Menikmati durian di pinggiran jalan atau membeli dan memakannya di rumah sudah menjadi kebiasaan pencinta durian ketika musim durian tiba. Namun, pernahkan terpikir menikmati durian langsung memetik dari pohonnya sembari menikmati suasana hutan durian yang penuh dengan musik alam, nyanyian burung dan garengpung?
Agrowisata Durian H Djahuri yang terletak di Dusun Langensari, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, menjadi jawabnya. Agrowisata yang dikembangkan H Udoyo dan putranya, Agus Jatmiko Aji, ini menawarkan pesona cita rasa durian super lokal, terutama hasil buah pohon durian yang berusia 70-120 tahun.
Memasuki area agrowisata, pengunjung akan terkagum-kagum melihat pohon durian besar di pekarangan H Udoyo. Pohon itu bernama pohon durian dondong. Batang pohonnya mempunyai keliling sekitar 420 sentimeter dan tingginya sekitar 30 meter. Pohon yang pernah menghasilkan 290 buah durian per musim ini berusia 120 tahun.
"Pohon ini menjadi saksi sejarah pembelian lahan oleh mertua saya, H Djahuri (alm) pada 1933. Durian dari pohon ini pula yang banyak digemari pengunjung ketika musim durian tiba, yaitu pada November-Januari," kata H Udoyo yang turut merawat sekitar 450 pohon durian.
Di lahan seluas lima hektar ini, pengunjung bisa menikmati durian sembari duduk di gubuk-gubuk kecil khas pedesaan. Pengunjung juga bisa mengusir haus setelah berjalan-jalan mengelilingi hutan durian dengan memesan es dan jus durian.
Menurut H Udoyo, sebagian pengunjung adalah pelanggan durian. Mereka selalu memilih durian dari pohon-pohon tertentu kesukaan mereka. Tak jarang, menjelang musim durian tiba, mereka memesan terlebih dahulu durian dari pohon itu.
Selain menikmati wisata petik durian, para pengunjung juga bisa belajar cara menanam durian atau bahkan mengikuti kursus selama beberapa hari lewat program agrolearning untuk menjadi petani durian yang sesungguhnya. Agrowisata ini juga bisa digunakan sebagai tempat kegiatan luar ruang, pesta kebun, rapat perusahaan dan lain-lain.
"Kami mengembangkan agrowisata ini dengan menekankan tiga unsur, yaitu pendidikan, rekreasi, dan olahraga," kata Agus. Agrowisata ini terletak di Agrowisata Durian H Djahuri Mijen, Dusun Langensari, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Semarang - Jawa Tengah Informasi lebih lanjut tentang tempat ini hubungi Agus Jatmiko Aji,SE (pengelola agrowisata) di (024) 7029 0031,0888 640 2304, 0856 4085 8285.
1. Ditulis oleh Gondel, pd 08-03-2008 12:29 Alternatif baru selain Warso Farm nih, Sayang di Semarang
2. Ditulis oleh
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
, pd 29-03-2008 12:19 Wahhh gilaa.. kemaren makan duren ampe lupa jalan pulang
3. Ditulis oleh
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
, pd 30-09-2008 14:51 makan duren sampe klenger..
4. Ditulis oleh
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
, pd 21-10-2008 20:31 Wah.. saya sangat terkesan sekali mas, benar-benar gak nyangka 20 tahun yang lalu tempat itu masih seperti hutan. Saya lahir di sapen (Wonoplumbon) sekitar tahun 1980 saya pindah ke Pesantren, ngadirgo dan 1991 lulus SMEA saya merantau ke jakarta. Luar biasa !!, saya sebagai orang sana turut merasa bangga semoga tempat ini terus berkembang, dan bisa menambah pendapatan daerah sehingga kita tak perlu jauh-jauh merantau ke jakarta. kalau saat ini sudah bisa menembus internet berarti sudah bisa menjelajah dunia, terus saja di kembangkan dan di promosikan agar benar-benar menjadi tempat wisata andalah khususnya untuk kecamatan mijen, Semarang. Trimakasih.
5. Ditulis oleh
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
, pd 22-10-2008 15:31 enak benget tuch bisa ampe klenger makanya jadi kepingin kesana dech tapi ga punya duit