Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Sulawesi arrow Fort Rotterdam Makassar
LEBARAN SEASON : 04 Days Bangkok Pattaya Tour
LEBARAN SEASON : 04 Days Bangkok Pattaya Tour
Rp.8.097.750
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 05 Days Bangkok Pattaya Tour
LEBARAN SEASON : 05 Days Bangkok Pattaya Tour
Rp.7.914.750
Add to Cart
LEBARAN SEASON : 08 Days China Best Buy Tour
LEBARAN SEASON : 08 Days China Best Buy Tour
Rp.12.306.750
Add to Cart
Fort Rotterdam Makassar PDF Cetak E-mail
(4 votes)
Di Makassar ada satu benteng besar yang berdiri megah, namanya Fort Rotterdam. Jangan bayangkan lokasi benteng ini berada jauh diluar kota, dan kita harus menghabiskan waktu sekian jam untuk duduk dimobil berkecepatan tinggi, karena lokasi benteng ini terletak didalam kota Makassar sehingga cukup mudah untuk mencapainya. Benteng dengan halaman seluas dua kali Museum Fatahilah Jakarta ini letaknya didepan pelabuhan laut kota Makasar atau ditengah pusat perdagangan sentral kota. Apabila kita menginap di area seputar pantai Losari, maka jaraknya dalam kisaran radius 2 km-an saja. Dari jalan raya, Fort Rotterdam yang juga akrab disebut benteng Ujungpandang (nama lain dari Makassar) akan mudah dikenali karena sangat mencolok dengan arsitektur era 1600 an yang berbeda dengan rumah dan kantor diseputarnya. Temboknya hitam berlumut kokoh menjulang hampir setinggi 5 meter, dan pintu masuknya masih asli seperti masa jayanya. Dari ketinggian, bentuk benteng seperti bentuk totem penyu yang bersiap hendak masuk kedalam pantai.

Memasuki pintu utamanya yg berukuran kecil, kita akan segera disergap oleh nuansa masa lalu. Tembok yang tebal sangat kokoh, pintu kayu, gerendel kuno, akan terlihat jelas. Masuk ke benteng sebetulnya tidak dipungut bayaran, karena area didalam benteng tidak dijadikan museum cagar budaya yg kosong melompong. Benteng Rotterdam dijadikan kantor pemerintah yakni Pusat Kebudayaan Makassar, sehingga suasana seram yang biasa kita jumpai dilokasi tua semacam ini tidak begitu kental karena masih dijumpai manusia berseliweran kian kemari. Karena area ini dipakai sebagai kantor, sehingga kebersihan dan kerapihan lingkungan disana masih terawat cukup baik.

Benteng ini awalnya dibangun tahun 1545 oleh raja Gowa ke X yakni Tunipallangga Ulaweng. Bahan baku awal benteng adalah tembok batu yang dicampur dengan tanah liat yang dibakar hingga kering. Bangunan didalamnya diisi oleh rumah panggung khas Gowa dimana raja dan keluarga menetap didalamnya. Ketika berpindah pada masa raja Gowa ke XIV, tembok benteng lantas diganti dengan batu padas yang berwarna hitam keras.

Kehadiran Belanda yang menguasai area seputar banda dan maluku, lantas menjadikan Belanda memutuskan untuk menaklukan Gowa agar armada dagang VOC dapat dengan mudah masuk dan merapat disini. Sejak tahun 1666 pecahlah perang pertama antara raja Gowa yang berkuasa didalam benteng tersebut dengan penguasa belanda Speelman. Setahun lebih benteng digempur oleh Belanda dibantu oleh pasukan sewaan dari Maluku, hingga akhirnya kekuasaan raja Gowa disana berakhir. Seisi benteng porak poranda, rumah raja didalamnya hancur dibakar oleh tentara musuh. Kekalahan ini membuat Belanda memaksa raja menandatangani "perjanjian Bongaya" pada 18 Nov 1667.

