Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Internasional arrow Eropa arrow Bike to Heritage: Tembok Berlin
Bike to Heritage: Tembok Berlin PDF Cetak E-mail
(0 votes)
tembok berlinTidak terasa, sudah 20 tahun lewat sejak komunisme runtuh di Jerman, yaitu saat tembok Berlin, yang dinilai sebagai tembok sombong yang membelah Jerman Timur dan Barat dan memisahkan keluarga serta orang-orang tercinta, hancur lebur dirubuhkan warga. Itu terjadi tepat 9 November 1989. Untuk memperingati 20 tahun runtuhnya Berlin Mauer, begitu sesak kegiatan di kota Berlin. Salah satunya adalah The Berlin Wall Trail (TBWT), yaitu mengelilingi jalur sepanjang 50 km di mana Tembok Berlin dulu berdiri.

Pemerintah Jerman sadar betul, masih begitu banyak pertanyaan tentang, “Di mana, sih, dulu Tembok Berlin berada?” Maka program TBWT pun digelar sehingga pejalan kaki dan pesepeda bisa dengan mudah menyusur jalur bekas tembok berada. Pasalnya, dengan semangat kebencian, 20 tahun lalu, warga Jerman ingin menghapus periode terburuk mereka sehingga tembok bersejarah yang memisahkan Berlin nyaris tak bersisa. Dalam rangka melestarikan ingatan dan sejarah atas kekejaman terhadap kemanusiaan, Senat Berlin memutuskan untuk menjadikan jalur perbatasan menjadi jejak sejarah.

tembok berlinItu terjadi pada awal tahun 2000. Selanjutnya, konstruksi The Berliner Mauerweg (Jejak Tembok Berlin) pun mulai dibangun pada tahun 2002 dan kelar 2006. “Dewan Perwakilan Rakyat Daerah” Berlin mendukung rencana itu melalui resolusi untuk terus melanjutkan jalur pejalan kaki dan pesepeda sepanjang 160 km di mana tembok pernah berdiri di wilayah Jerman Barat serta menghubungkan jalur perbatasan yang masih memungkinan. Semua transportasi pun disesuaikan dengan jalur baru tersebut sehingga memudahkan pengunjung. Tahun lalu, proyek ini dilanjutkan untuk menyempurnakan jalur wisata sejarah Tembok Berlin.

“Intinya, secara total ada sepanjang 160 km Berlin Wall Trail yang tak hanya ditujukan sebagai pengingat akan tahun-tahun bagaimana kita dipisahkan dan juga untuk menarik wisatawan dari seluruh penjuru dunia tapi juga sebagai penghubung antara Berlin dan kawasan sekitar serta menjadi tempat di mana Timur bertemu Barat,” papar Ingeborg Junge-Reyer, Senator for Urban Development Berlin beberapa waktu lalu.

Tentu saja, wisata sejarah menggunakan sepeda ini dibikin saling terhubung dengan kota-kota di sekitar Berlin, atau Jerman secara global. Fasilitas untuk memberi kenyamanan para pengunjung, seperti tanda-tanda lalulintas, jalur, serta kesiapan lokasi yang dijual – selain jalur bekas tembok dan sisa tembok – juga dipersiapkan. Rupanya, warga Jerman, dan Berlin khususnya, sudah siap menerima sejarah terkelam negeri ini sebagai sebuah peluang bisnis dari pariwisata.

tembok berlinPusaka budaya berupa Tembok Berlin ini, pernah menjadi momok bagi warga Jerman. Khususnya setelah 1989. Banyak dari mereka yang bersikeras membuang dan mengubur kenangan terkeji dari keberadaan tembok itu. Sementara para pejuang di bidang pelestarian pusaka, termasuk akademisi di bidang heritage Eropa, menolak melupakan peninggalan budaya sekelam apapun itu. Maka tak aneh, jika bagi penggerak pelestarian pusaka budaya, Berlin pernah dinilai menjadi contoh buruk bagi pelestarian karena Berlin Mauer nyaris tak bersisa.

Keseriusan pemerintah Berlin terlihat dengan peta TBWT yang lengkap plus keterangan yang diperlukan bagi pengunjung. Berbagai info sejarah tentang jalan, persimpangan jalan, bangunan, tak ada yang terlewat, semua tersaji bagi pengunjung baik pejalan kaki maupun pesepeda.

tembok berlinSungguh berbahagia warga Jerman, atau mereka yang berkesempatan mampir ke Berlin, bahkan barangkali tinggal di negeri itu. Tembok kota, yang memang bukan tembok dari abad lampau, kini dihidupkan kembali.

Setidaknya, menghidupkan kenangan, berbagi sejarah, pengalaman, dan tentu saja pendidikan bagi generasi muda agar semua itu tak terulang. Terlebih lagi, pemerintah Berlin kemudian sadar bahwa apa yang menjadi catatan hitam negeri itu, khususnya Berlin yang terbagi menjadi dua, merupakan peluang bisnis yang di kemudian hari akan diingat sebagai catatan manis bagi perkembangan perekonomian Berlin dan Jerman pada umumnya.

Penulis : Pradaningrum Mijarto
Sumber : WARTA KOTA
Foto : filmchat, seeker401, kompas

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...

Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

atau login di liburan.info dan klik menu submit news.

Salam Liburan Indonesia...

Comments
Search RSS
HARSON  - liburan ke malaysia   |2010-05-07 23:25:44
orang kira liburan ke malaysia indah
itu hanya keindahan yang dibuat oleh mannuasi
apakah kita bangsa Indonesia tidak menagkagumi keindahan Indonesia yang lebuh jauh lebih dari Malaysia
cuma saya bagaimana kita mengelola keindahan agar orang-orang Malaysia menghambur-hamburkan uang nya di Indonesia dengan bagitu tidakkah kita bisa lebih maju daripada mereka
liburan.Info   |2010-05-10 15:15:37
avatar masalahnya keindahan alam kita tidak di kelola dengan baik. Tidak ada orang yang profesional untuk mengurusnya hihihi...
redo_stabanne   |2010-05-14 19:05:42
Tuk kota wisata, patut qta mencontoh Kota Singapore dalam menata transportasinya, aman bersih, tertib dan tanpa harus ditungguin petugas.
Bagaimana Kota Jakarta dapat mengikutinya, kalau transportasi kota masih amburadul.
Jakarta, kapan Monorail mu terwujud,
liburan.Info   |2010-05-21 18:09:43
avatar Betul, Singapura adalah salah satu negara yang perlu dicontonh tentang ketertibannya. Dan salah satu hal yang perlu dicontoh lagi adalah MRT-nya. Jakarta mungkin bakal sedikit lebih nyaman bila ada transportasi massal yang memadai
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan ke turki murah

liburan pulau macan pulau seribu

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan natal dan tahun baru 2011

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 2 tamu online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
The Green Village

Alexa Traffic Stats