Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Candi Songgoriti
Candi Songgoriti PDF Cetak E-mail
(4 votes)
Songgoriti memang memiliki ojek wisata air panas yang cukup terkenal di wilayah kota administratif Batu, bahkan di Jawa Timur. Tapi siapa sangka bahwa selain objek wisata air panas, terdapat pula sebuah objek wisata budaya dalam bentuk candi yang bernama Candi Singosari. Jujur saja sudah puluhan tahun tinggal di Malang saya sama sekali tidak menyangka kalau ada sebuah candi di kawasan wisata air panas tersebut. Kalau bukan dari sebuah buku pariwisata budaya yang saya peroleh saat berkunjung ke Candi Kidal, mungkin hingga saat ini saya sama sekali nggak akan pernah tahu akan keberadaanya.

Tenggelam dalam kepadatan pengunjung wisata air panas songgoriti, memang keberadaan Candi ini kurang diketahui/diminati oleh pengunjung. Bukan hal yang aneh mengingat kondisi candi tersebut boleh dibilang sudah tinggal separuhnya, beberapa relief dan arca yang ada sudah tidak utuh lagi. Ditambah ukurannya yang tidak besar yakni hanya 14.36 x 10.10 meter dan tinggi 2.44 meter, candi ini bisa dibilang tersembunyi dari pagar hotel yang sering dipakai dan dijejali kendaraan roda empat.

Lokasi Candi Songgoriti ini sebenarnya terletak disebuah lembah yang memisahkan antara lereng Gunung Arjuna dengan lereng Gungung Kawi. Candi ini dibangun diatas mata air panas yang pada masa lalu diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bangunan candi terbuat dari batu andesit, sedangkan pondasinya dari batu bata. Secara arsitektural bangunannya terdiri atas kaki, tubuh dan atap candi, sedangkan yang sampai sekarang bisa dilihat hanyalah kaki candi dan sebagian tubuh candi sisi Timur, Utara dan Barat. Masa pembangunan Candi Songgoriti belum dapat diketahui dengan pasti, tetapi diduga candi ini berasal dari masa pemerintahan Pu Sindok, yakni masa perpindahan kekuasaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur sekitar abad IX - X masehi.

Dilihat dari arsitekturnya yang sangat sederhana, Candi Songgoriti digolongkan sebagai candi tertua di Jawa Timur dan mempunyai hiasan berlanggam Jawa Tengah. Bangunan sisi candi yang tersisa (Timur, Utara, Barat) memiliki relung-relung sebagai tempat arca. Relung sebelah Timur merupakan tempat arca Ganesha, yang arcanya tinggal sebagian, yaitu bagian perut dan kaki. Relung sebelah Utara arcanya sudah hilang, sedangkan relung sebelah Barat, arcanya sudah tidak menempel lagi di relung, tetapi masih berada dilingkungan candi. Arca ini merupakan arca Agastya, yang dalam agama Hindu merupakan salah satu dari tujuh pendeta yang menyebarkan agama Hindu di Asia Tenggara dan Jawa.

Catatan mengenai candi Songgoriti pertama kali dibuat oleh Van I Jsseldijk pada tahun 1799, dan kemudian oleh Rigg pada tahun 1849 dan Brumund pada tahun 1863. Dalam tahun 1902 Knebel melakukan inventarisasipada situs Candi Songgoriti dan dilanjutkan dengan perbaikan (renovasi) pada tahun 1921. Candi Songgoriti yang kita lihat sekarang ini merupakan hasil renovasi pada tahun 1936-1946. Pada saat dilakukan renovasi diketemukan empat buah peti batu yang didalamnya berisi lingga-yoni dari bahan emas dan perunggu, mata uang, serta kepingan emas yang bertuliskan nama dewa.

Dari temuan-temuan tersebut dan adanya arca Agastya, menunjukkan bahwa candi ini bersifat Siwaistis. Mengenai fungsi dari Candi Songgoriti belum dapat diketahui dengan pasti, diperkirakan tempat ini merupakan tempat pemujaan/upacara tertentu, mengingat didalam bilik candi ini terdapat sumber air panas yang mengandung belerang, yang dapat menyembuhkan penyakit kulit. Sampai sekarang, sumber air ini dimanfaatkan sebagai sumber air pemandian yang letaknya tidak jauh dari Candi Songgoriti.

Kabar terakhir, Dinas Pariwisata Kota Batu pada akan mengajukan permohonan bantuan anggaran kepada Pemprov Rp 1 miliar. Dana itu untuk merenovasi dan menata konstruksi candi yang rusak parah, mengingat mahalnya biaya pembuatan replika dan lebih dari 25% bangunan candi itu tak utuh lagi.

Penulis : Silhouette
Fotografer : Silhouette
Sumber : navigasi.net
Lokasi : Des. Songgokerto, Kec. Batu, Kot. Batu, Jawa Timur

Peta Lokasi :
Comments
Add New Search RSS
robin   |2008-11-20 08:25:53
Sayang ya, candi secantik ini tidak pernah terekspos.
dian   |2008-11-25 13:14:28
kalo bisa,,lebih detail lagi ya mencari tentang kebudayaan betawinya.
Alvian   |2009-12-25 14:40:34
Kacyan ,, qog gak dirawat y???
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 5 tamu dan 6 anggota online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
Indonesia Best Web Hosting
Mukena Amaly
The Green Village

Alexa Traffic Stats