Kuliner
Wisata Kuliner
Mas Miskun, Rasa Restoran Harga Kaki Lima | Mas Miskun, Rasa Restoran Harga Kaki Lima |
|
|
|
Pernah mampir di Warung Nasi Uduk Mas Miskun di bilangan Jakarta Pusat? Atau barangkali pernah lihat atau dengar? Atau malah tidak pernah lihat, dengar apalagi mampir? Kalau jawaban untuk semua pertanyaan itu "Tidak pernah", ya tidak apa-apa. Tapi baiklah! Nasi Uduk Mas Miskun tengah bermetamorfosa dari warung kaki Haji Amir (45 tahun), sang empunya warung, telah mematenkan merek dagang Nasi Uduk Mas Miskun. Ia juga mulai membenahi cara pengelolaan warung serta sistem keuangan. Ini demi tertib manajemen, administrasi dan keuangan sehingga saat berhubungan dengan orang dari dinas pajak misalnya, tidak ada celah masalah. Soalnya, begitu menjadi sektor formal (legal), Mas Miskun harus bayar pajak. Ketika masih di badan jalan, karena dianggap usaha tidak legal, Haji Amir hanya perlu beri ’upeti’ secukupnya kepada petugas keluharan atau kecamatan, tidak ada pajak ini itu. Nah uniknya, meski berupaya naik kelas, Mas Miskun tampak tidak ingin disebut kacang lupa kulit. Fakta bahwa Mas Miskun dulunya merupakan warung kaki "Haha...sekarang Mas Miskun berawal dari sebuah gerobak dorong. Haji Amir dan istrinya, Aminah, merintis usaha itu sejak tahun 1989 di trotoar Jalan Kramat Raya, persisnya di depan Hotel The Acacia sekarang ini. Setelah gagal mencoba berbagai usaha lain, mereka bertekad berdagang nasi uduk dan ayam goreng. Tak disangka, pengunjung membludak. Nasi uduk yang gurih, ayam goreng yang empuk dan garing, serta sambal goreng yang rasa pedasnya pas ternyata diminati orang. Usaha itu berkembang. Pundi-pundi Amir pun gemerincing terisi rupiah. Dari gerobak dorong ia mendirikan warung tenda dan mempekerjaan seorang karyawan. Tapi jangan bayangkan usaha itu selalu berjalan mulus. Sebagaimana umumnya nasib PKL (pedagang kaki Tahun 2004 ia tidak bisa lagi mengelak. Pemerintah Kota Jakarta Pusat saat itu punya proyek pembangunan pedestrian senilai Rp 5 miliar di sepanjang Jalan Kramat Raya dan Salemba. Semua PKL, tanpa kecuali, digusur. Namun bagi Haji Amir, penggusuran itu justeru menjadi semacam a blessing in disguise. Dalam kebingungan, ia mendapat tawaran untuk menyewa lahan kosong di Jalan Kramat Raya, persis di belakang lokasi tendanya selama ini. Mas Miskun tinggal mundur sejengkal dari jalan raya lalu menempati lahan privat. Warung pindah tetapi tidak kehilangan pelanggan. Elok nian. Seketika itu, Mas Miskun juga berubah wajah dari kaki Dari Jalan Kramat Raya Mas Miskun mengepakkan sayap ke Jalan Percetakan Negara, Pintu Air (Pasar Baru), dan yang terbaru di Jalan Matraman, Jakarta Timur. Di Jakarta Utara Haji Amir sudah menyewa tempat di Di Percetakan Negara, juga mulai dari kaki Menurut Haji Amir, usahanya "berkembang karena kepepet atau keterpaksaan". Keterpaksaan itu terjadi berulang. Dari gusuran ke gusuran. Belakangan kasus flu burung merebak. Akibat kasus flu burung, penjualan ayam goreng Mas Miskun anjlok hingga tinggal 40 persen per hari. "Sebelum ada kasus flu burung, sehari kami bisa menjual 100 sampai 150 ekor ayam. Begitu flu burung muncul, kami pernah hanya menjual 40 ekor ayam sehari," kata Amir. "Saya kemudian berpikir," lanjutnya "untuk membuat variasi menu." Ia tidak ingin terpaku pada ayam goreng semata. Beberapa saat kemudian muncullah beragam menu baru yang berbasis ikan. Begitulah Mas Miskun Berkembang. Sekarang, Mas Miskun ada di Omsetnya? "Sebuah majalah menyebut omset saya Rp Rp 300 juta per bulan," katanya. Benar begitu? Haji Amir tidak membantah ataupun membenarkan. "Hitungan mereka begitu," katanya. Kalau angka itu benar, waouuw... bukan main! Penulis: Egidius Patnistik Add as favourites (34) | Quote this article on your site | Views: 1060 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







| Danau Laut Tawar di ... |
|
Comment 22 2135 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:35 More... |
| By Sennioritta 213552 |
| Taman Nasional Teluk... |
|
Comment 22 2135 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:35 More... |
| By Sennioritta 213545 |
| It's Shopping Time, ... |
|
Comment 22 2135 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:35 More... |
| By Sennioritta 213538 |
| It's Shopping Time, ... |
|
Comment 22 2134 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:34 More... |
| By Sennioritta 213452 |
| It's Shopping Time, ... |
|
Comment 22 2134 06c089e [URL=http://475.07gkjiw.az.... |
| 23/11/08 03:34 More... |
| By Sennioritta 213441 |