Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Sulawesi arrow Waruga
Waruga PDF Cetak E-mail
(6 votes)
Apa yang terkenal dari Menado, Sulut? Seorang rekan bilang sambil tertawa: "Tentu saja 3-B". Terjemahannya adalah "Bubur Menado, Bunaken, .... dan bibir Menado". Dua pertama saya akui, bubur Menado memang khas dan tidak ada duanya di Indonesia, sama seperti perairan Bunakennya. Tapi utk "bibir Menado", wah saya hanya tahu wanita Menado memang cantik berkulit putih. Lebih "dari itu", saya cuma pria polos, yang sumpah tidak tau apa apa kok :-)
Tapi lepas dari becandaan soal "3-B" itu, jika kesana sungguh sayang jika tidak mau jalan jalan keluar dari kota Menado. Sewalah mobil, dan pergilah barang satu jaman keluar kota menuju arah kota Airmadidi, salah satu kota kecil penghasil pakanan khas Minahasa. Dari Airmadidi, beloklah menuju desa Sawangan, disitulah terdapat makam tua berusia ratusan tahun yang dikenal dengan sebutan khas : WARUGA. Desa ini amat terkenal, tidak ada orang Menado yang tidak tau area ini. Bahkan dipeta wisata keluaran lokal atau luar (Periplus, dan lonely-planet), lokasi Waruga di Sawangan tercantum sangat jelas. Perjalanan kesana akan melewati daerah berbukit naik dengan udara sejuk dengan pemandangan pegunungan yang indah.

Menurut data sejarah, masyarakat Minahasa tua menguburkan mayat bukan kedalam tanah. Bukan pula seperti orang Toraja di Sulawesi Selatan yang dimasukan didalam lereng berbatu. Mereka menguburkan mayat dalam satu kotak batu yang terbuat dari padas keras dan diletakan dibelakang rumah tempat mereka tinggal. Batuan gunung yg hitam keras itu dipilih sendiri oleh "calon si mayat" ketika ia masih hidup dengan cara menyusuri area gunung dan hutan. Setelah mereka menemukan batu dalam ukuran raksasa yang dirasakan pas untuk dirinya ketika nanti akan mati, lalu batu itu dipahat dalam bentuk persegi kotak memanjang dan berongga didalamnya. Setelah selesai, batu itu kemudian ditarik menuruni gunung untuk diletakan didekat halaman rumahnya. Berat setiap batu itu bisa mencapai kisaran antara 100kg hingga 400kg. Benar benar sebuah peti mati yang berat :-)

Awalnya lokasi Waruga terpencar pencar. Nyaris disemua desa ditemukan sekelompok kecil Waruga dihalaman rumah warisan dari kakek moyangnya. Pemerintah kemudian mengumpulkan beberapa Waruga tua yg tergeletak disebaran wilayah Airmadidi, lalu dikumpulkan di desa ini. Terakhir saya kesana lima bulan silam, kabarnya ditemukan lagi kumpulan kecil Waruga baru dilereng pegunungan didaerah Tomohon setelah berjalan kaki 2 hari dari desa terakhir. Artinya, masih banyak Waruga lainnya yang belum ditemukan dan tersebar didalam hutan terpencil.

Satu hal yang unik yakni setiap Waruga mempunyai "pas foto" si-mati. Dipeti tutup atas Waruga diukir profesi si-mati ketika membuat Waruga batu. Jika dia seorang pemburu, maka diukirlah relief binatang ditutup atasnya. Lima tahun silam, ada seorang turis Jepang yang begitu terkesan dengan Waruga dan kondisi alam desa yg tenang disini. Satu waktu, ia berkata kepada juru kunci Waruga disitu, dia bilang jika nanti mati dia ingin dibuatkan Waruga dan dikubur ditempat ini bersama Waruga lainnya. Sayang, ketika kembali ke Jepang, dia meninggal, dan wasiat terakhirnya tidak terlaksana untuk dikuburkan didalam waruga (entah, dia mau diukir dalam bentuk apa tutupnya mengingat dia seorang Jepang ).

