Kuliner
Wisata Kuliner
Sensasi Daun Pisang | Sensasi Daun Pisang |
|
|
|
Semilir angin mengiringi langkah kaki menapaki pematang sawah seirama denting kecapi yang terdengar sayup-sayup. Sejauh mata memandang terlihat hamparan tanaman padi yang mulai menguning. Suasana yang menenteramkan saat saya mengunjungi pertanian organik di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Beberapa waktu lalu bersama komunitas Jalansutra asuhan Pak Bondan Winarno, saya beruntung menghabiskan satu hari di akhir pekan di kota penghasil beras di Jawa Barat ini. Saya bisa melepaskan penat dengan menjauh dari hiruk pikuk kota Jakarta yang gaduh. Dan, melihat pematang sawah dengan hamparan padi yang menguning sungguh ciamik.Areal pertanian yang kami kunjungi merupakan lahan milik salah seorang anggota Jalansutra, Ika Suryanawati. Sejak tahun 2004 ia mengembangkan pertanian organik di areal seluas kurang lebih dua hektar. Nah, lahan pertanian ini juga dijadikan sebagai tempat wisata alam. Tempat ini ia beri nama Gasol Pertanian Organik (GPO), The House of Paddy. GPO khusus mengembangkan tanaman padi varietas lokal. Ketika mengunjungi Gasol Pertanian Organik, kita diajak berjalan-jalan melihat hamparan tanaman padi yang mulai menguning. Kita juga diperkenalkan pada beberapa jenis tanaman padi, cara penanamannya, hingga proses pengolahan menjadi nasi yang pulen.Sangat disayangkan saat ini banyak varietas lokal unggulan yang telah punah atau hampir punah. Banyak petani tidak tertarik lagi untuk menanamnya, karena umur tanam varietas tersebut lebih lama dan produktivitasnya lebih rendah daripada padi hybrida. Juga harganya yang lebih mahal sedikit dibandingkan dengan padi hybrida, sehingga secara perhitungan ekonomi kurang menguntungkan. GPO tergerak untuk melestarikan dan berupaya menyelamatkan varietas lokal unggulan tersebut. Usai berkeliling di sawah kita singgah di pondok untuk menikmati pulennya nasi yang terbuat dari beras organik. Uniknya, kita menyantap hidangan secara bersama-sama pada selembar daun pisang yang diletakkan di atas tikar. Selembar daun digunakan untuk enam orang. Tercium aroma yang menggugah selera makan, ketika nasi merah diletakkan di atas lembaran daun pisang. "Nasi ini memang terbuat dari jenis beras merah wangi, salah satu varietas lokal yang kini mulai dikenal di beberapa negara," jelas Ika Suryanawati, sang pemilik lahan.Saat lauk pauk mulai disajikan mata langsung tertuju pada sepiring Oseng Ikan Peda Cabe Ijo. Ikan pedanya berwarna kecoklatan dan bertabur irisan cabai hijau. Sluurrrpp…..sungguh menggoda. Ikan peda digoreng terlebih dahulu sebelum dibumbui. Minyak sisa menggorengnya digunakan untuk menumis bumbu-bumbu. Si ikan peda juga ditemani Oseng Ikan Teri, Ayam Goreng Bumbu Kuning, Sayur Asem, tahu dan tempe goreng, serta lalapan lengkap dengan sambal terasi. Beberapa kantong kerupuk kampung dan buah pisang yang digantung pada tiang pondokan terlihat menarik. Selain nasi merah disediakan pula nasi liwet yang tak kalah pulen dan wangi. Oseng Ikan Teri dengan irisan cabai merah dan hijau terlihat segar. Rasanya juga enak. Ikan terinya tidak terlalu asin. Namun, menu istimewa siang itu adalah Opor Jengkol. Kuah opornya yang kental membalut buah jengkol terlihat menggiurkan. Aroma jengkol yang biasanya tajam hanya tercium samar-samar. Ketika digigit jengkolnya empuk dan legit. Kuah opornya merasuk ke dalam jengkol sehingga terasa sangat lezat. Ternyata untuk menghilangkan bau jengkol yang tajam, sebelum dimasak, jengkol terlebih dahulu dipendam dalam tanah selama kurang lebih dua hari.Sambil makan dengan lahapnya seorang pesinden bersama beberapa pemain musik tradisional Sunda menembangkan lagu-lagu Sunda mengiringi kami menikmati santapan. Sejumput nasi merah dengan sedikit Oseng Ikan Peda Cabe Ijo, ditambah segigit Opor Jengkol, saat dikunyah menimbulkan sensasi yang memanjakan lidah. Sesekali diselingi beberapa suap Sayur Asem yang kuahnya sangat segar, membuat kita ingin menyuap lagi..dan lagi…. Sobat MakPles, Yovita Nani _________________________________ The House of Paddy Desa Gasol, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat e-mail : Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya HP 0812-870-1156 Add as favourites (36) | Quote this article on your site | Views: 875 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Topeng Khas Malang M... |
|
Comment 22 2131 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:31 More... |
| By Sennioritta 213159 |
| Dulu Jalur Sutera Ki... |
|
Comment 22 2130 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:29 More... |
| By Sennioritta 213015 |
| Wakatobi, Permai di ... |
|
Comment 22 2130 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:29 More... |
| By Sennioritta 213009 |
| Serunya Jadi Cowboy |
|
Comment 22 2130 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:29 More... |
| By Sennioritta 213002 |
| Menengok Pesta Dewi ... |
|
Comment 22 2129 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:29 More... |
| By Sennioritta 212936 |