahasa China dan juga Jawa menggunakan ’boso Jowo’.

 Tidaklah heran jika adat istiadat mereka tergantung darimana mereka datang. Demikian juga dengan makanan mereka. Tentu saja saya lebih sering makan di kota atau desa yang penuh orang Jawa. Sebab, disana saya bisa mendapat petjil (sebutan utk pecel), telo atau ketela yang disajikan dengan ikan asin, sauto soep(soto), sate dan juga dawet.

Masyarakat Jawa di Suriname mempunyai nenek moyang dari pulau Jawa yang datang kesana sebelum era kemerdekaan. Mereka dikirim sebagai buruh pada perkebunan tebu oleh Belanda dan ditempatkan di Suriname.

Oleh karena itulah orang Jawa disana tidak bisa berbahasa Indonesia.Orang India dan Afrika, seperti juga orang Jawa, yaitu datang sebagai buruh. Sementara orang China datang untuk berdagang dan orang Libanon untuk berjualan tekstil.

Pada umumnya penduduk Suriname ramah dan sopan,apalagi kalau orang Jawa mendengar bahwa kita dari Indonesia,langsung mereka mengundang kita untuk makan malam dirumahnya.

Orang Jawa kebanyakan hidup sebagai petani. Konon, Menteri Pertanian Suriname pernah dijabat orang Jawa, yaitu Suminta.Negara ini kaya akan bauksit dan mereka mengimportnya sebagai salah satu devisa negara ini selain beras dan buah buahan.

Suriname juga negara yang bersih udaranya karena selain penduduknya yang sedikit juga sedikitnya pabrik pabrik.Pertanian dan peternakan merupakan hasil utama dari negeri ini.

Hutannya juga sangat luas. Bahkan, saking luasnya negara ini, pemerintah menyediakan lahan gratis pada penduduk,yakni tanah seluas 2 hektar.

Bila dalam lima tahun tanah tersebut digarap dan menghasilkan, maka pemerintah akan memberi lagi seluas 2 hectar untuk digarap dan anda boleh membangun rumah ditanah tersebut.

Sebaliknya, bila dalam 5 tahun tanah tersebut tidak menghasilkan apapun juga maka tanah tersebut akan diambil lagi oleh pemerintah dan diberikan kepada orang lain yang memerlukan.

Sungai Suriname yang membelah kota Paramaribo,bersih sekali hingga kita tidak usah kuatir akan terkena penyakit kulit bila kita berenang atau mandi disitu.

Tempat rekreasi yang terkenal adalah Cola Creek. Sejenis resort yang menyediakan kolam renang alam dengan warna airnya yang coklat gelap seperti Coca-cola, karena itulah tempat ini dinamakan Cola Creek.

Dua kota besar yang sempat saya kunjungi yaitu Paramaribo ibukota Suriname dan Nickerie kota terbesar kedua di Suriname. Di sana, tidak usah takut akan kekurangan restoran, karena di setiap pelosok, pasti akan menjumpai warung soto ataupun bakmi goreng.

Rasa soto di sini lain dari soto di Indonesia. Rasanya, benar benar segar. Setelah itu, dapat mencicipi makanan penutup, yaitu baka banan atau pisang goreng yang cara makannya diberi pinda saus atau bumbu kacang seperti bumbu pecel. Bahkan makan bakmi goreng pun selalu dengan pinda saus ini. Kalau tidak pakai, bagi mereka, rasanya kurang lengkap.

 Jenis bakmi goreng disini ada dua, yaitu bakmi atau bakmi tektek dan Tjauw min yaitu bakmi goreng ala China. Setelah 5 hari di Suriname dan sekitarnya kami dengan menumpang bus antar kota menuju perbatasan France Guyana ,dan dalam waktu satu jam tibalah kami di France Guyana yang sebenarnya tidak ada bedanya dengan suriname

Beberapa bahasa Suriname yang ada dikepala saya yaitu Blaka kofi atau kopi hitam, tamara atau tomorrow, gosdong atau go sit down, luku atau look, tapu mofo atau keep you mouth

Penulis : PN Jonathan
Sumber : Kompas

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...

Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

atau login di liburan.info dan klik menu submit news.

Salam Liburan Indonesia...


Comments
Search RSS
haryono misman ronosetiko   |2007-11-06 21:00:19
konon ayah saya lahir disuriname, tapi saya punya sangat sedikit informasi tentang keluarga ayah saya disuriname...
dewi   |2008-05-14 12:57:55
wah jadi pengin jaln ke suriname nih
edi   |2008-05-24 21:43:01
kulonuwun sederk sedulur sing ning suriname. perkenalkan namine kulo edi saking jawa tengah. kulo pingin seduluran kalian warga keturunan jawa sing wonten suriname. hubungi ning email kulo edis2@yahoo.com.
margono susilomurti   |2008-05-27 14:52:59
Becike sedulur-sedulur Jowo ing Suriname ora susah sinau basa Indonesia kanthi serius. Sebab suwe-suwe basa Jowo bisa ilang ing Suriname. Suriname dudu bageane Negara Indonesia. Jowo ya kareben tetep Jowo. Budayane lan basane. Dak ajab Suriname bisa dadi tunggak kabudayane wong Jowo ing manca negara. Kepengin rasane aku teka ing Suriname, nanging kepriye carane? Matur nuwun.
bayu lenggono   |2008-10-30 13:51:42
Poro sedulur suname neg endi kemawon, tepangke nami kulo priningsih yoga prawiro saking jawa timur,monngo kulo aturi nyerat wonten ing e-mail kawulo : ningsih_yoga@yahoo.com
Mardiyo  - ---   |2009-01-30 13:30:08
Enyong bocah Bumen apa nang Suriname ana wong sing biyen asale sekang Bumen? kabari meng enyong ya? sapa ngerti ketemu wong sekampung
liburan.Info   |2009-10-08 12:44:17
avatar Wong Jowo di perantauan nih...

Salam Liburan Indonesia...
taufik   |2010-08-23 22:11:44
assalamualaikum,kulo nuwun kulo bade tanglet nopo wonten warga keturunan jawa sing wonten suriname dugi malang desone kepanjen..emeil kulo q_xpoetx@yahoo.com
mtur nuwun
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan ke turki murah

liburan pulau macan pulau seribu

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan natal dan tahun baru 2011

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
The Green Village

Alexa Traffic Stats