Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Taman Nasional Meru Betiri
Taman Nasional Meru Betiri PDF Cetak E-mail
(3 votes)
Perjalanan ke-Taman Nasional Meru Betiri dari arah barat, Jember menuju keselatan kearah Bandealit, tidak dapat dilakukan karena ada jembatan yang runtuh. Perjalanan hanya bisa dilakukan melalui bagian timur, dari kota Jember menuju kearah timur (Banyuwangi) dan sampai dikota Genteng, menuju arah selatan, kekota Jajag, kemudian Pasanggrahan dan Sarongan.

Sebenarnya, ada jalan pintas, melalui kota Glenmore, turun kebawah, tetapi kasusnya sama, yaitu, jembatannya runtuh. Untuk mencapai Maru Betiri-Sukamade, kita harus melalui area perkebunan Sungai Lembu dan perkebunan Sukamade Baru.

Sampai dipusat informasi Taman Nasional Meru Betiri, yang sangat typical, atau sangat tidak informative, kita dihadapkan pada satu-satunya jalur untuk menuju Meru Beitri (afdeling) Sukamade yang hanya ada satu kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi jalan tersebut, yaitu: beyond comprehension.

Meskipun kondisi jalan yang rusak parah, kita terhibur oleh pemandangan yang cukup cantik dari celah-celah pepohonan, kearah tebing-tebing pantai yang curam, tetapi airnya berwarna hijau zamrud.
       
Problem jauh dari pada usai, karena setelah melalui jalan terjal yang penuh dengan batu, kita masih dihadapkan pada pilihan, apakah akan menyebrangi 3 anak sungai yang relative kecil-kecil dengan harus melingkar sepanjang 10 kilometer, atau menyebrangi induk sungainya yangsedalam ban mobil SUV (dengan catatan, kalau tidak banjir) yang hanya sekitar 3 kilometer.

Setelah berhasil melalui jalan-jalan yang sulit untuk digambarkan itu, sampailah kita ditaman Nasional Meru Betiri-Sukamade bagian timur (S8.558667 - E113.886850).

Dihutan lindung/taman nasional Meru Betiri ini, sampai saat ini, masih ada kontroversi masalah Harimau Jawa yang konon dinyatakan sudah punah beberapa tahun yang lalu, tetapi beberapa naturalist muda Indonesia, sepenuhnya percaya bahwa Harimau Jawa belum melegenda, atau belum punah.

Hal ini masih harus dibuktikan dengan mengirimkan contoh rambut yang mereka yakini milik Harimau Jawa, untuk ditest DNA-nya dinegara Amerika.
       
Sampai disana, yang ada hanya kekecewaan, karena berlainan dengan Taman Nasional Baluran yang merupakan padang savanah, Meru Betiri merupakan hutan balantara. Menurut Bapak Sugiyono, jaga-wana yang bertugas disana, cara yang terbaik untuk menjelajah balantara Meru Betiri, adalah dengan cara tracking menembus hutan balantara, dari arah pintu timur Sukamade menuju pintu barat Bandealit.

Perjalanan memakan waktu 3 hari 2 malam: malam pertama berkemah diteluk Meru, malam kedua diteluk Bandealit, yang konon luar biasa cantiknya. Dengan mempertimbangkan usia dan berat badan, saya memutuskan untuk berbijaksana dan tunduk pada realitas! Kekecewaan saya ditebus oleh kebaikan sdr. Wayan (Field Supervisor WWF) dan sdri. Asti (Volunteer WWF) dari Fakuktas Study Kelautan Universitas Diponegoro yang sedang melakukan penangkaran (turtle nursery) penyu hijau.

Saya diundang untuk melepas tukik-tukik kelaut dan malamnya menyaksikan ibu-ibu penyu hijau (dengan ukuran panjang sekitar 1 meter dan lebar 80 centimeter) yang sedang bertelur. Proses bertelur, sekitar 3.5 jam, dari naik kedarat sampai melaut kembali dari jam 11.00 malam sampai 02.30 dini hari. It cannot be better than that.

Saya memilih dikota Kali Baru sebagai “base-camp” atau pusat logistik, dihotel Margo Utomo, suatu resort yang asri dan rasanya kita berada dinegeri Belanda, karena tamu-tamunya hanya orang-orang Belanda yang sedang transit menuju Bali.

Menurut para pemandu wisata, turis-turis Belanda sudah nggak mau lagi mengunjungi Meru Betiri-Sukamade, karena kondisi jalan menuju kesana yang sangat parah. Dalam perjalanan kesana, saya hanya berpapasan dengan seorang enthusiast naturalist dari Swedia dan 2 orang researchers dari German. Kita memiliki banyak “nature wonder” tetapi kayaknya nggak pandai mengelola, apalagi memeliharanya secara komersial.

Karena keadaan jalan dan hari sudah larut, maka saya memutuskan untuk menginap ditaman nasional Meru Betiri-Sukamade. Sarana penginapan sangat basic tetapi cukup bersih. Listrik hanya dinyalakan pada malam hari, tetapi dipenginapan, tidak diketemukan satupun “colokan listrik” untuk bisa dipakai charging. Jangan terlalu berharap masalah sarana makan, meskipun para ibu pengawas hutan sanggup menyediakan, sebaiknya membawa sendiri.

Penulis : mfda
Referensi : mfda.web.id, navigasi.net
Fotografer : mfda

Peta Lokasi :


Salam hangat dari Liburan.Info...

Teman-teman pembaca Liburan.Info di Indonesia dan Seluruh dunia, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan di sekitar anda dan perjalanan-perjalanan anda atau artikel-artikel yang terkait dengan pariwisata di Indonesia dan dunia bahkan tempat-tempat makan yang enak-enak dimanapun anda berada. Kirimkan artikel dan foto anda langsung melalui email:

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

atau login di liburan.info dan klik menu submit news.

Salam Liburan Indonesia...

Comments
Search RSS
yogas  - masukan   |2009-12-30 11:43:27
javascript:JOSC_emoticon(""seneng c..tapi harus ada counter supaya wisata kita larissss...gak sepi seperti yang diceritakan diat tttg merubetiri dimana..turis belanda menurun jumlahnya cZ kerusakan jalan
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Guide Anda di Liburan.Info

Mencari Sesuatu ?

Iklan di Liburan


Indonesia Joomla Topsites

Indonesia Joomla Topsites

Page Rank Check

 

Ads @ Liburan

liburan ke turki murah

liburan pulau macan pulau seribu

Pesan Disini !!!

Advertisement @ Liburan

paket liburan natal dan tahun baru 2011

Masuk Disini

Siapa yang Online ?

Saat ini ada 1 tamu dan 2 anggota online

Pegunjung Liburan

Pengunjung Liburan.Info

Orang

Rekan Liburan.Info

Indonesia Corporate Travel Agent
Indonesia Security Device Provider
The Green Village

Alexa Traffic Stats