Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Internasional arrow Asia arrow Asyiknya Belajar Sejarah di Hong Kong
Asyiknya Belajar Sejarah di Hong Kong PDF Cetak E-mail
(3 votes)

Empat kali sudah saya berkunjung ke Hong Kong, dan museum selalu masuk di dalam daftar tujuan utama yang wajib didatangi. Termasuk awal September tahun lalu.

Jangan bayangkan museum yang berdebu, apek dan membosankan. Di Hong Kong, museum tidak kalah menarik dibandingkan tempat belanja yang bertebaran. Display yang tertata rapi, menarik, informatif, dan interaktif adalah hal yang umum di museum-museum di Hong Kong. Mengunjungi museum menjadi kegiatan yang menyenangkan dan juga adiktif – kita jadi ingin berkunjung lagi dan lagi.

Bagi yang baru pertama kali datang ke Hong Kong, ada baiknya berkunjung ke Hong Kong Museum of History yang terletak di Tsim Sha Tsui East, Kowloon. Tidak sulit untuk mencapai museum ini. Maklum, sistem transportasi di Hong Kong sangat memudahkan penggunanya. Umumnya pengunjung memilih subway yang lazim disebut MTR (Mass Transit Railway), di mana kita bisa turun di stasiun Tsim Sha Tsui, kemudian berjalan kaki selama sekitar sepuluh menit. Bila sedang malas berjalan, bus bisa menjadi alternatif.

Di museum yang membuat saya ketagihan ini, sejarah Hong Kong yang luasnya hanya 1.100 km2 dijelaskan dalam ruang pamer seluas 7.000 m2. Sejarah Hong Kong diterangkan dalam delapan galeri. Galeri pertama bercerita tentang keadaan lingkungan Hong Kong, mulai dari terciptanya pulau Hong Kong di era Devonian 400 juta tahun lalu, hingga pepohonan dan binatang yang kini hidup di sana. Di galeri berikutnya, kita diajak mengenali lebih jauh tentang keadaan Hong Kong di jaman prasejarah.

Galeri ketiga menjelaskan kondisi Hong Kong pada masa dinasti Han sampai dinasti Qing. Di galeri keempat, topik utama yang ditampilkan adalah budaya masyarakat Hong Kong. Mulai dari Punti, penduduk yang pertama kali datang ke Hong Kong; Hoklo, para nelayan; hingga Hakka yang datang belakangan dari daratan utama Cina. Dalam galeri keempat ini dibangun replika rumah-rumah dari tiap suku. Di dalamnya, sejarah, adat istiadat, dan pernak-pernik tiap suku dijelaskan lebih lanjut.

Usai menikmati galeri keempat, kita harus naik menggunakan eskalator untuk melanjutkan ke galeri-galeri berikutnya. Galeri kelima menceritakan salah satu babak utama dalam sejarah Hong Kong, yaitu perang opium dan penyerahan Hong Kong ke tangan Inggris.

Kemudian, di galeri selanjutnya adalah rekonstruksi kehidupan Hong Kong di awal abad lalu. Di sana kita bisa melihat toko obat tradisional, penjahit pakaian, pegadaian, kedai teh, sampai kantor pos dan kios sayur di gang-gang Hong Kong; lengkap dengan suara para penjual yang menawarkan barang dagangannya. Melihat-lihat galeri ini, pengunjung seakan benar-benar berada di masa silam Hong Kong.

Beranjak ke galeri ketujuh, museum bercerita tentang pedihnya hidup di Hong Kong semasa penjajahan Jepang. Di galeri terakhir, pengunjung dibawa ke Hong Kong yang mulai menjadi metropolis modern. Dijelaskan pula tentang kembalinya Hong Kong ke tangan Republik Rakyat Cina.

Banyak hal yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati sekaligus mempelajari sejarah Hong Kong di museum ini. Misalnya saja, di setiap galeri terdapat bioskop mini sebagai pengantar atau rangkuman dari sejarah yang diterangkan di galeri tersebut. Komputer-komputer interaktif yang menerangkan lebih lanjut tentang sejarah Hong Kong juga tersebar di setiap galeri. Belum lagi pengunjung bebas mengambil foto, bahkan dengan lampu kilat, asalkan tidak mengganggu pengunjung lain.

Beberapa spot yang populer untuk berfoto ria adalah replika perahu tradisional suku Hoklo, panggung opera Canton, dan menara bakpau festival tahunan Cheung Chau di galeri keempat. Sedangkan di galeri keenam, "jalan" kota dengan berbagai "toko" di kanan-kirinya merupakan tempat yang tak kalah asyiknya untuk berfoto ria. Tinggal pilih, mau berpose di kedai teh, toko obat, atau bank, semuanya ada di sana. Bahkan ada pula trem bertingkat yang dipajang dan tentu bisa dinaiki untuk beristirahat atau berfoto.

Bila ingin menikmati museum ini, sediakan waktu paling tidak dua jam untuk menceburkan diri dalam sejarah Hong Kong. Kalau ingin lebih santai dan menikmati semua bioskop mini dan komputer interaktif yang ada, tiga atau empat jam adalah waktu yang ideal.

Jangan khawatir dengan tiket museum, harganya hanya HK$ 10 (1 HK$ = + Rp 1.200,00). Harga yang tidak mahal dibandingkan pengetahuan yang pengunjung dapatkan. Ada juga Museum Weekly Pass, paket hemat bagi pecinta museum. Dengan harga HK$ 30, kita bisa berkunjung sepuas mungkin ke enam museum utama di Hong Kong dalam jangka waktu satu minggu.

Lima museum lainnya adalah Hong Kong Science Museum, tepat di seberang Hong Kong Museum of History; Hong Kong Space Museum dan Hong Kong Museum of Art di ujung selatan Kowloon; Hong Kong Museum of Coastal Defence di Shau Kei Wan; dan Hong Kong Heritage Museum di Sha Tin.

Kalau ingin lebih berhemat lagi, datang saja ke enam museum tadi di hari Rabu. Semuanya dijamin gratis!

Penulis : Bunga Manngiasih
Add as favourites (34) | Quote this article on your site | Views: 1154 | Cetak | E-mail

  Komentar (1)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , pd 05-10-2008 20:41
:)  
Artikelnya keren bngt lho.. 
Aq lg liat2 sejarah, ternyata ada yg keren jg ya.. 
Aq jd makin suka sejarah.. 
Kalo gitu,  
Salam pecinta sejarah.. 
;)

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Pesan Hotel Real Time di Seluruh Dunia

Pesan Disini !!!

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 3 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Komentar Terahir

Menunggu Paket Wisat...
pengen banget maen ke situs majapah...
22/11/08 22:19 More...
By sasongko w

Kompleks Candi Dieng
gw dan kel punya rencna ke dieng......
22/11/08 22:18 More...
By tutibono

Upacara Kematian di ...
kadanG kt tRllu meMaksakAn acaRa ra...
22/11/08 18:52 More...
By ne' nober

Wisata Alam Situ Gun...
salam kenal sekedar membagi Inform...
22/11/08 16:42 More...
By arnold

Pantai Ujung Genteng
waah mantap sekali ini tempat. keb...
21/11/08 09:54 More...
By miaz

Rekan Liburan.Info

Tukar Link dan Promosi Website, Webkios Direktori gratis untuk promosi dan tukar link website indonesia dengan berbagai macam kategori. Tambahkan website anda sekarang.

Alexa Traffic Stats