Pemakaian kuburan Waruga dihentikan sekitar awal abad ini karena saat itu beredar wabah kolera yg dahsyat. Pemerintah Belanda menduga wabah itu akibat mayat didalam Waruga menyebarkan penyakit keudara dan menyebarkan kematian kemasyarakat.

Penulis : hantulaut
Fotografer : Silverum
Sumber : navigasi.net
Lokasi : Kec. Airmadidi, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara

Peta Lokasi :

Add as favourites (36) | Quote this article on your site | Views: 782 | Cetak | E-mail

  Komentar (5)
RSS comments
1. WARUGA
Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 16-05-2007 09:35
Semua keindahan alam yang Indonesia miliki tidak ada tandingannya di negara manapun termasuk WARUGA ini. Kita sebagai rakyat Indonesia harus melestarikan keindahan alam seperti WARUGA ataupun tempat-tempat lain yang ada di wikayah Indonesia. Selain itu kita juga harus mempromosikannya kepada dunia tentang keindahan alam Indonesia seperti WARUGA. WARUGA tidak kalah bersaing dengan kendahan alam di Patung Liberty di USA ataupun Menara Eiffel di Paris. Dengan begitu dapat menambah pendapatan untuk penduduk sekitar serta otomatis dapat menambahkan devisa bagi negara. 
Terima kasih untuk portal www.liburan.info yang telah memuat tulisan ini. Tolong di tingkatkan promosi portal ini bisar semakin banyak orang yang membuka & membaca portal ini. :) ;)
2. Ditulis oleh Gugun, pd 05-06-2007 14:07
Setelah baca artikel ini, jadi inget sama makam raja-raja batak samosir yang disimpen di peti batu juga. :)
3. Ditulis oleh leo, pd 05-11-2007 11:10
Betul... raja-raja batak samosir memang dimakamkan di dalem batu, sempet liat juga waktu ke samosir liburan lalu :grin
4. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 04-02-2008 09:56
:grin  
 
asyik menarik tapi baiknya lagi penjelasan nya lebih terperinci mengenai sejarah didaerah tersebut selain humor^^
5. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 28-03-2008 09:48
Thx kpd smuanya atas dukungan pelestarian daerah wisata yg kita sebut Waruga ini,gw baru aja mengunjungi waruga tersebut,baru kali ini gw menginjakkan tempat kelahiran buyut2 gw setelah slama ini gw ga tw asal darah gw drmn...dsana tenang,damai bgt...kita bisa metik durian sendiri, suatu pengalaman yg baru dan menarik...melihat cara mereka menyiapkan kuburan mereka sendiri, dgn cara memikul2 batu besar tersebut sendiri tanpa bantuan dr org lain..saya jg mw minta tolong bagi yg membaca artikel ini terutama yg nama Fam nya MANTIRI, bahwa kalian MANTIRI semua berasal dr Sawangan tersebut...!! Nama buyut kita adalah Jusuf Mantiri, letaknya kebetulan tepat pd yg ada di foto diatas (foto ke 2 kuburan sebelah KIRI). Gw sgt2 berterima kasih kepada partisipasi kalian semua..thx ya dgn adanya web ini smoga kelestarian waruga dpt terus terjaga. thx so much... :) 8)

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 72 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Mudik dengan Kendara...
Comment 22 2111
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:11 More...
By Sennioritta 211132

Kota Suku Indian Gua...
Comment 22 2111
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:11 More...
By Sennioritta 211125

Ombak Terbaik Sumbaw...
Comment 22 2111
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:11 More...
By Sennioritta 211118

Ombak Terbaik Sumbaw...
Comment 22 2110
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:10 More...
By Sennioritta 211057

Makan Durian Langsun...
Comment 22 2109
06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az....
23/11/08 03:09 More...
By Sennioritta 210953

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats