Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Internasional arrow Eropa arrow Puncak Tertinggi di Jerman
Puncak Tertinggi di Jerman PDF Cetak E-mail
(8 votes)
Zugspitze Zugspitze adalah puncak tertinggi di Jerman. Sebagaimana selalu terjadi setiap tahun di belahan bumi utara yang memiliki empat musim, bulan Mei adalah awal musim semi. Pagi itu udara cukup cerah dan itu adalah hari pertama liburan kami di Kota Muenchen dan sekitarnya. Rencana semula hari ini kami hanya akan berkeliling kota karena anak-anak masih lelah dari perjalanan panjang menuju Muenchen pada hari sebelumnya.

Selesai sarapan pagi di hotel, saya iseng-iseng membuka ramalan cuaca di surat kabar yang ada di lobi hotel. Alangkah kagetnya ternyata cuaca cerah di Zugspitze dalam seminggu ini hanya ada pada hari itu. Apakah ini berarti kami harus ke Zugspitze hari itu juga? Wah, bagaimana? Beberapa hari ke depan cuaca di puncak akan berkabut. Jika jarak pandang di sana terbatas, perjalanan kami akan sia-sia. Kami berdua, saya dan suami, harus segera mengambil keputusan.

Akhirnya kami sepakat mengganti jadwal rute liburan kami. Kunjungan ke Zugspitze yang semula akan kami lakukan pada hari kedua ‘’terpaksa’’ diganti hari itu juga. Mengejar waktu, kami bergegas untuk berganti pakaian. Protes anak-anak sementara tidak kami hiraukan. Waktu untuk berganti kostum dari pakaian musim semi menjadi pakaian musim dingin paling lama 10 menit. Anak-anak bahkan harus berganti baju total mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Tentu kami tidak ingin kedinginan di tempat bersalju tebal di puncak gunung nanti.

Dengan menggunakan kereta sekitar 1,5 jam dari Muenchen, kami menuju sebuah kota kecil yang cantik di lembah Pegunungan Alpen yaitu Garmisch-Partenkirchen. Kekecewaan anak-anak cukup terobati oleh pemandangan indah silih berganti di kanan kiri jendela kereta. Pemandangan khas wilayah Jerman bagian selatan yang berbukit-bukit dan dihiasi rumah-rumah perdesaan dengan arsitektur yang berbeda dengan rumah-rumah perdesaan di belahan Eropa yang lain.

ZugspitzeSesampai di Garmisch-Partenkirchen kami menuju Stasiun Bayerische Zugspitzbahn, yaitu stasiun khusus yang melayani perjalanan menuju Zugspitze dan sekitarnya yang umumnya digunakan untuk bermain ski. Tarif perjalanan keliling selama satu hari di musim dingin untuk dewasa adalah 36 euro, remaja (16-18 tahun) 25,50 euro, dan anak-anak (6-15 tahun) 20 euro per orang.

Pengunjung boleh menentukan sendiri salah satu dari beberapa pilihan rute yang ditawarkan. Tarif musim dingin ini hanya berlaku dari Oktober sampai dengan pertengahan Mei. Setelah bulan Mei sampai musim dingin berikutnya, dikenakan tarif musim panas, yaitu lebih mahal sekitar 25% ketimbang tarif musim dingin.

Pertama kami menggunakan Zugspitzbahn, sebuah kereta listrik biasa dari Garmisch-Partenkirchen menuju Grainau dengan lama perjalanan kurang lebih 30 menit. Di Stasiun Grainau kami berganti kereta dengan jenis Zahnradbahn, yaitu kereta yang tengahnya mempunyai tambahan roda bergigi khusus untuk daerah pegunungan. Mulai dari Grainau inilah jalur kereta berangsur bergerak menanjak dengan pemandangan kanan kiri sangat menakjubkan.

Hamparan padang luas bersalju tebal, rumah-rumah pedesaan yang mempunyai bentuk dan ornamen khas daerah Bayern, deretan pohon cemara yang tampak bertumpuk-tumpuk karena perbedaan ketinggian, pucuk-pucuk gunung yang tertutup salju, juga hilir mudik kereta gantung yang berayun-ayun mengangkut pemain ski, sungguh pemandangan yang luar biasa.

Kami turun di Stasiun Eibsee, stasiun kereta tertinggi sebelum Zugspitze. Karena sudah terlalu siang, kami tidak sempat lagi menikmati keindahan Danau Eibsee yang saat itu masih membeku. Selanjutnya kami harus berjalan kaki sekitar 10 menit untuk berpindah ke stasiun Eibseeseilbahn.

Eibseeseilbahn adalah kereta gantung berkabin tertutup tanpa tempat duduk yang digunakan untuk menyeberangi jurang dari Eibsee langsung menuju Zugspitze. Kereta gantung ini mampu mengangkut hingga 300 orang penumpang setiap jamnya. Dengan kabel sepanjang 4.450 meter, lintasan Eibseeseilbahn yang dibangun pada tahun 1962 ini merupakan lintasan kereta kabel terpanjang di Jerman.

ZugspitzeSebelumnya kami sempat agak kesal karena kabin kereta ternyata sudah penuh penumpang. Apalagi semua tempat di dekat jendela sudah terisi rapat. Bagaimana kami bisa menikmati pemandangan di luar? Namun pada saat melihat ke atas, ke lintasan yang akan dilalui, nyali saya menjadi sedikit ciut. Tempat tujuan terlihat sangat jauh dan sangat tinggi. Ya sudahlah, akhirnya kami memutuskan berdiri di tengah juga tidak apa-apa, daripada harus menunggu kereta berikutnya.

Ternyata benar, begitu kereta bergerak naik lutut saya mulai gemetar. Hati berdesir-desir ngeri dan badan terasa melemas. Saya memang agak takut pada ketinggian. Bahkan menurut kabar, jika tidak kuat, penumpang bisa mengompol tanpa disengaja. Sambil berdiri dengan satu tangan memegang gantungan (seperti di bus kota) dan tangan satu lagi memegang salah satu anak saya, saya mulai berhitung dalam hati: satu, dua, tiga.... Aduh, rasanya lama sekali.

Sebenarnya waktu tempuhnya tidak lama. Dengan kecepatan 36 km/jam, kereta akan sampai tujuan dalam waktu kurang lebih 10 menit. Sebelum berangkat anak-anak saya beri permen karet untuk dikunyah guna membantu tubuh mereka menyesuaikan perubahan tekanan dari perbedaan ketinggian dalam perjalanan tersebut.

Informasi dari petugas di dalam kereta bahwa kereta gantung yang bertenaga 750 kilowatt dengan kabel utama berdiameter 46 mm dan kabel penarik masing-masing berdiameter 29 mm ini mampu menghapus pikiran buruk tentang kemungkinan kereta akan meleset dan melesat jatuh bebas menuju karang-karang kapur terjal di bawah sana.

Sampai tujuan, pintu kereta terbuka. Angin bertiup lebih kencang membuat udara yang dingin terasa lebih menggigit. Keluar dari kereta tiba-tiba anak kedua saya yang masih balita mogok berjalan. Matanya terpejam dengan badan sedikit mengejang. Ada apa? Sambil berbisik dia berkata bahwa pandangannya berputar dan dia menjadi pusing. Mungkin istilah Jawanya singunen. Setelah menunggu beberapa saat sambil membiarkan tubuh beradaptasi di ketinggian tersebut, kami perlahan-lahan mulai berjalan meninggalkan stasiun pemberhentian tersebut.

Dengan menaiki beberapa anak tangga, sampailah kami di teras Zugspitze. Di teras itu kami disambut pemandangan yang sangat menakjubkan. Sejauh mata memandang hanyalah puncak-puncak salju di sepanjang Pegunungan Alpen. Puncak tertinggi di teras ini diberi tanda sebagai puncak tertinggi di Jerman dengan ketinggian 2.962 m di atas permukaan laut.

ZugspitzeBeberapa teropong koin tersedia di sepanjang pagar pembatas. Teropong yang dipasang pada tiang setinggi 1,5 m ini akan berfungsi selama 3 menit apabila dimasuki koin 1 euro.

Garmisch-Partenkirchen tampak seperti miniatur kota yang indah. Danau Eibsee beku tampak semakin cantik dan memukau dengan pantulan cahaya matahari di kejauhan. Pucuk-pucuk putih gunung berselimut salju dari sekitar 400 puncak dari 4 negara (Swiss, Austria, Italia dan Jerman) membuat hati berdesir penuh haru. Tiada lagi kata yang dapat melukiskan keindahan ciptaan-Nya ini.

Tempat Favorit Pemain Ski

DI puncak Zugspitze, terdapat sebuah jembatan sepanjang 6 meter yang menghubungkan teras tempat kami berdiri dengan teras lain yang merupakan wilayah negara Austria. Untuk menyeberangi jembatan itu, saya perlu sedikit waktu untuk mengumpulkan keberanian. Jurang-jurang di kanan kiri jembatan terlihat menyeramkan, seakan sedang menganga lebar dan siap menangkap mangsa.

Tepat di ujung jembatan berdiri semacam warung kecil yang menjual berbagai macam cenderamata seperti kartu pos, stiker, hiasan tempelan kulkas, gelas dan piring kecil bergambar pemandangan khas daerah Bayern, boneka dengan pakaian tradisional Bayern bahkan dijual juga berbagai perlengkapan penghangat badan seperti syal dan kaus tangan. Tak ketinggalan, di warung itu juga dijual minuman penghangat badan favorit para pengunjung, yaitu Gluehwein (anggur dengan bumbu rempah) yang dijual 3 euro per 250 ml.

Untuk sampai di puncak Zugspitze itu, pengunjung dapat juga menggunakan Tiroler Zugspitzbahn, sebuah kereta gantung berkabin tertutup, yang berangkat dari lereng sebelah barat, yaitu dari kota Ehrwald, Austria. Sebelum perjanjian Schengen diberlakukan, di sini terdapat pos penjagaan untuk lintas batas negara antara Jerman dan Austria. Kini pos itu sudah tidak digunakan lagi.

Meskipun begitu, tidak setiap orang yang naik dari wilayah Jerman bisa dengan mudahnya turun ke wilayah Austria dan sebaliknya. Ketika kami akan meneruskan perjalanan, kami masuk di stasiun yang salah. Ternyata stasiun itu menuju wilayah negara lain, yaitu Tirol, Austria. Petugas penjaga tiket menjelaskan dengan cukup ramah bahwa tiket kami tidak berlaku untuk lintas negara. Ada peraturan khusus mengenai hal tersebut.

Puas menikmati pemandangan di teras Zugspitze kami berbalik kembali ke wilayah Jerman dan kemudian masuk ke dalam gedung Muenchner Haus. Di sana terdapat pusat informasi turis, pameran foto dan film tentang Zugspitze, stasiun cuaca, kafe panorama yang diberi nama ‘2962’, beberapa toko cenderamata, bahkan ada kantor pos aktif. Wah, kesempatan bagus untuk mengirim kartu pos untuk teman dan keluarga di Indonesia. Kartu pos dengan stempel khusus Zugspitze.

Selanjutnya kami berjalan kembali menuju stasiun untuk turun ke Zugspitzplatt pada ketinggian 2.600 m dengan menggunakan Gletscherseilbahn. Gletscherseilbahn adalah kereta gantung dengan kabin tertutup yang berukuran lebih kecil dengan panjang lintasan kabel 995 m.

ZugspitzeFasilitas ini baru dibangun pada tahun 1992. Tempat yang hanya dibuka untuk umum pada bulan Oktober sampai Mei ini adalah salah satu dari beberapa kawasan di seputar Zugspitze yang biasa digunakan untuk lintasan bermain ski dan papan luncur. Ini merupakan salah satu tempat favorit bagi mereka yang suka main ski.

Sebagai arena bermain ski tertinggi di Jerman, di Zugspitzplatt dilengkapi dengan sebuah restoran terbuka yang cukup luas, yaitu Restoran Sonn Alpin. Restoran itu adalah satu-satunya tempat untuk para pemain ski beristirahat sejenak sambil berjemur menghangatkan badan.

Naik sedikit dari Restauran Sonn Alpin dengan cukup berjalan kaki terdapat sebuah kapel kecil yang menurut letaknya adalah kapel tertinggi di Jerman. Bagi sebagian orang Jerman, menikah di kapel ini akan menjadi kenangan romantis yang tidak akan terlupakan seumur hidup.

Berada di area bermain ski yang yang luas dan lega membuat anak-anak betah berlama-lama di sini. Mereka begitu antusias melihat pemain ski beraksi, melihat lebih dekat peralatan ski yang berjejer di depan restoran yang sengaja ditinggalkan pemiliknya untuk sejenak beristirahat, beguling-guling di salju, dan berlari-lari ke sana kemari. Cuaca cerah hari itu betul-betul membuat suasana menjadi semakin ceria.

Sumber: SuaraMerdeka
Foto : camperteam, planetware, ipa-reutte, loughrigg, cbn

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...

Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

atau login di liburan.info dan klik menu submit news.

Salam Liburan Indonesia...

Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan ke turki murah

liburan pulau macan pulau seribu

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan natal dan tahun baru 2011

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 2 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
The Green Village

Alexa Traffic Stats