Dikemudian hari Speelman memutuskan utk menetap disana dengan membangun kembali dan menata bangunan disitu agar disesuaikan dengan kebutuhan dalam selera arsitektur Belanda. Bentuk awal yg mirip persegi panjang kotak dikelilingi oleh lima bastion, berubah mendapat tambahan satu bastion lagi di sisi barat. Nama benteng diubah pula menjadi Fort Rotterdam, tempat kelahiran Gub Jend Belanda Cornelis Speelman.

Salah satu obyek wisata yang terkenal disini selain melihat benteng, adalah menjenguk ruang tahanan sempit Pangeran Diponegoro saat dibuang oleh Belanda sejak tertangkap ditanah Jawa. Perang Diponegoro yg berkobar diantara tahun 1825-1830 berakhir dengan dijebaknya Pangeran Diponegoro oleh Belanda saat mengikuti perundingan damai. Diponegoro kemudian ditangkap dan dibuang ke Menado, lantas tahun 1834 ia dipindahkan ke Fort Rotterdam. Dia seorang diri ditempatkan didalam sebuah sel penjara yang berdinding melengkung dan amat kokoh. Diruang itu ia disedikana sebuah kamar kosong beserta pelengkap hidup lainnya seperti peralatan shalat, alquran, dan tempat tidur. Banyak kemudian yang meyakini bahwa Diponegoro wafat di Makassar, lalu ia dikuburkan disitu juga. Tapi ada pendapat lain mengatakan, mayat Diponegoro tidak ada di Makassar. Begitu ia wafat Belanda memindah ia ketempat rahasia agar tidak memicu letupan diantara pengikut fanatiknya di Jawa atau disitu.

Penulis : hantulaut
Fotografer : Silverum
Sumber : navigasi.net
Lokasi : Kec. Wajo, Kab. Makasar, Sulawesi Selatan

Peta Lokasi :

Add as favourites (26) | Quote this article on your site | Views: 877 | Cetak | E-mail

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

Mencari Sesuatu ?

Guide Liburan.Info

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Produk Terbaru

FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
FIT LEBARAN SEASON : 05 Days Hongkong Free & Easy
Rp.7.433.600
Add to Cart

Produk Acak

Hotel 81 Bencoolen - Singapore
Hotel 81 Bencoolen - Singapore
Rp.631.350
Add to Cart

Iklan di Liburan



Indonesia Joomla Topsites

Pencarian di Google

Produk Liburan.Info

09 Days Umroh Regular July - August
09 Days Umroh Regular July - August
Rp.15.193.750
Add to Cart


Holiday Inn Atrium - Singapore
Holiday Inn Atrium - Singapore
Rp.1.015.650
Add to Cart


Dharmawangsa - Jakarta (5 Stars)
Dharmawangsa - Jakarta (5 Stars)
Rp.1.774.000
Add to Cart


Sheraton Bandara Hotel - Jakarta (5 Stars)
Sheraton Bandara Hotel - Jakarta (5 Stars)
Rp.830.000
Add to Cart


Somerset - Surabaya (4 Stars)
Somerset - Surabaya (4 Stars)
Rp.465.000
Add to Cart


Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 5 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Pantai Pangandaran
Kunjungi web informasi online panga...
05/09/08 11:11 More...
By InfoPangandaran.Com

Wisata Bahari Lamong...
Wah passti seru niiiih.....bisa men...
05/09/08 10:23 More...
By Putri Dewi

Taman Bunga Nusantar...
Kalau naik kereta api, naik sampai ...
04/09/08 13:49 More...
By Liburan.Info

Discover The Magic o...
Memang Hongkong adalah salah satu t...
04/09/08 13:46 More...
By Liburan.Info

Discover The Magic o...
mo ke sana next year, bareng hubbie...
04/09/08 13:14 More...
By imut

Rekan Liburan.Info

Indonesia Antique Galery